Liverpool Tertahan, Chelsea Akhiri Tren Negatif lewat Gol Wesley Fofana

Hasil imbang ini membuat posisi Liverpool di urutan keempat klasemen sementara rawan tergeser Aston Villa di posisi lima yang belum bertanding.

Editor Isnovan Djamaludin
Minggu, 10 Mei 2026 16.06 WIB
Liverpool Tertahan, Chelsea Akhiri Tren Negatif lewat Gol Wesley Fofana
Ryan Gravenberch melakukan selebrasi setelah membobol gawang Chelsea. Foto: X @premierleague

Liverpool (Lampost.co)–Ambisi Liverpool mengamankan posisi tiga besar di klasemen Liga Inggris harus menemui hambatan serius. Menjamu Chelsea di Stadion Anfield, Sabtu (9/5/2026), skuad asuhan Arne Slot hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1. Hasil ini menjadi momen frustrasi bagi publik tuan rumah yang sempat unggul cepat namun gagal mengonversi dominasi menjadi kemenangan.

Bagi tim tamu, raihan satu poin di Merseyside ini terasa sangat berharga. Pasalnya, hasil imbang ini sekaligus memutus tren buruk enam kekalahan beruntun yang diderita Chelsea dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus menjadi debut yang cukup solid bagi pelatih interim mereka, Calum McFarlane.

Gol Cepat Gravenberch dan Respons The Blues

Liverpool memulai pertandingan dengan intensitas serangan yang sangat tinggi. Dukungan penuh suporter di Anfield langsung membuahkan hasil saat laga baru berjalan enam menit.

Baca juga: Tolak Barcelona Erling Haaland Setia di Manchester City hingga 2034

Gelandang asal Belanda, Ryan Gravenberch, melepaskan tembakan melengkung yang indah dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras ke pojok gawang gagal kiper Chelsea, Jörgensen, halau dan mengubah skor menjadi 1-0.

Namun, keunggulan cepat tersebut justru membuat intensitas permainan Liverpool perlahan menurun. Chelsea mulai berani keluar menyerang dan mengambil alih kendali lini tengah melalui kreativitas Enzo Fernández dan Moises Caicedo.

Upaya keras tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35 melalui skema bola mati. Enzo Fernández melepaskan tendangan bebas akurat ke jantung pertahanan Liverpool.

Bola sempat mengenai sentuhan tipis dari bek Wesley Fofana sebelum akhirnya bersarang ke gawang yang dikawal Giorgi Mamardashvili. Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu istirahat tiba.

Dominasi tanpa Hasil dan Mistar Gawang

Memasuki babak kedua, Liverpool berusaha keras untuk kembali memimpin. Arne Slot menginstruksikan anak asuhnya tampil lebih menekan.

Keberuntungan tampaknya tidak berpihak pada The Reds malam itu. Dua peluang emas melalui sundulan Virgil van Dijk dan sepakan keras Dominik Szoboszlai hanya mampu membentur mistar gawang.

Ketegangan sempat terjadi di tribune penonton ketika Arne Slot memutuskan menarik keluar pemain muda berbakat, Rio Ngumoha, pada menit ke-67. Keputusan tersebut disambut dengan cemoohan suporter The Kop yang tampaknya kurang setuju dengan pergantian tersebut.

Di sisi lain, pertahanan Liverpool yang digeser dengan menempatkan Curtis Jones di sisi kanan terus dieksploitasi pergerakan Marc Cucurella. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tidak berubah.

Implikasi Klasemen: Posisi Empat Besar Terancam

Hasil imbang ini membuat posisi Liverpool di urutan keempat klasemen sementara dengan 59 poin menjadi rawan. Mereka kini terancam digeser Aston Villa yang memiliki jadwal bertanding pada hari Minggu. Kegagalan meraih poin penuh di kandang tentu menjadi kerugian besar bagi upaya Liverpool mengunci tiket Liga Champions.

Sementara itu, Chelsea masih tertahan di peringkat kesembilan dengan koleksi 49 poin. Meskipun mengakhiri tren kekalahan, The Blues masih memiliki pekerjaan rumah yang besar jika ingin menembus zona kompetisi Eropa di sisa musim ini.

Susunan Pemain

  • Liverpool: Mamardashvili; Jones, Konaté (Gomez 77’), van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Frimpong, Szoboszlai, Ngumoha (Isak 67’); Gakpo (Chiesa 77’).
  • Chelsea: Jörgensen; Gusto, Fofana, Colwill, Hato; Santos (James 63’), Caicedo; Palmer, Enzo, Cucurella; João Pedro.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI