IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 02/04/2026 14:00
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Wacana Pilkada lewat DPRD Menguat, KPU Siapkan Basis Pengetahuan Teknis

Ini kembali bergulir setelah Presiden Prabowo Subianto tampak mendukung realisasi diskursus tersebut lantaran dipandang berbiaya tinggi.

NurbyNur
09/12/25 - 22:22
in Nasional, Politik
A A
Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta.(MI)

Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta.(MI)

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co)—Wacana pengubahan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD atau menjadi tidak langsung kembali terlontar menjelang pembahasan revisi Undang Undang Pemilu.

Ini kembali bergulir setelah Presiden Prabowo Subianto tampak mendukung realisasi diskursus tersebut lantaran dipandang berbiaya tinggi.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) August Mellaz menekankan, apa pun keputusan politik yang di ambil pembentuk undang-undang.

Penyelenggara pemilu harus menyiapkan basis pengetahuan teknis dari pengalaman pemilihan sebelumnya.

Baca juga: Ketua DPRD Lampung Imbau Masyarakat Awasi Aktivitas Ilegal Logging

“Apapun nanti pilihan kebijakan yang diambil oleh pembentuk undang-undang, mau sistemnya A, B, C, D, E, penyelenggara pemilunya akan seperti apa formatnya. Pengalaman, pelaksanaan, teknis penyelenggaraan pemilu 2024 dan pilkada 2024 harus disusun sebagai bahan yang mungkin akan dipergunakan,” ujarnya , Senin (8/12) malam.

Pembahasan Revisi

Mellaz juga mengungkapkan garis waktu pembahasan revisi regulasi tersebut. Menurutnya, Komisi II DPR akan mulai menyusun draf pada Januari, dengan proses revisi undang-undang rencananya berjalan pada pertengahan 2026.

“Nanti pilihan kebijakan sistemnya apa. Teknis penyelenggaranya akan seperti ini, managerialnya akan seperti ini, itu sudah kami lakukan,” tuturnya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Politik UGM Mada Sukmajati menyoroti lemahnya argumentasi yang mendukung wacana Pilkada tidak langsung. Ia mengingatkan, terdapat hasil survei yang menunjukkan mayoritas masyarakat masih mendukung Pilkada langsung.

Ia menilai argumen bahwa Pilkada tidak langsung dapat mengurangi biaya politik tidak di dukung data.

“Karena bisa jadi itu tidak lebih murah, karena politik uang tidak ke pemilih, tapi ke anggota DPRD. Dan itu menurut saya argumentasinya masih lemah,” kata Mada.

Penolakan terhadap ide Pilkada tidak langsung juga diingatkan oleh Masykurudin Hafidz dari INFID. Ia menyebut pengalaman dua gelombang protes. Pada 2014–2015 dan menjelang Pilkada tahun lalu yang berhasil menggagalkan upaya pengembalian kewenangan memilih kepada DPRD.

“Presiden SBY ingin mengembalikan. Bahkan sudah keluar. Lalu kemudian kita gugat ya. Kita demonstrasi di depan DPR berhari-hari. Dan akhirnya kemudian keluar Perppu,” tuturnya.

Pemilihan Kepala Daerah

Ia menilai, pemilihan kepala daerah secara langsung adalah satu-satunya kedaulatan yang benar-benar miliki warga. “Karena satu-satunya kedaulatan rakyat yang di miliki itu ya cuma memilih di TPS itu. Selainnya sudah miliki oleh para elite,” kata Masykurudin.

Kita ketahui, sebelumnya, saat berpidato pada HUT Partai Golkar, Prabowo menyatakan tengah mempertimbangkan usulan dari Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia mengenai pilkada melalui DPRD.

“Kalau sudah sekali memilih DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, ya kenapa enggak langsung aja pilih gubernurnya dan bupatinya? Selesai. Itu yang melaksanakanMalaysia, itu dilaksanakan oleh India.  Terlaksana oleh banyak negara. Inggris, Kanada, Australia, negara terkaya di dunia pakai sistem politik yang murah,” kata Prabowo

Tags: DPRDKPUPEMILUPILKADAPRESIDEN
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mitigasi potensi krisis energi yang tepat di tengah memburuknya kondisi ekonomi global sangat penting untuk kita lakukan....

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

byWandi Barboyand1 others
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas...

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

Mendagri Terbitkan Edaran Transformasi Budaya Kerja ASN di Lingkungan Pemda

byWandi Barboyand1 others
31/03/2026

Jakarta (Lampost.co): Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja Aparatur...

Berita Terbaru

Ilustrasi harga pangan di Provinsi Lampung. Inflasi tahunan Lampung terjaga.
Ekonomi dan Bisnis

Ramadan Tak Picu Lonjakan Harga, Inflasi Lampung Maret 2026 Hanya 0,19 Persen

byAdi Sunaryo
02/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Tekanan harga di Provinsi Lampung selama Ramadan 2026 terpantau stabil. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat...

Read moreDetails
Imbauan WFH. Ketua Umum Apindo, Shinta W Kamdani. Dok/Antara

Apindo: Imbauan WFH Harus Fleksibel, Jangan Ganggu Produktivitas Dunia Usaha

02/04/2026
Rhoma Irama

Rhoma Irama Protes Keras Lagu Manipulasi AI: Segera Hentikan Tindakan Ini!

02/04/2026
snbp

57 Siswa MAN I Lampung Timur Lolos PTN

02/04/2026
Ilustrasi harga emas hari ini dan buyback emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 2 April 2026 Naik Rp50 Ribu/Gram

02/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.