Bandar Lampung (Lampost.co) — Mobil LCGC atau Low Cost Green Car terancang untuk hemat biaya dan ramah lingkungan. Pemerintah Indonesia bahkan mendukung penuh pengembangannya melalui berbagai regulasi. Mobil LCGC itu cocok untuk penggunaan harian di kota besar yang padat.
Mobil itu jadi favorit karena konsumsi bensinnya sangat efisien. Harga yang terjangkau dan fitur yang cukup lengkap membuat LCGC sering jadi pilihan pertama bagi keluarga muda atau pekerja kantoran yang butuh mobil praktis.
Dukungan Pemerintah untuk Mobil LCGC
Pemerintah memberikan insentif khusus agar mobil LCGC makin terjangkau. Bentuk dukungan tersebut antara lain:
- Keringanan pajak melalui skema LCGC.
- Aturan konsumsi bahan bakar minimal 20 km/liter.
- Regulasi harga maksimal yang membuat mobil itu tetap murah.
- Sertifikasi khusus dari Ditjen ILMATE Kemenperin.
Semua dukungan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah.
Konsumsi Bahan Bakar LCGC Irit
Salah satu daya tarik utama mobil LCGC adalah konsumsi bensin yang sangat hemat. Berdasarkan aturan dari Kemenperin, mobil jenis itu harus bisa menempuh minimal 20 kilometer per liter bensin.
Bahkan, beberapa model, seperti Honda Brio Satya atau Toyota Agya, bisa melaju hingga 22 kilometer per liter. Hal itu membuatnya sangat efisien untuk dipakai di tengah kemacetan kota.
Lembaga global seperti International Council on Clean Transportation (ICCT) juga menyebut mobil irit seperti LCGC dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, terutama di negara berkembang.
Mobil LCGC Cocok untuk Kota Besar
Data dari World Economic Forum dan UN-Habitat menunjukkan kota-kota besar di Asia mengalami lonjakan populasi. Kondisi itu membuat kebutuhan akan transportasi efisien jadi makin mendesak.
Berikut alasan kenapa LCGC cocok untuk masyarakat urban:
- Ukurannya kecil, mudah parkir.
- Emisi gas buangnya rendah.
- Biaya operasionalnya ringan.
- Cocok untuk perjalanan harian jarak pendek.
Segala keunggulannya itu membuat mobil LCGC mendukung gaya hidup urban yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Mobil LCGC menawarkan solusi mobilitas yang hemat, praktis, dan mendukung lingkungan. Konsumsi bensin minimal 20 km/liter menjadikan biaya operasional jadi sangat ringan.
Pemerintah pun terus mendorong penggunaan mobil itu dengan berbagai insentif. Regulasi khusus membuat produsen terus berinovasi menghadirkan mobil yang murah tapi tetap berkualitas.
Mobil itu cocok buat keluarga muda, pekerja kota, atau yang ingin kendaraan fungsional dengan harga masuk akal. Di tengah padatnya lalu lintas kota, LCGC bisa jadi pilihan cerdas untuk mobilitas sehari-hari.