Jakarta (Lampost.co)–Kabar mengejutkan datang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia menjelang bergulirnya ajang FIFA Series 2026. Bek sayap Go Ahead Eagles, Dean James, dicoret dari daftar akhir skuad Garuda yang akan bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi keputusan ini pada Kamis (26/3/2026). Pencoretan pemain keturunan Belanda tersebut guna memenuhi regulasi turnamen yang hanya memperbolehkan pendaftaran maksimal 23 pemain dalam daftar susunan pemain (DSP).
Alasan Teknis dan Regulasi FIFA
Sumardji menjelaskan pelatih kepala John Herdman sebelumnya memanggil 24 pemain untuk mengikuti seleksi akhir dari total 41 nama di daftar provisi. Namun, karena adanya batasan kuota pemain, satu nama terpaksa harus pulang agar tidak merusak suasana kompetitif di dalam tim.
Baca juga: Timnas Indonesia Bangun Identitas Bersama Herdman
“Karena hanya 23 pemain yang bisa kami daftarkan untuk pertandingan resmi, sementara ada 24 orang yang menerima panggilan, maka satu harus kami coret. Pilihan jatuh kepada Dean James setelah diskusi mendalam dengan pelatih John Herdman,” ujar Sumardji kepada awak media di Jakarta.
Ia menambahkan membiarkan satu pemain tetap berada di tim namun hanya duduk di tribune penonton akan kurang baik bagi kondisi psikologis sang pemain. “Lebih baik tidak membawanya jika hanya menjadi penghangat tribune, itu tidak bagus untuk mental pemain profesional seperti Dean,” ujarnya.
Polemik Administrasi di Belanda
Selain alasan kuota, nama Dean James memang tengah menjadi sorotan di Eredivisie Belanda dalam beberapa pekan terakhir. Muncul polemik mengenai status paspornya setelah klub NAC Breda mempertanyakan keabsahan Dean James saat memperkuat Go Ahead Eagles pada laga pertengahan Maret lalu.
Meski Dean James sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak Maret 2025 dan memiliki lima caps bersama Garuda, isu mengenai status pemain non-Uni Eropa di liga Belanda sempat memicu perdebatan administratif. Namun, PSSI menegaskan pencoretan di FIFA Series 2026 ini murni karena kebutuhan teknis strategi John Herdman.
Persiapan Melawan Saint Kitts and Nevis
Tanpa Dean James, lini belakang Indonesia masih terbilang sangat solid. Nama-nama besar seperti Jay Idzes (Sassuolo), Kevin Diks (Borussia Monchengladbach), Justin Hubner (Fortuna Sittard), dan Elkan Baggott (Ipswich Town) dipastikan siap mengawal pertahanan Indonesia.
Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/3/2026), pukul 20.00 WIB. Jika berhasil meraih kemenangan, skuad Garuda akan melaju ke partai final pada 30 Maret mendatang. Indonesia akan menghadapi pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Turnamen ini merupakan ujian pertama bagi John Herdman yang baru menangani Indonesia pada awal tahun 2026. Sekaligus sebagai ajang pemanasan sebelum melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series 2026:
Penjaga Gawang: Maarten Paes (Ajax), Emil Audero (Cremonese), Nadeo Argawinata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM).
Belakang: Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, Nathan Tjoe-A-On, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Sandy Walsh.
Tengah: Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Eliano Reijnders, Jordi Amat, Arkhan Fikri.
Depan: Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, Yakob Sayuri, Beckham Putra.








