Cyrus Margono kini resmi berstatus WNI dan memiliki peluang besar memperkuat Timnas Indonesia sebagai pelapis Maarten Paes.
Jakarta (Lampost.co) — Kiper keturunan Amerika Serikat, Cyrus Margono, resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan berpotensi memperkuat Timnas Indonesia. Penjaga gawang berusia 23 tahun ini kini membela klub kasta tertinggi Liga Kosovo, KF Dukagjini, dan cukup layak menjadi pelapis Maarten Paes.
Kepastian status kewarganegaraan Margono terjadi pada Kamis, 21 Maret 2024, ketika ia menjalani pengambilan sumpah sebagai WNI. Menariknya, ia memperoleh status tersebut bukan melalui proses naturalisasi, melainkan lewat Surat Keterangan Keimigrasian (SKIM).
Sebelumnya, Margono memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Amerika Serikat dan Indonesia. Namun, ia terlambat memilih Indonesia sebagai kewarganegaraannya. Beruntung, melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 Pasal 3A dan Permenkumham No. 13 Tahun 2023, ia mendapat kesempatan memilih menjadi WNI.
Kasusnya mirip dengan Elkan Baggott, bek keturunan Inggris-Indonesia yang juga tidak melalui jalur naturalisasi untuk membela Timnas Indonesia.
Cyrus Margono memulai karier profesionalnya di Panathinaikos B, klub asal Yunani. Dia mencatatkan 17 penampilan sebelum hijrah ke Liga Kosovo. Pada bursa transfer musim dingin Januari 2025, ia bergabung KF Dukagjini dengan kontrak jangka pendek hingga Juni 2025, dengan opsi perpanjangan jika tampil konsisten.
Dalam debutnya pada 7 Februari 2025, Margono tampil impresif meski timnya kalah 1-2 dari FC Ballkani. Ia melakukan 11 penyelamatan dan menunjukkan performa solid sebagai starter. Pada laga berikutnya di Piala FA Kosovo, ia kembali bermain penuh meski KF Dukagjini kalah adu penalti 4-5 dari FC Drita.
Teranyar, pada Sabtu, 15 Februari 2025, Margono mencatat kemenangan perdananya bersama KF Dukagjini saat timnya mengalahkan Suhareka 2-1 di Liga Kosovo. Meski kebobolan satu gol, kontribusinya sebagai penjaga gawang sangat krusial dalam kemenangan tersebut.
Performa apik Margono di Eropa membuatnya cukup layak mendapatkan kesempatan membela Timnas Indonesia. Saat ini, posisi penjaga gawang utama masih menjadi milik Maarten Paes, yang telah tampil dalam enam laga terakhir Timnas Indonesia. Namun, dengan padatnya jadwal pertandingan, timnas membutuhkan pelapis Maarten Paes yang sepadan.
Di sisi lain, kiper lain seperti Ernando Ari belum menunjukkan konsistensi bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 2024-2025. Hal ini semakin membuka peluang Margono untuk mendapat panggilan pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert untuk menjadi pelapis Maarten Paes.
Meski belum ada kepastian pemanggilan, Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret 2025. Skuad Garuda akan bertandang ke markas Australia pada 20 Maret, lalu menjamu Bahrain pada 25 Maret.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update