Hasil ini memang menyelamatkan muka Lens dari kekalahan memalukan, namun mereka melewatkan kesempatan emas untuk menempel ketat Paris Saint-Germain (PSG).
Brest (Lampost.co)–Pertandingan dramatis yang akan dikenang sepanjang musim tersaji di Stadion Francis-Le Ble pada lanjutan pekan ke-30 Ligue 1 Prancis 2025/2026. RC Lens menunjukkan mentalitas baja setelah berhasil mengejar defisit tiga gol untuk memaksakan hasil imbang 3-3 melawan tuan rumah Stade Brestois, Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB.
Hasil ini memang menyelamatkan muka Lens dari kekalahan memalukan, namun mereka melewatkan kesempatan emas untuk menempel ketat Paris Saint-Germain (PSG). Lens yang berada di posisi kedua kini mengoleksi 63 poin, tertinggal tiga angka dari PSG.
Jarak tersebut berpotensi melebar jika sang pemuncak klasemen sukses memetik kemenangan di markas Angers pada Minggu (26/4/2026) dini hari nanti. Sementara bagi Brest, satu poin ini membawa mereka naik ke peringkat 10 dengan koleksi 38 poin.
Laga sebenarnya mulai dengan inisiatif menyerang dari tim tamu. Penyerang Lens, Abdallah Sima, sempat memberikan ancaman pada menit awal meski belum menemui sasaran.
Namun, publik tuan rumah justru bersorak lebih dahulu pada menit ketujuh. Daouda Guindo melepaskan tendangan jarak jauh fantastis yang gagal kiper Lens halau, mengubah skor menjadi 1-0.
Petaka bagi Lens berlanjut pada menit ke-23. Gelandang kawakan Lucas Tousart berhasil menggandakan keunggulan Brest melalui sundulan maut yang bersarang telak di pojok gawang.
Penderitaan tim asuhan Will Still kian lengkap di penghujung babak pertama. Pada menit ke-42, Eric Junior Dina Ebimbe sukses membobol gawang Lens untuk ketiga kalinya. Brest menutup paruh pertama dengan keunggulan telak 3-0 yang seolah telah mengunci kemenangan mereka.
Memasuki babak kedua, Lens tampil dengan wajah yang sepenuhnya berbeda. Mereka bermain lebih agresif dan tidak memberikan ruang bagi pemain Brest untuk mengembangkan permainan. Harapan mulai muncul pada menit ke-60 ketika Florian Thauvin berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-3.
Hanya berselang empat menit, tepatnya pada menit ke-64, Lens kembali mencetak gol. Abdallah Sima yang memanfaatkan umpan akurat Saud Abdulhamid sukses memangkas jarak menjadi 2-3.
Gol ini membuat tensi pertandingan meningkat drastis. Lens terus menggempur pertahanan Brest untuk mencari gol penyeimbang, sedangkan tuan rumah dipaksa bertahan total demi mengamankan poin.
Saat laga seolah akan berakhir untuk kemenangan tuan rumah, keajaiban terjadi di masa perpanjangan waktu. Pada menit keempat injury time (90+4′), sebuah serangan balik cepat Lens melalui Mamadou Sangare berhasil Allan Saint-Maximin selesaikan dengan sempurna. Pemain sayap lincah tersebut melepaskan tembakan yang menggetarkan jala gawang Brest, mengubah skor menjadi 3-3.
Meski Lens mencoba membalikkan keadaan di sisa detik terakhir, peluit panjang wasit memastikan kedua tim harus puas berbagi satu poin. Pertandingan ini membuktikan persaingan menuju gelar juara Ligue 1 musim ini masih sangat terbuka dengan drama yang sulit terprediksi.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update