IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 03/04/2026 13:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Nasional

Dua Jenazah Korban ATR Berhasil Dievakuasi dari Bulusaraung

Delima NapitupulubyDelima Napitupulu
20/01/26 - 23:18
in Nasional
A A
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam. ANTARA/

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026) malam. (ANT)

ADVERTISEMENT

Pangkep (lampost.co)–Upaya heroik tim SAR gabungan menembus medan ekstrem Pegunungan Bulusaraung membuahkan. Sebanyak dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 bisa terevakuasi. Petugas menuruni tebing curam untuk mengangkat jasad korban dari kedalaman jurang yang sangat mematikan.

Proses evakuasi ini menjadi salah satu operasi kemanusiaan tersulit karena tim harus berhadapan dengan angin kencang dan suhu dingin yang menggigit di ketinggian. Oleh karena itu, keberhasilan membawa keluar kedua jenazah tersebut merupakan pencapaian krusial sebelum tim melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang masih tertimbun puing atau tersangkut di lereng gunung.

Danrem 141/Tompobulu, Brigjen TNI Clif Rumbayan, mengonfirmasi bahwa kedua jenazah kini telah diberangkatkan menuju Posko Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Makassar. Langkah ini diambil agar proses identifikasi medis dapat segera dilakukan oleh tim Biddokes Polda Sulawesi Selatan guna kepastian identitas bagi pihak keluarga.

“Tepat pukul 20.30 Wita, kedua jenazah kami berangkatkan langsung ke Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut di RS Bhayangkara,” ujar Brigjen Clif dalam konferensi pers di Posko SAR AJU Tompobulu, Selasa malam, 20 Januari 2026.

Meskipun tim bekerja dengan semangat tinggi, cuaca buruk di wilayah pegunungan sempat menghentikan operasi selama beberapa jam. Hujan deras dan hempasan angin dengan kecepatan mencapai 25 knot memaksa tim penolong berhenti sejenak demi keselamatan personel. Namun, setelah cuaca sedikit mereda, petugas kembali berjibaku menarik jenazah dari kedalaman sekitar 350 hingga 400 meter di bawah tebing.

“Tim evakuasi bergerak sejak pukul 11.00 Wita. Namun baru pada pukul 17.15 Wita jasad kedua korban berhasil kami angkat sampai ke puncak gunung,” tambah Clif.

Jalur Darat

Selanjutnya, petugas membawa jenazah menempuh jalur darat yang terjal hingga mencapai Posko AJU di Desa Tompobulu pada dini hari. Setelah tiba di posko, Tim DVI Polda Sulsel langsung melakukan pelabelan dan pengamanan jasad sebelum menggunakan ambulans menuju Kota Makassar.

Berdasarkan laporan di lapangan, jenazah pertama berjenis kelamin laki-laki. Sementara jenazah kedua merupakan seorang perempuan. Jenazah kedua oleh tim rescuer dalam kondisi utuh dengan posisi tengkurap dan tersangkut di sebuah pohon di tepian tebing yang sangat curam.

“Kami menemukan korban kedua di lereng paling dalam pada kedalaman jurang kurang lebih 400 meter. Oleh sebab itu, teknik pengangkatan manual menggunakan tali menjadi pilihan utama mengingat helikopter tidak bisa mendekati dinding tebing,” pungkasnya.

Dengan demikian, operasi SAR kini difokuskan kembali pada penyisiran area lereng gunung yang belum terjangkau. Tim gabungan berharap sisa korban lainnya dapat segera ditemukan secepat mungkin sebelum kondisi cuaca di Pegunungan Bulusaraung kembali memburuk. (ANT)

Tags: basarnasevakuasi SARGunung BulusaraungKecelakaan PesawatPangkepPolda Sulsel
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

KPK Catat Tingkat Kepatuhan Pelaporan LHKPN Capai 96,24 Persen

byWandi Barboyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingkat kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) mencapai 96,24 persen hingga...

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

Mitigasi Potensi Krisis Energi yang Tepat Penting untuk Melindungi Masyarakat

byRicky Marlyand1 others
02/04/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Mitigasi potensi krisis energi yang tepat di tengah memburuknya kondisi ekonomi global sangat penting untuk kita lakukan....

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

Praktisi Hukum Soroti Dimensi Global di Balik Kasus Kekerasan terhadap Tokoh Kritis

byWandi Barboyand1 others
01/04/2026

Jakarta (Lampost.co): Praktisi hukum dan kolumnis Agus Widjajanto mengaitkan kasus kekerasan terhadap tokoh kritis dengan potensi dinamika yang lebih luas...

Berita Terbaru

Polairud Polda Lampungpengamanan lokasi wisata selama musim liburan. (Foto:Dok)
Bandar Lampung

Wisata Air Jadi Favorit, Warga Lampung Khawatir Ancaman Air Bah Mengintai

byNurand1 others
03/04/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Keindahan wisata air, khususnya sungai, masih menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Lampung untuk melepas penat....

Read moreDetails
Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan monitoring keamanan kawasan objek wisata Pantai Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 29 Maret 2026. Dok Polisi

Sistem Peringatan Dini Jadi Kebutuhan Mendesak di Kawasan Wisata Air

03/04/2026
Hujan Deras Guyur Bandar Lampung, Sejumlah Wilayah Terendam Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu. Dok/Lampost.co

Lampung Percepat Pemasangan Sistem Peringatan Dini Banjir

03/04/2026
Ilustrasi harga jual kembali (buyback) emas.

Harga Jual Kembali Emas Hari Ini (Buyback) 23 April 2026 Merosot

03/04/2026
scream 8

Scream 8 Resmi Digarap: Penulis Poker Face Siap Bawa Teror Ghostface Lebih Mencekam

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.