PSSI menegaskan Shin Tae-yong akan menjadi direktur teknik tidak benar dan hanya merupakan lelucon April Mop.
Jakarta (Lampost.co) — Publik ramai membicarakan kabar terkait PSSI yang akan mengangkat pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, sebagai direktur teknik (dirtek). Berita ini mencuat setelah rumor tersebut menyebar luas di media sosial dan banyak menarik perhatian netizen. Namun, PSSI melalui salah satu pejabatnya, Arya Sinulingga, memberikan klarifikasi yang mengejutkan mengenai kabar tersebut.
Siapa yang akan menggantikan Indra Sjafri sebagai direktur teknik hingga kini belum ada pengumuman dari PSSI. Padahal, direktur teknik berperan penting dalam pengembangan sistem kepelatihan dan pembinaan pemain di Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bersama penasihat teknis Timnas Indonesia, Jordi Cruyff, hingga kini belum menentukan pengganti Indra Sjafri.
Siapa sosok yang akan mengisi kursi kosong itu kini banyak pihak nantikan. Namun, sampai saat ini, PSSI belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait hal tersebut. Rumor Shin Tae-yong akan menjabat direktur teknik mendapat perhatian yang cukup besar dari penggemar sepak bola Tanah Air.
Rumor mengenai penunjukan Shin Tae-yong sebagai direktur teknik PSSI sempat menggema di kalangan masyarakat, namun kabar tersebut segera dibantah oleh Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Dalam unggahan akun Instagram pribadi miliknya, Arya menegaskan kabar tersebut hanyalah lelucon April Mop. Kabar tidak memiliki dasar kuat karena STY tidak sesuai dengan sistem kepelatihan yang tim pelatih PSSI terapkan.
“April Mop. Dan tidak nyambung dengan sistem kepelatihan yang tim pelatih kemarin,” ujar Arya, mengutip postingan-nya pada Rabu, 2 April 2025.
Penjelasan ini tentu saja mengejutkan banyak orang, mengingat Shin Tae-yong adalah sosok yang cukup terkenal secara luas di Indonesia berkat prestasi gemilangnya bersama Timnas Indonesia.
Banyak pencinta sepak bola Tanah Air yang masih ingat dengan prestasi Shin Tae-yong torehkan saat menjadi pelatih Timnas Indonesia menjadi salah satu alasan munculnya rumor tersebut. Timnas Indonesia menorehkan berbagai prestasi sejak mendapatan polesan STY sejak 2019.
Salah satu prestasi membanggakan STY dengan membawa Timnas Garuda lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Prestasi yang tidak pernah Timnas Indonesia raih sebelumnya.
Shin Tae-yong juga membawa Timnas Indonesia untuk pertama kalinya lolos ke 16 besar Piala Asia 2023. Penggemar sepak bola Indonesia sangat menghormati Shin Tae-yong karena kesuksesanya bersama Timnas Indonesia. Hal ituyang mungkin memicu spekulasi mengenai kemungkinannya untuk mengisi posisi direktur teknik PSSI.
Sayang, PSSI memutus kerja sama dengan Shin Tae-yong di awal 2025. Kemudian PSSI menunjuk mantan pemain Timnas Belanda, Patrick Kluivert, untuk menangani timnas.
Bantahan PSSI terhadap rumor penunjukan Shin Tae-yong menjadi direktur teknik menimbulkan pertanyaan mengenai alasan di balik keputusan ini. Sebagai pelatih yang telah memiliki banyak pengalaman dengan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong jelas memiliki wawasan mendalam tentang kebutuhan dan potensi pemain Indonesia.
Arya Sinulingga menyebutkan arah dan sistem kepelatihan yang sedang PSSI bangun tidak sesuai dengan karakter STY. Direktur teknik haruslah yang memiliki pemahaman yang mendalam tentang pengembangan sepak bola di Indonesia, baik dari segi kepelatihan maupun pembinaan usia dini. Posisi ini bukan hanya soal pengalaman kepelatihan, tetapi juga visi besar untuk membangun sepak bola Indonesia ke depan, sesuai dengan program yang tengah PSSI jalankan.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update