Bangkok (Lampost.co)—Drama luar biasa tersaji dalam laga semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 (Piala AFF Futsal). Tuan rumah Thailand resmi memastikan diri sebagai lawan Timnas Futsal Indonesia di partai final setelah memenangi laga sengit kontra Australia. Bertanding di Nonthaburi Hall, Bangkok, Jumat (10/4/2026), tim berjuluk Gajah Perang tersebut menyudahi perlawanan sporadis skuad Australia dengan skor ketat 4-3.
Kemenangan ini sekaligus mewujudkan “final ideal” yang mempertemukan dua kekuatan terbesar futsal di kawasan Asia Tenggara. Sehari sebelumnya, Indonesia sudah lebih dahulu mengunci tiket final setelah menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2.
Jual Beli Serangan di Babak Pertama
Sejak menit pertama mulai, Thailand langsung mengambil inisiatif serangan dengan dukungan penuh ribuan suporter tuan rumah. Tekanan demi tekanan yang tuan rumah lancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-9. Itticha Praphaphan sukses melepaskan sepakan keras yang gagal kiper Australia antisipasi dan membawa Thailand unggul 1-0.
Baca juga: Bungkam Vietnam 3-2, Timnas Futsal Indonesia Segel Tiket Final ASEAN Futsal 2026
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Australia yang mengandalkan keunggulan fisik dan serangan balik cepat langsung merespons.
Pada menit ke-11, Jacob Harb berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Thailand. Skor imbang ini bertahan hingga jeda antarpemain.
Drama Babak Kedua dan Efektivitas Thailand
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat drastis. Thailand tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31 melalui aksi bintang mereka, Muhammad Osamanmusa. Tak butuh waktu lama bagi publik Bangkok untuk kembali bersorak, karena dua menit berselang, Mitada Piromyu memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
Australia sempat mendapatkan asa melalui titik putih setelah wasit meninjau VAR akibat pelanggaran handball. Jacob Harb yang kembali menjadi algojo sukses memperkecil skor menjadi 3-2. Namun, Thailand kembali menjauh melalui gol Sarawut Phalaphruk lima menit sebelum laga usai, mengubah skor menjadi 4-2.
Di sisa waktu, Australia menerapkan strategi power play. Strategi ini sempat membuahkan hasil lewat gol Ethan De Melo pada menit ke-37, mengubah skor menjadi 4-3. Sisa waktu pertandingan berjalan sangat menegangkan, namun pertahanan disiplin Thailand berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Final Berdarah Memperebutkan Takhta Raja Asia Tenggara
Kemenangan dramatis ini memastikan Thailand akan berhadapan dengan Indonesia dalam laga puncak yang sangat penonton nantikan. Duel ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan panggung pembuktian siapa yang layak menyandang status sebagai raja futsal Asia Tenggara saat ini.
Indonesia yang tampil sangat impresif sepanjang turnamen akan diuji mentalitas juara dan keangkeran markas Thailand. Para penggemar futsal akan mendapat tontonan berkualitas tinggi di partai final nanti.








