Jakarta (Lampost.co)—Kementerian Agama Republik Indonesia resmi merilis tahapan Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) tahun 2026. Pada tahun ini, PMB PTKIN mengusung tema besar Pendidikan Islam Ramah Difabel, sebagai bentuk komitmen nyata menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Amin Suyitno, menjelaskan tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui transformasi sistem seleksi mahasiswa baru agar lebih responsif terhadap kebutuhan calon mahasiswa berkebutuhan khusus sejak tahap awal pendaftaran.
“Kami melakukan transformasi pada sistem SPAN dan UM-PTKIN melalui pengenalan Sistem Pemetaan Disabilitas dan Sistem Rekomendasi Peminatan. Tujuannya agar pihak kampus dapat menyiapkan skema pendampingan yang tepat sejak dini, sehingga mahasiswa difabel dapat mengikuti proses belajar mengajar secara optimal,” ujar Prof. Amin Suyitno di Jakarta, Senin (22/12/2025).
Baca juga: UIN Raden Intan Lampung Kukuhkan 1.194 Guru Profesional dari Berbagai Daerah di Indonesia
Rilis resmi PMB PTKIN 2026 dilakukan langsung Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemenag Prof. Kamaruddin Amin, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof. Sahiron, Direktur KSKK Madrasah Prof. Nyayu Khodijah, Direktur Pendidikan Agama Islam Dr. M. Munir, para rektor PTKIN, serta kepala madrasah dari berbagai daerah yang mengikuti secara daring.
PMB PTKIN 2026 terbagi dalam dua jalur utama, yakni Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk (UM-PTKIN). Kedua jalur tersebut dirancang dengan integrasi sistem yang ketat serta keberpihakan terhadap kelompok difabel, guna melahirkan generasi intelektual Muslim yang unggul, berkarakter, moderat, dan memiliki empati sosial tinggi.
Untuk jalur SPAN-PTKIN, seleksi dilakukan tanpa ujian tulis dengan berbasis prestasi akademik dan non-akademik. Tahapan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah dijadwalkan pada 5 Januari hingga 7 Februari 2026. Sementara pendaftaran siswa dibuka pada 11 hingga 28 Februari 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 7 April 2026. Pada jalur ini, penilaian kini turut mempertimbangkan variabel tes kompetensi akademik (TKA) guna meningkatkan objektivitas seleksi.
Adapun jalur UM-PTKIN menggunakan sistem ujian berbasis teknologi melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pendaftaran dibuka pada 13 April hingga 30 Mei 2026, pelaksanaan ujian berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 30 Juni 2026. Kemenag memastikan perangkat SSE telah diperbarui dengan fitur aksesibilitas yang lebih ramah bagi peserta disabilitas.
Baca juga: Dari Green Campus hingga Keterbukaan Informasi, UIN RIL Jadi Magnet Studi Banding UIN Ponorogo
Materi ujian UM-PTKIN 2026 tetap menitikberatkan pada kualitas intelektual dan karakter calon mahasiswa melalui empat pilar utama, yakni Penalaran Akademik, Penalaran Matematika, Literasi Membaca, dan Literasi Ajaran Islam. Khusus literasi ajaran Islam, instrumen seleksi dirancang secara komprehensif untuk mengukur pemahaman Islam moderat, karakter inklusif, serta kepedulian terhadap keberagaman dan isu ekoteologi.
Melalui PMB PTKIN 2026, Kemenag berharap perguruan tinggi keagamaan Islam dapat menjadi ruang pendidikan yang ramah, inklusif, serta mampu mencetak lulusan yang siap menghadirkan solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa.
Informasi lengkap terkait PMB PTKIN 2026 dapat diakses melalui laman resmi https://ptkin.ac.id/ dan https://pmb.radenintan.ac.id/.
Berikut jalur dan jadwal seleksi PMB PTKIN 2026:
- Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN)
Jalur tanpa ujian tulis yang berbasis prestasi akademik dan non-akademik:
* Pengisian PDSS (Sekolah): 5 Januari–7 Februari 2026
* Pendaftaran Siswa: 11–28 Februari 2026
* Pengumuman Hasil: 7 April 2026
* Catatan: Penilaian kini turut mempertimbangkan variabel tes kompetensi akademik (TKA) guna meningkatkan objektivitas.
- Ujian Masuk (UM-PTKIN)
Jalur seleksi melalui ujian berbasis teknologi Sistem Seleksi Elektronik (SSE):
* Masa Pendaftaran: 13 April–30 Mei 2026
* Pelaksanaan Ujian (SSE): 8–14 Juni 2026
* Pengumuman Hasil: 30 Juni 2026
* Inovasi: Perangkat SSE telah diperbarui dengan fitur aksesibilitas yang ditingkatkan bagi peserta disabilitas.






