Hasil ini memperpanjang mimpi buruk Chelsea yang kini menelan enam kekalahan beruntun di kompetisi domestik.
London (Lampost.co)–Nottingham Forest berhasil memetik kemenangan monumental yang sangat krusial bagi misi penyelamatan mereka dari jurang degradasi. Bertandang ke markas Chelsea di Stadion Stamford Bridge, Senin (4/5/2026) malam WIB, tim berjuluk The Tricky Trees tersebut sukses menang telak dengan skor 3-1. Hasil ini sekaligus memperpanjang mimpi buruk tuan rumah yang kini menelan enam kekalahan beruntun di kompetisi domestik.
Meski pelatih Forest, Vitor Pereira, melakukan rotasi besar-besaran dengan melakukan delapan perubahan dalam starting XI, tim tamu tetap tampil klinis. Rotasi ini demi menjaga kebugaran pemain kunci menjelang laga hidup mati di leg kedua semifinal Liga Europa melawan Aston Villa. Strategi tersebut terbukti jitu dengan efektivitas serangan yang luar biasa dari skuad pelapis Forest.
Laga baru berjalan dua menit, publik tuan rumah sudah terdiam. Taiwo Awoniyi berhasil membuka keunggulan Forest melalui tandukan tajam setelah memanfaatkan umpan silang akurat Dilane Bakwa. Kerja sama duet Awoniyi dan Bakwa terus menjadi momok bagi pertahanan The Blues.
Petaka bagi Chelsea berlanjut pada menit ke-15 ketika pemain tuan rumah melanggar Awoniyi di area terlarang. Setelah meninjau asisten wasit video (VAR), wasit menunjuk titik putih. Igor Jesus yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengecoh kiper Robert Sánchez dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan tim tamu.
Chelsea sebenarnya mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang emas, termasuk tendangan keras Enzo Fernández yang hanya membentur tiang gawang. Harapan untuk memperkecil ketinggalan muncul di penghujung babak pertama saat wasit memberikan hadiah penalti kepada Chelsea menyusul insiden benturan kepala serius yang melibatkan pemain muda usia 18 tahun, Jesse Derry.
Sayangnya, Cole Palmer yang biasanya dingin sebagai algojo gagal mengeksekusi penalti tersebut. Di tengah pertandingan yang berlangsung keras dan menjurus kasar, Jesse Derry yang menjalani debut sebagai starter terpaksa menepi. Liam Delap masuk menggantikan Derry akibat cedera kepala tersebut.
Forest sama sekali tidak menurunkan tempo di babak kedua. Pada menit ke-52, Taiwo Awoniyi mencetak gol keduanya setelah menuntaskan umpan datar Morgan Gibbs-White dengan penyelesaian dingin. Skor 3-0 membuat mental pemain Chelsea makin terpuruk.
Kerasnya laga kembali memakan korban ketika Morgan Gibbs-White bertabrakan dengan kiper Robert Sánchez. Keduanya terpaksa mendapatkan perawatan intensif di lapangan dan melanjutkan sisa laga dengan kepala memakai perban akibat luka berdarah. Sánchez pun akhirnya harus menepi dan Filip Jorgensen menggantikan posisinya pada menit ke-66.
Chelsea baru bisa mencetak gol hiburan pada masa injury time (90+3′) melalui sontekan João Pedro setelah memanfaatkan umpan Marc Cucurella. Namun, gol tersebut tidak lebih dari sekadar pemanis skor karena kedudukan 3-1 tetap bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini membawa dampak signifikan bagi Nottingham Forest yang kini merangkak naik ke posisi 16 dengan 42 poin, menjauh dari zona degradasi. Sebaliknya, kekalahan ini membuat Chelsea tertahan di posisi kesembilan dan makin jauh dari target zona Liga Champions, dengan selisih 10 poin dari peringkat empat besar.
Susunan Pemain:
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update