IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 02/04/2026 14:55
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Helikopter Dikerahkan Evakuasi Puluhan Nelayan Yang Terjebak di Bekas Dermaga Pasir Besi

Adi SunaryoAntaranewsbyAdi SunaryoandAntaranews
17/10/24 - 21:21
in Nasional, Peristiwa
A A
Helikopter Basarnas mengirimkan kebutuhan logistik bagi puluhan nelayan yang terjebak akibat jembatan bambu roboh diterjang gelombang tinggi di Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi.(ISTIMEWA)

Helikopter Basarnas mengirimkan kebutuhan logistik bagi puluhan nelayan yang terjebak akibat jembatan bambu roboh diterjang gelombang tinggi di Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi.(ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Sukabumi (Lampost.co): Basarnas mengerahkan helikopter membantu proses evakuasi puluhan nelayan yang terjebak di bekas dermaga pasir besi PT Sumber Baja Prima di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebelumnya, helikopter mengirimkan bahan logistik karena kondisi para nelayan yang sudah mulai kelelahan karena kekurangan asupan makanan.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan selain helikopter, pihaknya juga mengerahkan juga pesawat tanpa awak (drone). Keberadaan drone untuk memantau situasi di lapangan termasuk kondisi para nelayan.

Baca juga: Nelayan di Bandar Lampung Dapat Bantuan Beras saat Melaut

“Kami melihat para nelayan sudah terlihat kelelahan akibat kekurangan asupan makanan. Maka dari itu, kami mengirimkan bahan makanan menggunakan helikopter sebelum memulai evakuasi nelayan satu per satu,” kata Desiana.

Sebelumnya, puluhan nelayan terjebak di bekas dermaga pasir besi PT Sumber Baja Prima di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sudah hampir sehari proses evakuasi para nelayan masih berlanjut karena terkendala gelombang tinggi.

Berdasarkan informasi, terjebaknya ke 75 nelayan itu akibat terjangan gelombang tinggi yang memutus jembatan terbuat dari bambu, pada Rabu, 16 Oktober 2024. Jembatan yang roboh diterjang gelombang tinggi merupakan satu-satunya akses.

Tiga Orang Hilang

Saat terjadi gelombang tinggi, empat orang di antara mereka terseret air. Satu orang berhasil diselamatkan. Namun tiga orang dikabarkan hilang. Pada Kamis, 17 Oktober 2024, satu orang berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Proses penyelamatan dan evakuasi melibatkan Tim SAR gabungan dari berbagai elemen. Upaya penyelamatan juga mengerahkan satu unit helikopter milik Basarnas.

Kasat Kepolisian Perairan dan Udara, Polres Sukabumi Ajun Komisaris Tenda Sukendar mengatakan, berdasarkan laporan anggota di Pos Ujunggenteng, peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Saat kejadian, para nelayan tengah menangkap ikan di bekas dermaga.

Namun tiba-tiba terjadi gelombang tinggi. Terjangannya menghempaskan jembatan yang terbuat dari bambu. Akibatnya, puluhan nelayan tak bisa kembali ke daratan. Mereka berada di dermaga.

“Akibat hantaman ombak besar, empat orang terjatuh ke laut. Satu orang dapat petugas selamatkan dan tiga orang belum petugas temukan. Kami juga masih berupaya mengevakuasi 71 orang nelayan yang terjebat di dermaga,” kata Tenda.

Semenjak tak lagi beroperasi, dermaga itu jadi tempat para nelayan mencari ikan. Kini, tim SAR gabungan tengah berupaya menyelamatkan puluhan nelayan. Hal itu agar bisa segera petugas lakukan evakuasi sekaligus mencari keberadaan dua orang nelayan lagi yang masih hilang.

Upaya penyelamatan dan evakuasi terkendala gelombang tinggi di kisaran masih 3-5 meter. Kondisi itu tak memungkinkan kapal bisa mendekat ke lokasi.

Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News

Tags: Dermaga Bekas Pasir Besi Sukabumidermaga pasir besi PT Sumber Baja PrimaDermaga SukabumiNelayan Sukabumi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mitigasi potensi krisis energi yang tepat di tengah memburuknya kondisi ekonomi global sangat penting untuk kita lakukan....

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

byWandi Barboyand1 others
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas...

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

byWandi Barboyand1 others
31/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur...

Berita Terbaru

Ilustrasi harga pangan di Provinsi Lampung. Inflasi tahunan Lampung terjaga.
Ekonomi dan Bisnis

Ramadan Tak Picu Lonjakan Harga, Inflasi Lampung Maret 2026 Hanya 0,19 Persen

byAdi Sunaryo
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Tekanan harga di Provinsi Lampung selama Ramadan 2026 terpantau stabil. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat...

Read moreDetails
Imbauan WFH. Ketua Umum Apindo, Shinta W Kamdani. Dok/Antara

Apindo: Imbauan WFH Harus Fleksibel, Jangan Ganggu Produktivitas Dunia Usaha

02/04/2026
Rhoma Irama

Rhoma Irama Protes Keras Lagu Manipulasi AI: Segera Hentikan Tindakan Ini!

02/04/2026
snbp

57 Siswa MAN I Lampung Timur Lolos PTN

02/04/2026
Ilustrasi harga emas hari ini dan buyback emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 2 April 2026 Naik Rp50 Ribu/Gram

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.