• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 11/02/2026 13:36
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Oasis

Satelit Starlink Elon Musk Ganggu Aktivitas Luar Angkasa, Begini Dampaknya

EffranMedia IndonesiabyEffranandMedia Indonesia
24/09/24 - 09:15
in Oasis
A A
Citra gambarkan satelit Starlink di orbit Bumi.

Citra gambarkan satelit Starlink di orbit Bumi.

Bandar Lampung (Lampost.co) — Sebuah studi terbaru menyebut satelit Starlink milik Elon Musk berdampak negatif pada penelitian astronomi, khususnya yang melibatkan teleskop radio di Bumi. Penelitian itu dari para ilmuwan Institut Astronomi Radio Belanda (ASTRON).

Mereka melaporkan adanya gangguan signifikan dari sinyal satelit Starlink terhadap pengamatan objek luar angkasa, seperti lubang hitam dan galaksi yang jauh.

Satelit Starlink Elon Musk itu untuk menyediakan internet kecepatan tinggi di area terpencil ternyata juga menghalangi observasi ilmiah. Terutama dalam menangkap sinyal lemah dari luar angkasa.

Para ilmuwan menyebutkan sinyal dari satelit itu mengganggu kemampuan untuk mempelajari fenomena kosmik. Sebab, sangat bergantung pada alat observasi berbasis darat.

Profesor Jessica Dempsey, Direktur ASTRON, mengatakan gangguan dari satelit Starlink generasi kedua (V2) menjadi makin serius.

Pasalnya, satelit itu memancarkan radiasi elektromagnetik yang 32 kali lebih kuat dibandingkan versi sebelumnya, yang berdampak langsung pada kualitas data yang diterima oleh teleskop radio di Bumi.

Penelitian Kosmik Terancam

Teleskop radio merupakan alat penting untuk mempelajari fenomena luar angkasa yang sulit terjangkau teleskop optik.

Lebih dari 6.400 satelit Starlink yang beroperasi dan rencana peluncuran satelit baru secara rutin. Hal itu membuat astronom makin khawatir terhadap penelitian astronomi akan terhambat secara serius di masa depan.

Mereka menilai gangguan dari sinyal satelit dapat menyebabkan hilangnya data penting yang berkaitan dengan penemuan galaksi baru, pengamatan lubang hitam, dan penelitian lainnya.

Untuk itu, para ilmuwan meminta agar SpaceX segera mengambil langkah memperbaiki desain satelit Starlink guna mengurangi dampak negatif terhadap teleskop radio berbasis darat.

Perubahan itu termasuk penurunan radiasi elektromagnetik yang terpancar dari satelit dan pengembangan teknologi yang lebih ramah terhadap observasi astronomi.

Jika tidak ada langkah cepat dari SpaceX, banyak ilmuwan khawatir bahwa penting di bidang astronomi mengalami stagnasi, bahkan terhenti.

Astronomi radio yang sangat bergantung pada kemampuan menangkap sinyal kosmik yang sangat lemah bisa terganggu. Sehingga, menurunkan kualitas dan kuantitas penemuan ilmiah dalam jangka panjang.

Selain itu, para astronom makin memperkuat perdebatan tentang konstelasi satelit di orbit Bumi dan dapat berdampak negatif pada ilmu pengetahuan.

Meski teknologi seperti Starlink menawarkan manfaat besar dalam hal konektivitas internet, para ilmuwan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan perlindungan lingkungan ilmiah.

Tags: ASTRONElon MuskGangguan StarlinkheadlineLubang HitamPenelitian AstronomiRadiasi ElektromagnetikSatelit Generasi KeduaSatelit StarlinkSpaceXTeleskop Radio
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ilustrasi zaman es. Foto: Wikimedia Commons

Begini Cara Kehidupan di Bumi Bertahan di Fase Paling Ekstrem 

byEffran
31/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kehidupan di bumi pernah mengalami fase paling ekstrem dalam sejarahnya. Pada periode tertentu, hampir seluruh permukaan...

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

PC Salimah Purbolinggo Peringati Isra’ Mi’raj 1447 H Bersama TPA Annur

byMustaan
25/01/2026

PURBOLINGGO (lampost.co) — Pimpinan Cabang (PC) Salimah Purbolinggo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah bersama anak-anak Taman Pendidikan...

patroli gajah

Karbon, Badak, Gajah dan Masa Depan Way Kambas di Tengah Pasar Karbon Indonesia

byMustaan
19/01/2026

TAMAN Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur selama ini dikenal bukan hanya sebagai surga konservasi satwa endemik. Tetapi juga...

Berita Terbaru

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah
Humaniora

Warga Lapas Jadi Sasaran Siar Bulan Ramadan Kemenag Lampung 

byAtikaand1 others
11/02/2026

Bandar Lampung — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung akan melakukan penyesuaian jam kerja selama bulan Ramadan 1447...

Read moreDetails
Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

Kemenag Lampung Selaraskan Visi dan Kawal 8 Program Prioritas Menteri Agama

11/02/2026
Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

Irjen Kemenag: Integritas ASN Penentu Kredibilitas Kementerian di Daerah

11/02/2026
Suasana Pasar Rabu yang berlokasi di Kampung Baru, Jalan Bumi Manti I, Kecamatan Labuhanratu, Kampungbaru, Bandar Lampung, baru-baru ini. Pasar tersebut beroperasi setiap Rabu sore. (LAMPUNG POST/INTAN)

Amankan Stok Pangan Ramadan, BI dan TPID Lampung Perkuat Distribusi

11/02/2026
Film AIU-EO Macam Betool Aja

Sinopsis Film AIU-EO Macam Betool Aja!: Misi Kocak Oki Rengga di Bioskop

11/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.