Doha (Lampost.co) — Timnas U-17 Indonesia menegaskan kesiapan penuh menghadapi Zambia pada laga perdana Grup H Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, Selasa, 4 November 2025. Mencuri poin menjadi hal wajib bagi skuad Garuda Muda untuk menjaga asa bisa melaju ke babak berikutnya.
Poin Penting:
-
Timnas U-17 Indonesia siap menghadapi Zambia di laga perdana Grup H.
-
Pemusatan latihan di Dubai jadi bekal penting menghadapi gaya bermain Afrika.
-
Kemenangan perdana penting untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Pasukan pelatih Nova Arianto datang dengan optimisme tinggi usai menjalani pemusatan latihan intensif di Dubai dan melakoni sejumlah laga uji coba internasional.
Pemain muda Indonesia, Fadly Alberto Hengga, menegaskan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut pengalaman menghadapi Pantai Gading menjadi bekal penting untuk mengais poin dari Zambia yang terkenal dengan permainan cepat dan fisik kuat.
Baca juga: Alasan Nova Coret Nicholas Mjosund dari Timnas Indonesia U-17
“Kalau persiapan sih sudah sangat matang. Kami sudah beradaptasi dengan gaya main tim-tim Afrika saat melawan Pantai Gading,” ujar Alberto.
Modal Percaya Diri dan Pengalaman
Garuda Muda menjalani persiapan serius dengan menghadapi beberapa tim tangguh selama latihan di Dubai. Menurut Alberto, pengalaman melawan tim dengan gaya bermain berbeda membuat para pemain makin siap menghadapi laga pembuka.
“Pengalaman itu sangat berarti. Kami jadi tahu cara mengantisipasi permainan cepat dan keras khas tim Afrika,” katanya.
Selain itu, partisipasi di ajang Piala Dunia U-17 2025 menjadi momen spesial bagi seluruh pemain muda Indonesia. “Sangat senang bisa main di ajang sebesar ini. Dulu kami cuma bisa membayangkan, tapi sekarang akhirnya bisa sampai di sini,” ujar Alberto penuh semangat.
Curi Poin Jadi Target Utama
Pemain bernomor punggung 10 itu menegaskan pentingnya mencuri poin di laga pertama melawan Zambia. Menurutnya, hasil di laga pembuka akan sangat menentukan peluang Garuda Muda untuk lolos dari fase grup.
“Yang penting di match pertama bisa ambil tiga poin. Kalau menang di laga awal, pertandingan berikutnya lebih mudah,” ujarnya optimistis.
Pelatih juga menekankan pentingnya fokus dan disiplin sejak menit awal. Zambia terkenal memiliki transisi cepat dan serangan berbahaya sehingga koordinasi lini belakang menjadi perhatian utama.
Dukungan Suporter Jadi Energi Tambahan
Fadly Alberto juga menambahkan kehadiran suporter Indonesia di Qatar menjadi energi tambahan bagi tim. Ia mengaku terharu dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang rela datang langsung memberikan dukungan.
“Kami senang sekali karena di mana pun selalu ada suporter Indonesia. Doa dan semangat mereka membuat kami semakin bersemangat di lapangan,” ujarnya.
Para pemain berjanji akan memberikan performa terbaik demi membawa nama Indonesia di pentas dunia. Mereka juga berharap dukungan publik Tanah Air terus mengalir selama kompetisi berlangsung.








