Hasil ini secara matematis memastikan Persijap Jepara lolos dari ancaman degradasi musim ini.
Tangerang (Lampost.co)–Persijap Jepara berhasil memetik hasil yang sangat krusial dalam misi mereka bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Bertandang ke markas Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS), Minggu (10/5/2026), tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut tampil luar biasa dengan melibas tuan rumah tiga gol tanpa balas.
Kemenangan telak 3-0 ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa. Hasil ini secara matematis memastikan Persijap Jepara lolos dari ancaman degradasi musim ini. Skuad asuhan mereka kini naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin, unggul enam angka dari zona merah dengan hanya dua pertandingan tersisa.
Persita Tangerang yang bermain di hadapan pendukung sendiri sejatinya mengambil inisiatif serangan lebih dahulu. Pada menit ke-5, Esal Sahrul mencoba menguji kesigapan kiper lawan lewat tembakan jarak jauh, namun bola masih bisa Sendri Johansyah amankan.
Peluang emas kembali tuan rumah dapat pada menit ke-13 melalui Aleksa Andrejic. Penyerang asal Serbia itu berhasil masuk ke kotak penalti, namun sepakan kerasnya hanya membentur tiang gawang.
Terus mendapat tekanan, Persijap justru menunjukkan efektivitas serangan balik yang mematikan. Pada menit ke-25, berawal dari aksi individu Iker Guarrotxena di sisi kanan, umpan silang matang yang ia lepaskan berhasil Dicky Kurniawan sontek dengan sempurna.
Gol tersebut membawa tim tamu unggul 1-0. Persita berusaha membalas lewat tandukan Javlon Guseynov dan pergerakan Hokky Caraka, namun kegemilangan Sendri Johansyah di bawah mistar membuat skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menyegarkan alur serangan. Persijap memainkan Alexis Gomez dan Rendi Saepul, sementara Persita memasukkan Ahmad Nur Hardianto. Meskipun Persita sempat mencoba mengambil alih kendali permainan, lini belakang Persijap dengan komando Diogo Brito dan Tiri tampil sangat solid.
Bencana bagi Persita mulai pada menit ke-74. Sebuah umpan lambung jauh Diogo Brito berhasil Sudi Abdallah sambut dengan tandukan tajam yang merobek jala Igor Rodrigues. Skor berubah menjadi 2-0.
Hanya berselang dua menit, tepatnya pada menit ke-76, Carlos Franca makin memperlebar keunggulan. Setelah lolos dari kawalan, mengecoh kiper, dan Franca menceploskan bola ke gawang kosong.
Kondisi tuan rumah makin terpuruk pada menit ke-80 setelah Javlon Guseynov menerima kartu merah langsung akibat melanggar Dicky Kurniawan. Bermain dengan sepuluh orang membuat Persita kehilangan taji di sisa waktu pertandingan, dan skor 3-0 tetap bertahan hingga laga usai.
Hasil ini membuat Persijap Jepara bisa bernapas lega karena telah mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi untuk musim depan. Sementara itu, Persita Tangerang masih tertahan di peringkat kesembilan dengan koleksi 44 poin dari 32 pertandingan.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update