Berlin (Lampost.co)–Mimpi Hertha Berlin tampil di final DFB Pokal di stadion kebanggaan mereka sendiri harus kandas secara tragis. Dalam laga perempat final di Olympiastadion, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB, Hertha menyerah dari SC Freiburg melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 5-4 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Pertandingan ini menyajikan tensi tinggi sejak peluit pertama berbunyi. Hertha Berlin, yang saat ini berkompetisi di 2. Bundesliga, menunjukkan determinasi luar biasa di hadapan pendukung sendiri. Meskipun kasta kompetisi mereka berada di bawah Freiburg, skuad asuhan Stefan Leitl mampu mengimbangi permainan disiplin tim tamu sepanjang 90 menit waktu normal yang berakhir tanpa gol.
Kebuntuan Pecah di Babak Tambahan
Memasuki babak tambahan waktu, intensitas pertandingan makin meningkat. Freiburg akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-96 melalui aksi Suzuki. Berawal dari kesalahan koordinasi di lini belakang Hertha, Suzuki berhasil memanfaatkan bola liar untuk menaklukkan kiper Tjark Ernst yang tampil gemilang sepanjang laga.
Baca juga: VfB Stuttgart Hajar Holstein Kiel 3-0 dan Melaju ke Semifinal DFB-Pokal 2026
Namun, keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Dukungan ribuan suporter Die Alte Dame membakar semangat para pemain Hertha. Pada menit ke-104, Fabian Reese menjadi pahlawan bagi tuan rumah. Melalui skema serangan balik yang cepat, Reese melepaskan tembakan akurat yang menggetarkan jala gawang Freiburg yang dikawal Müller, mengubah skor menjadi 1-1.
Drama Adu Penalti
Setelah tidak ada gol tambahan hingga menit ke-120, penentuan pemenang harus melalui titik putih. Penendang-penendang awal dari kedua tim menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Vincenzo Grifo, Matthias Ginter, dan Maximilian Eggestein sukses menjalankan tugas untuk Freiburg.
Di kubu Hertha, Fabian Reese dan Josip Brekalo juga berhasil menyarangkan bola. Ketegangan memuncak ketika eksekutor kelima Freiburg, Suzuki, kembali sukses menipu Ernst.
Petaka bagi tuan rumah datang saat penendang terakhir mereka, Klemens, gagal menaklukkan Müller. Tepisan sang kiper memastikan kemenangan 5-4 untuk Freiburg sekaligus mengunci tiket ke babak semifinal.
Analisis Pertandingan
Pelatih Freiburg, Julian Schuster, mengakui timnya dibuat menderita oleh perlawanan sengit Hertha. “Kami tahu bermain di Berlin selalu sulit, terutama di ajang cup. Hertha bermain luar biasa, tetapi saya bangga dengan ketenangan mental pemain kami di babak penalti,” ujarnya usai pertandingan.
Statistik menunjukkan Freiburg unggul tipis dalam penguasaan bola (52%), namun Hertha lebih efektif dalam melakukan serangan balik. Kegemilangan Tjark Ernst di bawah mistar Hertha dengan total tujuh penyelamatan sempat membuat barisan depan Freiburg frustrasi sebelum akhirnya drama penalti menentukan hasil akhir.
Dengan hasil ini, SC Freiburg menyusul tim-tim unggulan lainnya ke babak empat besar DFB Pokal musim 2025/2026. Sementara bagi Hertha Berlin, fokus mereka kini sepenuhnya kembali ke liga domestik untuk mengejar target promosi kembali ke Bundesliga musim depan.
Susunan Pemain:
Hertha Berlin: Ernst; Karbownik, Leistner, Gechter, Kenny; Klemens, Demme; Reese, Maza, Brekalo; Schuler,
SC Freiburg: Müller; Kübler, Ginter, Lienhart, Günter; Eggestein, Osterhage; Doan, Grifo, Suzuki; Höler,








