IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 03:44
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

BRIN Ingatkan Penanganan Bencana Tak Cukup di Fase Tanggap Darurat

BRIN menegaskan penanganan bencana harus berlanjut hingga pemulihan pascabencana yang menyeluruh.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
01/01/26 - 22:09
in Nasional
A A
BRIN Ingatkan Penanganan Bencana Tak Cukup di Fase Tanggap Darurat

Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Antara/HO/Humas BRIN0

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menegaskan penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat. Sebaliknya, proses tersebut harus berlanjut ke pemulihan pascabencana yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Poin Penting:

  • BRIN menekankan pemulihan pascabencana berkelanjutan.

  • Pemulihan harus berbasis data ilmiah dan inklusif.

  • Kolaborasi pemerintah, kampus, dan masyarakat sipil penting dalam pemulihan pascabencana.

Selain merusak infrastruktur, bencana juga berdampak langsung pada kehidupan sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat terdampak.

Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora BRIN, M. Najib Azka, menilai fase transisi menjadi tahap paling krusial. Namun, fase ini juga paling rentan menimbulkan persoalan lanjutan. “Pada fase transisi sering terjadi keterputusan antara bantuan darurat dan pemulihan jangka menengah,” ujar Najib, Kamis, 1 Januari 2026.

Baca juga: Jawa dan Sumatra Penyumbang Bencana Terbanyak 2025

Selain itu, Najib melihat jarak antara kebijakan nasional dan realitas lokal masih kerap muncul. Akibatnya, program pemulihan sering tidak menjawab kebutuhan riil warga terdampak.

Oleh karena itu, BRIN mendorong pemulihan pascabencana berbasis data ilmiah dan bukti lapangan. Pendekatan ini lebih inklusif dan berorientasi jangka panjang. “Pemulihan tidak hanya membangun infrastruktur. Namun, pemulihan harus mencakup pendapatan, kesehatan mental, dan martabat warga,” ujar Najib.

Sejalan dengan itu, Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN, Ali Yansyah Abdurrahim, menekankan pentingnya perspektif kependudukan dalam pemulihan pascabencana.

Menurutnya, bencana sering mengubah struktur rumah tangga dan memicu migrasi. Selain itu, kelompok rentan juga mengalami peningkatan risiko sosial. “Dinamika penduduk harus menjadi perhatian utama agar pemulihan tidak bersifat parsial,” kata Ali.

Dari sisi klimatologi, Profesor Riset BRIN Erma Yulihastin menjelaskan hubungan erat antara bencana dan krisis iklim global. Kenaikan suhu bumi hingga 1,5 derajat Celsius memperparah cuaca ekstrem.

Akibatnya, hujan ekstrem dan angin kencang semakin sering terjadi di Sumatra. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir dan longsor. “Proyeksi hingga 2040 menunjukkan Sumatra menjadi wilayah paling rawan cuaca ekstrem,” ujar Erma.

Perbarui Kesiapsiagan dan Mitigasi

Karena itu, BRIN menilai harus terus memperbarui kesiapsiagaan dan mitigasi. Pembaruan tersebut wajib berbasis data ilmiah terbaru.

Sementara itu, Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik BNPB memaparkan rencana rehabilitasi pascabencana Siklon Senyar di Sumatra. Pemulihan tersebut tidak hanya menyasar aspek fisik. BNPB juga menyiapkan pemulihan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

“Pemulihan melalui rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana atau R3P,” ujar perwakilan BNPB.

Selain pemerintah, masyarakat sipil dan perguruan tinggi turut berperan penting. Direktur Eksekutif Salam Setara, Ahmad Mujahid, menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor.

Menurutnya, koordinasi memastikan bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan. Selain itu, dapat menghindari tumpang tindih program.

Di sisi lain, Universitas Syiah Kuala menyoroti pentingnya pendidikan darurat dan dukungan psikososial. Dukungan ini krusial, terutama bagi anak-anak penyintas.

Dengan demikian, BRIN berharap penanganan bencana di Indonesia tidak bersifat reaktif. Sebaliknya, pemulihan harus terencana, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Tags: bencana sumatraBNPBBRINcuaca ekstremkrisis iklimpemulihan pascabencanapenanganan bencanarehabilitasi bencanatanggap darurat
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

byWandi Barboyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 96,24 persen hingga...

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mitigasi potensi krisis energi yang tepat di tengah memburuknya kondisi ekonomi global sangat penting untuk kita lakukan....

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

byWandi Barboyand1 others
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas...

Berita Terbaru

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif
Lampung

Akses Jalan RA Basyid Ditutup, Warga Mulai Cari Jalur Alternatif

byRicky Marly
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Rencana penutupan akses di Jalan RA Basyid, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mulai berdampak pada...

Read moreDetails
​Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay menyampaikan ekspos kasus kriminal. Dok Polresta

Modus Tawarkan Pijat, Pelaku Curanmor di Bengkel Langkapura Diringkus

02/04/2026
Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

Jalan RA Basyid Rusak, Akses Jalan Ditutup Sementara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Dua Pelaku Curanmor Terancam Pidana 9 Tahun Penjara

02/04/2026
Tim gabungan Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjung Karang Barat berhasil meringkus dua pelaku curanmor yang kerap beraksi di wilayah Bandar Lampung. Dok Polresta

Komplotan Curanmor Asal Lampung Tengah Sudah Gasak Motor di 11 Lokasi

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.