• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/03/2026 05:10
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Indonesia dan Inggris Teken MoU Perkuat Perubahan Iklim

Penandatanganan MoU perubahan iklim antara Indonesia dan Inggris menegaskan arah baru diplomasi hijau Indonesia di tingkat global.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
08/11/25 - 23:23
in Nasional
A A
Indonesia dan Inggris Teken MoU Perkuat Perubahan Iklim

Indonesia dan Inggris tanda tangani MoU perubahan iklim. (Kemenlh.go.id)

ADVERTISEMENT

Belem (Lampost.co) — Indonesia dan Inggris resmi menandatangani memorandum of understanding (MoU) perubahan iklim di sela-sela Konferensi Para Pihak (COP 30) di Belem, Brasil. Penandatanganan menandai langkah baru dalam penguatan diplomasi hijau Indonesia di panggung global sekaligus mempertegas komitmen menuju ekonomi rendah karbon.

Poin Penting:

  • Indonesia–Inggris tanda tangani MoU perubahan iklim di COP 30 Brasil.

  • MoU sejalan dengan Perpres 110/2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon.

  • Indonesia perkuat posisi global dalam diplomasi hijau dan ekonomi rendah emisi.

Menteri Lingkungan Hidup Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, dan Secretary of State for Energy Security and Net Zero Inggris, Ed Miliband meneken perjanjian. Kedua negara sepakat mempercepat transisi energi bersih, memperkuat mitigasi perubahan iklim, serta mengembangkan sistem pasar karbon berintegritas tinggi.

Diplomasi Hijau Indonesia Semakin Menguat

Dalam sambutannya, Hanif Faisol Nurofiq menegaskan kemitraan Indonesia–Inggris bukan sekadar kerja sama bilateral, tapi komitmen global untuk masa depan Bumi.

Baca juga: COP 30 Belum Hasilkan Terobosan Atasi Krisis Iklim Global

“Kemitraan ini bukan hanya antara dua negara, tetapi pernyataan bersama untuk Bumi yang lebih baik. Indonesia siap menjadi mitra strategis dunia dalam mendorong solusi nyata terhadap krisis iklim global,” ujar Hanif, Jumat, 8 November 2025.

Ia juga menambahkan MoU perubahan iklim Indonesia–Inggris menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kolaborasi aksi iklim internasional. “Solusi berbasis alam dan teknologi harus berjalan seimbang untuk menurunkan emisi karbon secara signifikan,” katanya.

Inggris Dukung Penuh Transisi Rendah Emisi

Sementara itu, Ed Miliband menyampaikan apresiasi terhadap langkah Indonesia dalam mempercepat pembangunan rendah karbon dan perlindungan hutan tropis. “Kami bangga bermitra dengan Indonesia. Kolaborasi ini akan mempercepat transisi menuju nol emisi bersih (net zero) dan memperkuat integritas aksi iklim global,” kata Miliband.

Selain itu, MoU mencakup kerja sama di bidang mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan tata kelola karbon yang transparan. Kemudian integrasi kebijakan pembangunan rendah karbon di tingkat pusat dan daerah.

Sebagai tindak lanjut, kedua negara akan membentuk joint steering committee (JSC) yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program kerja sama iklim secara berkelanjutan.

Fokus pada Energi, FOLU, dan Pasar Karbon

Dalam kesepakatan itu juga Inggris menyatakan ketertarikan pada sektor energi terbarukan, forestry and other land use (FOLU), serta tata kelola karbon yang mendukung rantai pasok global berkelanjutan.

Sementara Indonesia menitikberatkan kerja sama pada penguatan undang-undang perubahan iklim, pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi, serta biodiversity credits dan fasilitasi pertemuan antara penjual dan pembeli karbon internasional.

Kolaborasi juga akan mendukung implementasi Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Selain itu, memperkuat target nationally determined contribution (NDC) Indonesia.

Hanif juga mengungkapkan kerja sama membuka peluang transaksi karbon hingga 90 juta ton CO₂ ekuivalen dari berbagai sektor dengan nilai ekonomi mencapai Rp15 triliun.

Langkah Nyata Transisi Energi dan Aksi Iklim

Menurut Hanif, diplomasi lingkungan kini memasuki babak baru. “Diplomasi lingkungan tidak berhenti di meja negosiasi. Dunia membutuhkan langkah nyata, dan Indonesia siap berada di garis depan bersama negara-negara mitra,” ujarnya.

Ia menekankan MoU menjadi simbol komitmen Indonesia menuju masa depan hijau. Selain itu, memperkuat peran nasional dalam mencapai target FOLU Net Sink 2030. Selain itu, memperluas akses pada pendanaan iklim global.

“Dengan kerja sama ini, kita tidak hanya berbicara tentang pengurangan emisi, tetapi juga tentang keadilan iklim dan keberlanjutan ekonomi,” katanya.

Tags: diplomasi hijauekonomi rendah karbonemisi karbonFOLU Net Sink 2030karbonkerja sama iklim globalmitigasi iklimMoU Indonesia–InggrisPerubahan Iklimtransisi energi
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jakarta, Jumat (27/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

WFH Jadi Strategi Baru Pemerintah Tekan Dampak Krisis Energi Global

byAdi Sunaryo
27/03/2026

Jakarta (Lampost.co)— Kebijakan work from home (WFH) yang tengah pemerintah siapkan, tidak sekadar menjadi pola kerja baru. Tetapi juga strategi...

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Menkeu: WFH Tak Ganggu Produktivitas, Justru Hemat BBM

byAdi Sunaryo
27/03/2026

Jakarta (Lampost.co)— Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional. Bahkan, skema kerja fleksibel ini...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Pemerintah Finalisasi Kebijakan WFH, Berlaku Usai Lebaran untuk Hemat Energi

byAdi Sunaryo
27/03/2026

Jakarta (Lampost.co)— Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) akan segera ditetapkan pada Maret 2026. Hal ini sebagai langkah strategis...

Berita Terbaru

Gelandang Timnas Italia Sandro Tonali (kiri)
Bola

Sandro Tonali Gemilang, Italia Bungkam Irlandia Utara 2-0 dan Melaju ke Final Play-off

byIsnovan Djamaludin
27/03/2026

Bergamo (Lampost.co)—Tim Nasional Italia menjaga asa untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Irlandia Utara dengan skor...

Read moreDetails
Penyerang Timnas Prancis, Kylian Mbappe (kanan)

Les Bleus Bungkam Selecao 2-1 meski Main 10 Orang

27/03/2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Jakarta, Jumat (27/3/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

WFH Jadi Strategi Baru Pemerintah Tekan Dampak Krisis Energi Global

27/03/2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Menkeu: WFH Tak Ganggu Produktivitas, Justru Hemat BBM

27/03/2026
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/Fathur Rochman)

Pemerintah Finalisasi Kebijakan WFH, Berlaku Usai Lebaran untuk Hemat Energi

27/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.