• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/02/2026 12:36
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Otomotif

Krisis Otomotif Nasional Kian Parah, ini Penyebabnya

EffranbyEffran
11/10/25 - 17:36
in Otomotif
A A
Pengunjung memadati ruang pamer mobil di ajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). Dok Antara

Pengunjung memadati ruang pamer mobil di ajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). Dok Antara

Jakarta (Lampost.co) — Industri otomotif nasional sedang menghadapi masa sulit. Di tengah menurunnya daya beli masyarakat, beban pajak kendaraan yang menembus 40 persen dari harga jual mobil membuat konsumen makin enggan membeli kendaraan baru.

Pengamat otomotif, Agus Tjahjana, menyebutkan total pajak kendaraan di Indonesia termasuk yang tertinggi di Asia Tenggara. Pajak tersebut meliputi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Nilainya bisa mendekati separuh dari harga jual mobil.

“Kalau harga mobil terlalu mahal, orang tentu menunda pembelian. Cara tercepat meningkatkan penjualan adalah dengan menurunkan pajak,” ujar Agus dalam forum “Lima Dekade Industri Otomotif, Produk Lokal Pasar Global”.

Beban Pajak Indonesia Lebih Berat dari Thailand

Agus menilai, beban pajak kendaraan di Indonesia jauh lebih besar daripada Thailand. Di Negeri Gajah Putih, total pajak kendaraan hanya sekitar 32 persen. Struktur pajak yang lebih ringan membuat Thailand lebih kompetitif dan menarik bagi investor otomotif global.

“Contohnya, satu unit Toyota Camry bisa kena BBNKB sampai Rp15 juta. Padahal dua tahun uang itu cukup untuk beli dua motor,” katanya.

Dia menilai, pemerintah perlu mengevaluasi sistem perpajakan agar lebih adil dan berimbang. Selain itu, kebijakan pajak untuk kendaraan listrik impor juga sebaiknya dikaji ulang agar produk lokal tetap memiliki daya saing.

Tantangan Baru: Mobil Listrik dan Rantai Pasok Lokal

Peralihan menuju kendaraan listrik membawa tantangan baru bagi industri otomotif nasional. Meski penjualan mobil listrik terus meningkat, industri komponen dalam negeri belum banyak terlibat.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM), Rachmat Basuki, menyebutkan beberapa perusahaan lokal menjalin komunikasi dengan pabrikan EV besar seperti BYD. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan kerja sama konkret.

“Kami sudah business matching sejak tahun lalu. Tapi belum ada satu pun yang sepakat untuk lokalisasi produksi,” ujarnya.

Rachmat menduga, perbedaan biaya produksi dan sistem pembayaran menjadi alasan utama belum tercapainya kesepakatan. Ia berharap pemerintah memberi insentif berbasis nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), agar pabrikan berlomba menyerap produk lokal.

Pemerintah Diminta Evaluasi Pajak dan Dorong Insentif

Asisten Deputi Pengembangan Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, Elektronika dan Aneka Kemenko Perekonomian, Atong Soekirman, mengatakan pemerintah membuka peluang penurunan tarif BBN-KB. Langkah itu bisa menekan harga jual mobil dan mendongkrak penjualan.

“Mungkin pendekatannya dari non-pajak dulu, seperti BBN-KB. Beberapa waktu lalu pembebasan tarif itu juga untuk kendaraan listrik,” ujar Atong.

Data menunjukkan, penjualan mobil periode Januari–Agustus 2025 hanya mencapai 500.951 unit, turun dari 560.552 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Gaikindo Dorong Insentif Pajak untuk Pulihkan Industri

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menilai pemerintah perlu memberikan insentif jangka pendek agar industri otomotif kembali bergairah. Ia mengingatkan, kebijakan serupa pernah berhasil saat pandemi Covid-19 melalui program PPnBM Ditanggung Pemerintah (DTP).

“Kalau insentif seperti saat pandemi ada lagi, penjualan bisa naik. Saat itu, penjualan mobil tembus lebih dari 1 juta unit,” ujarnya.

Kukuh juga menyoroti keberhasilan Malaysia menjaga pertumbuhan industri otomotifnya. Populasi hanya 34 juta jiwa, tetapi penjualan mobil Malaysia mencapai 816 ribu unit pada 2024, berkat kebijakan insentif yang konsisten sejak pandemi.

Industri otomotif Indonesia masih menjadi salah satu sektor penting penopang ekonomi. Namun, tanpa reformasi pajak dan dukungan terhadap industri komponen lokal, posisi Indonesia bisa tertinggal dari negara tetangga.

Pemerintah perlu segera meninjau kembali struktur pajak kendaraan dan insentif bagi mobil listrik agar lebih berpihak pada produksi lokal. Sebab, industri otomotif nasional berisiko kehilangan daya saing di pasar regional dan global.

Tags: BBNKBGaikindoindustri otomotif ASEANIndustri otomotif Indonesiakendaraan listrikPajak Kendaraanpajak mobil 40 persenpajak otomotif tinggipenjualan mobil turunPPnBM
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Lampu mobil. Ilustrasi/Freepik

10 Mobil Baru 2026 yang Diprediksi Meluncur di Indonesia

byEffran
19/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Industri otomotif Indonesia bersiap menyambut gelombang mobil model baru sepanjang 2026. Sejumlah pabrikan global memberi sinyal...

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors. Distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation di Indonesia itu meresmikan relokasi diler PT Lautan Berlian Utama Motor di Bandar Lampung.

Mitsubishi Fuso Perkuat Layanan Lewat Relokasi Diler LBUM Bandar Lampung

bySri Agustina
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)--PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors mewujudkan komitmen memperkuat layanan purna jual di wilayah strategis logistik nasional. Distributor...

Sepeda motor keluaran QJMotor

Perkuat Jaringan Sumatra, QJMOTOR Resmi Buka Dealer 3S di Way Halim Lampung

byIsnovan Djamaludin
13/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)–QJMOTOR terus memperkuat jaringan distribusi nasional melalui peresmian dealer resmi terbarunya di Lampung yang dikelola CV Lima Lima....

Berita Terbaru

Minecraft Java Vulkan
Teknologi

Minecraft Java 2026 Tinggalkan OpenGL: Migrasi ke Vulkan API Jadi Kunci ‘Vibrant Visuals’

byDenny ZY
21/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki Februari 2026, Mojang Studios melakukan langkah teknis paling berani sepanjang sejarah 17 tahun pengembangan Minecraft...

Read moreDetails
Film Kingdom of Heaven.

7 Rekomendasi Film dan Serial saat Ramadan

21/02/2026
Minecraft 26.1

Revolusi Avatar Minecraft 2026: Sinergi AI dan Nova Skin Ubah Wajah Identitas Digital

21/02/2026
Pembangunan Jawa Tengah Menunjukkan Tren Positif Berkat Kerja-Kerja Kolaboratif

Pembangunan Jawa Tengah Menunjukkan Tren Positif Berkat Kerja-Kerja Kolaboratif

21/02/2026
Resident Evil Requiem Jakarta

Jadwal & Panduan Event Resident Evil Requiem Gandaria City 2026: Tips Antrean dan Merchandise

21/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.