Pamekasan (Lampost.co)–Borneo FC Samarinda sukses mengamankan poin penuh dalam lawatan sulit ke markas Madura United pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (5/4/2026) malam WIB, tim berjuluk Pesut Etam tersebut menang meyakinkan dengan skor 3-1.
Kemenangan ini menjaga asa Borneo FC dalam perburuan gelar juara musim ini. Dengan delapan pertandingan tersisa, skuad asuhan Fabio Lefundes terus menempel ketat Persib Bandung yang berada di puncak klasemen.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi mimpi buruk bagi Madura United. Tim Laskar Sappe Kerab kini terperosok ke zona degradasi, menempati posisi ke-16 dengan 20 poin, tertinggal satu angka dari Persis Solo di batas aman.
Baca juga: Ramon de Andrade Souza Borong Dua Gol, Persib Benamkan Tuan Rumah Semen Padang FC
Obieta Buka Keunggulan dan Drama Gol Bunuh Diri
Laga baru berjalan tiga menit, Borneo FC langsung mengejutkan publik tuan rumah. Penyerang asal Argentina, Mariano Peralta, menunjukkan aksi individu menawan dengan melewati Novan Setya di sisi sayap.
Peralta kemudian mengirimkan umpan datar presisi ke kotak penalti yang bisa Koldo Obieta sambut dengan tenang. Skor 1-0 untuk keunggulan cepat tim tamu.
Tersentak oleh gol cepat, Madura United mencoba bangkit. Lulinha dan kawan-kawan berkali-kali melepaskan tembakan jarak jauh untuk memecah kebuntuan. Namun kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampil fantastis dengan melakukan penyelamatan gemilang.
Keberuntungan akhirnya memihak tuan rumah melalui situasi sepak pojok. Saat bek Borneo, Nduwarugira, berusaha menyapu bola keluar dari area berbahaya, sapuannya justru mengarah ke dalam gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 yang bertahan hingga turun minum.
Brace Koldo Obieta dan Gol Penutup Mariano Peralta
Memasuki babak kedua, Borneo FC kembali mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-61, kemelut terjadi di depan gawang Madura United setelah bola liar gagal barisan pertahanan amankan.
Koldo Obieta menunjukkan insting tajamnya dengan menyundul bola ke sudut jauh gawang yang tak terjangkau kiper Diky Indriyana. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tim tamu.
Madura United yang tidak ingin malu di depan pendukungnya terus menggempur pertahanan Borneo. Pada menit ke-80, Lulinha mendapatkan peluang emas melalui sepakan keras, tetapi Nadeo kembali menjadi pahlawan dengan menepis bola secara sempurna.
Drama kemenangan Borneo FC akhirnya ditutup pada masa injury time. Melalui skema serangan balik, Mariano Peralta memenangkan duel satu lawan satu dengan bek Madura United sebelum melepaskan tendangan mendatar ke pojok bawah gawang. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Susunan Pemain
Madura United: Diky Indriyana; Sasongko (Giovani 67’), Monteiro, Rusadi, Ruxi; Palic, Muslihuddin (Goncalves Junior 55’), Nufiandani (Alesandro 55’); Wehrmann (Afrisal 80’), Lulinha, Brandão (Riquelme 67’).
Borneo FC: Nadeo Argawinata; Alfharezzi (Redzuan 72’), Cleylton, Nduwarugira, Caxambu (Ardi Idrus 82’); Felipe Villa (Astina 84’), Rivaldo Enero, Hirose; Ikhsan Zikrak (Teguh Putra 46’), Koldo Obieta (Anez 72’), Mariano Peralta.








