Gol perdana Jadon Sancho membawa Aston Villa menang 1-0 atas Fenerbahce di Liga Europa 2026.
Istanbul (Lampost.co)—Aston Villa sukses mencuri poin penuh di kandang Fenerbahce dalam laga ketujuh fase liga Liga Europa 2025/2026. Bertanding di Stadion Sukru Saracoglu, Jumat (23/1/2026) dini hari WIB, The Villans menang tipis 1-0 berkat gol tunggal Jadon Sancho.
Hasil ini sekaligus memastikan armada Unai Emery lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Europa 2026 tanpa harus melalui babak play-off. Sancho, yang baru bergabung dengan status pinjaman dari Manchester United pada musim dingin ini, mencetak gol perdananya untuk klub pada menit ke-25 lewat sundulan jarak dekat setelah menerima umpan silang akurat dari Matty Cash.
Pertandingan berlangsung sangat intens dengan atmosfer panas khas Istanbul. Tuan rumah Fenerbahce sebenarnya sempat menyamakan kedudukan lewat Kerem Akturkoglu pada menit ke-75, namun VAR menganulir gol tersebut karena terjadi offside dalam proses serangan. Kekalahan ini membuat posisi Fenerbahce melorot ke peringkat 16 klasemen sementara.
Laga ini menjadi sangat spesial bagi Unai Emery karena merupakan pertandingannya yang ke-100 sebagai pelatih di kompetisi Liga Europa. Emery menyatakan kebanggaannya atas pencapaian kolektif tim.
“Saya sangat bangga dengan para pemain. Mencapai 100 pertandingan di kompetisi ini adalah momen indah, tetapi yang lebih penting adalah karakter yang kami tunjukkan di stadion sesulit ini. Jadon (Sancho) menunjukkan kelasnya hari ini. Dia bekerja keras sejak bergabung dan gol itu adalah hadiah yang pantas,” ujar Emery.
Terkait insiden kecil di pinggir lapangan dengan Youri Tielemans yang sempat terekam kamera, Emery menanggapinya dengan santai. “Youri adalah pemain yang sangat kompetitif. Dia ingin bertahan di lapangan, tetapi saya harus melakukan rotasi. Dia sudah seperti putra saya sendiri, semua sudah selesai di ruang ganti,” tambahnya.
Meski banyak fans yang merindukan Jose Mourinho—yang meninggalkan klub pada Agustus 2025 lalu—pelatih saat ini, Domenico Tedesco, tetap mendapatkan dukungan penuh suporter. Namun, ia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit dan VAR.
“Kami merasa dirampok malam ini. Gol Kerem seharusnya sah, dan margin offside yang diberikan VAR sangat meragukan. Kami mendominasi babak kedua dan memaksa mereka bertahan di area penalti sendiri. Kami memiliki lebih banyak peluang, namun bola tidak mau masuk,” kata Tedesco dalam konferensi pers usai laga.
Tedesco juga menyoroti performa kiper lawan, Marco Bizot, yang melakukan delapan penyelamatan gemilang di bawah mistar Villa menggantikan Emiliano Martinez yang sedang dibekap cedera ringan.
Dengan hasil ini, Aston Villa kini mengoleksi 18 poin dari tujuh pertandingan, setara dengan Lyon di puncak klasemen. Sementara Fenerbahce harus berjuang di matchday terakhir pekan depan untuk mengamankan posisi di zona play-off agar tidak tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update