Cerita Pemred Tempo tentang Paket ‘Teror’ Kepala Babi : Bau Menyengat, Telinga Terpotong

Kami mencurigai ini sebagai upaya teror dan melakukan langkah-langkah yang menghambat kerja jurnalistik

Editor Delima Natalia
Jumat, 21 Maret 2025 10.14 WIB
Cerita Pemred Tempo tentang Paket ‘Teror’ Kepala Babi : Bau Menyengat, Telinga Terpotong
Paket teror berisi kepala babi ditujukan ke Kantor Tempo (Dok Tempo)

Jakarta (lampost.co)–Kantor Tempo mendapat sebuah paket dalam kardus tanpa nama pengirim pada Rabu, 19 Maret 2025 berisi kepala babi. Paket untuk wartawan Tempo itu kondisinya kedua telinga di kepala babi itu sudah terpotong.

Menyitat dari laman Tempo, Pimpinan Redaksi Tempo Setri Yasra menduga kiriman tersebut merupakan bentuk teror terhadap karya jurnalistik Tempo.

Paket tersebut ditujukan untuk Cica, panggilan wartawan desk Politik Tempo, Francisca Christy Rosana.

Satuan pengamanan Tempo menerima paket tersebut pada Rabu sekitar pukul 16.15 WIB. Cica baru menerima pada Kamis, 20 Maret 2025 pukul 15.00.

Saat itu, Cica baru pulang dari liputan. Mendapat kabar ada paket untuknya, Cica lantas membawa kotak kardus tersebut ke kantor.

Bau Busuk

Kotak tersebut dari orang tidak dikenal. “Sudah tercium bau busuk ketika membuka kardusnya,” katanya. Ia sudah curiga, itu paket teror karena tak ada sama sekali nama pengirim.

Ketika styrofoam terbuka, Hussein, rekan Cica, melihat isinya kepala babi.

Baunya makin menyengat dan terlihat masih ada darahnya.  Kedua telinganya terpotong.

“Kami mencurigai ini sebagai upaya teror dan melakukan langkah-langkah yang menghambat kerja jurnalistik,” kata Setri.

Ia menegaskan perlindungan pers dan wartawan ada dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI