Jakarta (Lampost.co) — Kabar penting bagi siswa dan orang tua akhirnya datang. Pengumuman hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP akan serentak pada 24 Mei 2026.
Setelah menjalani ujian sepanjang April, peserta kini memasuki fase penantian. Momen itu menjadi penentu untuk melihat capaian belajar mereka.
Berbeda dengan jenjang SMA, TKA untuk SD dan SMP hanya menguji dua mata pelajaran. Peserta mengerjakan soal Bahasa Indonesia dan Matematika.
Setiap sesi berlangsung antara 75 hingga 150 menit. Durasi tersebut cukup untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. Pendekatan itu agar hasil lebih fokus dan mencerminkan kemampuan dasar peserta.
Tim penilai mulai mengolah hasil ujian sejak 18 Mei hingga 23 Mei 2026. Proses itu tidak sekadar menjumlahkan skor.
Penilaian mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik peserta. Metode itu membuat hasil lebih adil dan akurat. Sistem tersebut membuat capaian setiap siswa dapat tergambar secara lebih jelas.
Siswa dapat melihat hasil TKA melalui situs resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di alamat tka.kemendikdasmen.go.id.
Langkahnya cukup sederhana. Masukkan nomor peserta dan tanggal lahir sesuai kartu ujian. Setelah itu, klik menu “Lihat Hasil”. Sistem akan langsung menampilkan nilai lengkap masing-masing peserta.
Selain skor, setiap peserta juga menerima sertifikat resmi. Dokumen itu memuat deskripsi capaian belajar siswa.
Sertifikat tersebut membantu siswa memahami kekuatan dan kelemahan mereka. Guru dan orang tua juga dapat menggunakannya sebagai acuan belajar. Data itu menjadi strategi pembelajaran bisa tersusun lebih tepat.
Pendaftaran berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, siswa mengikuti simulasi pada 2 hingga 8 Maret.
Sekolah kemudian menggelar gladi bersih dari 9 hingga 17 Maret. Ujian utama berlangsung pada 20 hingga 30 April. Bagi yang berhalangan, ujian susulan digelar pada 11 hingga 17 Mei.
Untuk jenjang SMP, pendaftaran berlangsung pada periode yang sama. Simulasi berlangsung lebih awal, yaitu 23 Februari hingga 1 Maret.
Gladi bersih berlangsung pada 9 hingga 17 Maret. Ujian utama digelar pada 6 hingga 16 April. Peserta yang tidak hadir mengikuti ujian susulan pada 11 hingga 17 Mei.
Pengumuman pada 24 Mei bukan sekadar formalitas. Data hasil TKA menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah.
Guru dapat menyesuaikan metode mengajar berdasarkan capaian siswa. Sementara itu, siswa bisa memperbaiki strategi belajar mereka. TKA juga berfungsi sebagai alat pemetaan kemampuan secara nasional.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update