Pringsewu (Lampost.co): Setelah 2 hari melakukan pencarian Axel Rama Rafiansyah (16), korban hanyut terbawa arus Way (sungai) Bulok, Gadingrejo, akhirnya warga menemukan jasad korban pada Selasa, 5 Maret 2024, sekitar pukul 07.00 WIB.
Warga menemukan jasad korban yang masih berstatus pelajar kelas 3 SMK itu, mengapung di bawah jembatan gantung Pekon Yogyakarta, Gadingrejo. Atau berjarak sekitar 5-6 kilometer dari lokasi awal tenggelam akibat terbawa arus sungai.
“Warga menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ujar kasi Humas Iptu Priyono, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya, Selasa, 5 Maret 2024.
Priyono mengatakan tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi jasad korban dan membawa ke rumah duka di RT 11, Pekon Sidoharjo, Pringsewu.
Sebelumnya, peristiwa nahas tersebut bermula saat lima remaja asal Pringsewu hanyut saat mandi di Way Bulok. Empat orang berhasil selamat, sedangkan satu remaja masih dalam pencarian.
Keempat remaja yang selamat bernama Ari (16), Bayu (16), Surya (16) dan Revan (16). Kelima remaja tersebut adalah warga Pekon Sidoharjo, Pringsewu dan masih berstatus pelajar SMA.
Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Rohmadi menjelaskan, pada Minggu, 3 Maret 2024, sekitar pukul 17.00 WIB, warga melihat kelima remaja mandi di sungai, tepatnya di belakang PDAM Sidoharjo, Pringsewu dengan menggunakan batang pisang.
“Sekitar pukul 17.30 WIB, batang pisang yang mereka naiki menabrak tiang jembatan. Lalu kelima remaja tersebut hanyut terbawa arus. Dalam peristiwa tersebut, tiga remaja berhasil menepi sedangkan dua remaja hanyut terbawa arus,” katanya.
Dari dua korban terbawa arus, warga berhasil menyelamatkan satu remaja bernama Revan berjarak 1 kilometer dari lokasi awal hanyut. Sedangkan satu remaja bernama Axel masih belum diketahui keberadaanya dan diperkirakan hanyut terbawa aliran sungai.
Ikuti terus berita dan artikel Lampost.co lainnya di Google News.







