Lampung Bidik 1.800 Atlet di Piala Kemenpora RI 2026

Editor Mustaan
Jumat, 29 Mei 2026 20.25 WIB
Lampung Bidik 1.800 Atlet di Piala Kemenpora RI 2026

Bandar Lampung (lampost.co) — Provinsi Lampung bersiap menjadi pusat pembinaan olahraga akuatik nasional melalui penyelenggaraan Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim. Kejuaraan renang tingkat nasional itu dijadwalkan berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung. Acara ini akan berlangsung pada 10—12 Juli 2026.

Ajang hasil kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Arsa Foundation tersebut menargetkan diikuti sekitar 1.800 atlet renang dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem olahraga akuatik. Ini sekaligus mendukung kesiapan Lampung menuju tuan rumah PON 2032.

Persiapan

Ketua Pelaksana Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim, Yudha Al Hadjid, mengatakan persiapan pelaksanaan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pendaftaran peserta resmi dibuka hingga 20 Juni 2026.

“Antusiasme peserta cukup tinggi. Sampai saat ini sudah ada 23 klub yang mendaftar dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Yudha, Jumat, 29 Mei 2026.

Ia menjelaskan sejumlah klub besar dari Palembang, Jambi, Magelang, Pangandaran, Banten, hingga PPOP Jakarta dipastikan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain itu, sebanyak 15 klub renang asal Lampung juga siap bersaing pada ajang nasional tersebut.

Nilai Strategis

Menurut Yudha, kejuaraan ini memiliki nilai strategis karena menggunakan sistem Spectra yang terintegrasi langsung dengan database nasional PB Akuatik Indonesia. Melalui sistem tersebut, seluruh catatan waktu dan prestasi atlet yang bertanding di Kolam Renang Pahoman akan tercatat secara resmi di tingkat nasional.

“Seluruh hasil pertandingan akan masuk ke database nasional PB Akuatik Indonesia sehingga prestasi atlet dapat terpantau secara resmi,” katanya.

Dua kategori

Kejuaraan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni kategori Champion yang menggunakan regulasi resmi PB Akuatik Indonesia bagi atlet pemburu prestasi. Selain itu ada kategori Fun Swimming yang diperuntukkan bagi pelajar dan perenang pemula.

Seluruh nomor pertandingan renang nasional akan dipertandingkan, mulai dari gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, hingga gaya kupu-kupu.

Yudha yang juga anggota DPRD Lampung menilai ajang tersebut dapat menjadi momentum pembenahan fasilitas olahraga di Lampung. Terlebih, kesempatan ini dapat melengkapi sarana olahraga akuatik berstandar nasional.

Saat ini, kata dia, Lampung baru memiliki tiga kolam renang yang dinilai cukup representatif. Ketiganya yakni Kolam Renang Pahoman Bandar Lampung, Kolam Renang Universitas Lampung, dan Kolam Renang Tejosari Metro.

“Harapannya tentu ada penambahan sarana dan prasarana olahraga, terutama kolam renang berstandar nasional untuk mendukung pembinaan atlet,” ujarnya.

Perkuat Pembinaan

Selain menjadi ajang kompetisi, Piala Kemenpora RI 2026 juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet usia dini dan menjaring bibit potensial renang nasional. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.

Kejuaraan nasional itu diproyeksikan menjadi salah satu event olahraga terbesar di Lampung pada 2026. Selain itu, ajang tersebut berpotensi mendorong pertumbuhan sport tourism serta sektor ekonomi daerah melalui kunjungan atlet dan official dari berbagai provinsi.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI