Arman Sulaiman Dibujuk Nahkodai PPP

Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy (Rommy) mengaku sempat terbang ke Makassar

Editor Triyadi Isworo, Penulis Antaranews
Senin, 26 Mei 2025 16.33 WIB
Arman Sulaiman Dibujuk Nahkodai PPP
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang saat memberi keterangan pers kepada awak media di areal persawahan Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (8/5/2025). ANTARA/Muhammad Arfan

Bandar Lampung (Lampost.co) – Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuziy (Rommy) mengaku sempat terbang ke Makassar. Hal ini untuk membujuk Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersedia maju sebagai Ketua Umum PPP.

“Saya butuh berkali-kali meyakinkan beliau (Amran) untuk bersedia maju. Sampai saya harus menuju Makassar meyakinkan beliau” kata pria yang akrab tersapa Gus Rommy dalam siaran pers resminya, Senin, 26 Mei 2025.

Kemudian, walau sudah dibujuk dengan beragam upaya, Gus Rommy mengaku Amran belum bisa memberi keputusan. Rommy menjelaskan Amran masih sibuk dengan aktivitasnya sebagai Menteri Pertanian.

“Pak Amran masih wait and see. Murni karena kesibukan beliau yang memiliki beban berat. Apalagi sebagai tulang punggung program kedaulatan pangan pemerintah,” terangnya.

Kemudian menurut Rommy, Amran memang memiliki segala kriteria yang terbutuhkan untuk memimpin PPP. Dari segi ketokohan, Amran memiliki etos kerja yang baik. Karena berhasil menahkodai Kementerian Pertanian era Jokowi maupun Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, latar belakang Amran yang juga sebagai pengusaha dapat mendukung dari segi logistik untuk membawa PPP maju. “Pak Amran adalah seorang pengusaha yang sukses. Hanya kurang publikasi saja atas kesuksesan usahanya,” kata Gus Rommy.

Apa lagi, lanjut Rommy, Amran memiliki kedekatan dengan pengusaha besar Haji Isam. Tokoh ini dapat berdampak baik untuk PPP ke depannya. Namun demikian, Rommy menegaskan kehadiran Haji Isam bukan berarti untuk mengakuisisi PPP melalui Amran.

“Sebagai pengusaha sukses, Haji Isam tidak butuh mengakuisisi partai manapun. Karena sebagai pengusaha dengan komunikasi yang luas. Beliau berteman dengan seluruh partai,” kata Rommy.

Kemudian modal ketokohan dan sumber daya yang termiliki Amran cukup untuk membawa PPP kembali bertengger di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang. Walau demikian, Rommy tetap terbuka dan berharap PPP akan dipimpin oleh tokoh terbaik dari mana pun.

“Apakah Pak Amran betul-betul akan menjadi Ketum PPP pada Muktamar September 2025 mendatang. Waktu masih cukup panjang untuk kejutan-kejutan lainnya,” jelas Rommy.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI