London (Lampost.co)–Tottenham Hotspur Stadium menjadi saksi bisu keterpurukan tuan rumah setelah terpaksa menyerah 1-3 dari tamunya, Crystal Palace, dalam lanjutan matchweek 29 Liga Primer Inggris, Kamis (5/3/2026) malam. Kekalahan ini makin membenamkan The Lilywhites dalam krisis mendalam di bawah asuhan pelatih anyar, Igor Tudor.
Jalannya Pertandingan
Tampil di depan pendukung sendiri, Tottenham sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Pada menit ke-34, Dominic Solanke berhasil memecah kebuntuan melalui sontekan jarak dekat memanfaatkan umpan tarik dari sisi sayap. Gol tersebut sempat membangkitkan asa publik London Utara untuk mengakhiri tren negatif.
Namun, petaka mulai terjadi menjelang akhir babak pertama. Kurangnya koordinasi di lini pertahanan Spurs yang kehilangan Cristian Romero akibat suspensi bisa tim tamu manfaatkan dengan sempurna.
Baca juga: Gol Tunggal Summerville Bawa West Ham Tekuk Fulham
Jorgen Strand Larsen menyamakan kedudukan pada menit ke-45+1. Belum sempat bangkit, gawang Guglielmo Vicario kembali bobol pada masa injury time babak pertama (45+7) lewat aksi individu Ismaila Sarr. Skor 1-2 menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, perubahan strategi yang Igor Tudor lakukan dengan memasukkan Richarlison dan Mathys Tel tidak membuahkan hasil signifikan. Crystal Palace justru berhasil mengunci kemenangan melalui gol ketiga mereka di pertengahan babak kedua, memastikan skor akhir 1-3 untuk keunggulan The Eagles.
Igor Tudor dalam Tekanan Berat
Kekalahan ini merupakan kekalahan ketiga beruntun Igor Tudor sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Mantan pelatih Juventus tersebut kini menghadapi kritik tajam dari para penggemar. Tottenham tercatat belum pernah meraih kemenangan di Liga Primer sejak pergantian tahun 2026, sebuah statistik yang sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar Spurs.
Masalah badai cedera juga menjadi alibi Tudor. Kehilangan pilar penting seperti James Maddison, Dejan Kulusevski, dan Destiny Udogie membuat kedalaman skuad Spurs terlihat sangat rapuh menghadapi agresivitas tim papan tengah seperti Crystal Palace.
Klasemen dan Ancaman Relegasi
Dengan hasil ini, posisi Tottenham Hotspur di klasemen sementara Liga Inggris 2025/2026 makin kritis. Hingga 6 Maret 2026, Spurs tertahan di peringkat ke-16 dengan torehan 29 poin, hanya selisih satu poin di atas West Ham United yang berada di zona degradasi.
Sebaliknya, kemenangan ini membawa Crystal Palace asuhan Oliver Glasner naik ke posisi yang lebih aman di papan tengah. Glasner terbukti mampu memanfaatkan kelemahan taktis Spurs yang transisinya sering terlambat saat menghadapi serangan balik cepat.
Tottenham kini harus segera berbenah sebelum melakoni laga krusial melawan Atletico Madrid di kancah Eropa dan kunjungan berat ke Anfield akhir pekan depan. Jika tidak ada perubahan radikal, ancaman bermain di kasta kedua musim depan bisa menjadi kenyataan pahit bagi publik London Utara.
Susunan Pemain
Tottenham Hotspur: Vicario; Porro, Danso, Van de Ven, Souza; Palhinha, Gray, Sarr; Tel, Kolo Muani, Solanke.
Crystal Palace: Henderson; Munoz, Guehi, Richards, Mitchell; Wharton, Hughes, Kamada; Sarr, Eze, Strand Larsen.








