Adrian Wibowo adalah talenta muda berdarah Indonesia dengan kualitas yang terbukti mampu bersaing dengan sejumlah pemai top di Major League Soccer (MLS) dapat menjadi solusi untuk mempertajam lini serang Timnas Indonesia.
Jakarta (Lampost.co) — Pemain diaspora yang ingin memperkuat Timnas Indonesia kembali bertambah. Kali ini striker muda Los Angeles FC (LAFC) di Major League Soccer (MLS) berdarah Jawa-Amerika, Adrian Wibowo, yang kabarnya tertarik membela Merah Putih pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Adrian yang baru berusia 19 tahun, dinilai punya daya gedor tinggi dan visi bermain cerdas. Kehadirannya bisa mempertajam lini depan timnas dan tandem ideal Ole Romeny.
Adrian Wibowo lahir di Amerika Serikat dari ayah keturunan Jawa. Dia memulai karier sepak bola sejak usia muda dan menjadi bagian dari skuad Timnas AS U-17. Kemampuan teknik dan kecepatannya membawanya menembus tim senior LAFC yang kini berisikan striker kelas dunia, seperti Olivier Giroud.
Penampilan menawan Adrian bersama tim utama LAFC langsung mengundang perhatian, padahal baru mencatat debut di tim utama. Bahkan, pelatih LAFC, Steve Cherundolo, memuji Adrian yang bermain impresif dalam beberapa laga awal dan naluri mencetak golnya.
Kemampuan dan aksi Adrian menunjukkan sebagai pemain berkulitas sehingga cukup wajar jika LAFC mempertahankannya di tengah ketatnya persaingan pemain asing di MLS.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, hanya memiliki tiga poin di lini serang. Ole Romeny, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen menjadi trio andalan. Namun, hanya Romeny yang tampil konsisten dengan mencetak dua gol dalam dua laga terakhir.
Kluivert menyadari variasi serangan timnya masih minim. Kehadiran Adrian akan memberikan angin segar dalam menambah daya gedor Timnas Garuda. Dia bisa langsung bermain di dua laga penting saat menjamu China dan bertandang ke kandang Jepang pada Juni mendatang, jika proses naturalisasinya berjalan lancar.
Adrian menunjukkan sinyal positif memperkuat Indonesia. Meski masih memegang paspor Amerika, ia membuka peluang dinaturalisasi demi membela negara leluhurnya.
Proses naturalisasi Adrian berpotensi lebih cepat karena ia memiliki darah keturunan langsung dari ayah yang berasal dari Jawa. Menurut informasi dari internal PSSI, kini tengah mempersiapkan proses administrasi Adrian.
Adrian dengan gaya bermain menyerang dan kemampuan membuka ruang berpeluang menjadi tandem ideal untuk Ole Romeny. Kombinasi keduanya dinilai bisa meningkatkan agresivitas lini depan Garuda.
Duet Adrian-Romeny diyakini dapat mengatasi kebuntuan lini serang yang kerap dialami Indonesia saat menghadapi tim dengan pertahanan kuat.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update