• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 07/01/2026 22:44
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Ada 337 Usulan Pemekaran Daerah Masuk Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya menerima 337 usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tanah air.

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
11/12/24 - 16:12
in Nasional, Politik
A A
Ilustrasi Daerah Otonomi Khusus. MI

Ilustrasi Daerah Otonomi Khusus. MI

Jakarta (Lampost.co) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya menerima 337 usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tanah air. Jumlah tersebut meliputi 42 usulan pemekaran provinsi, 248 pemekaran kabupaten, 36 pemekaran kota, 6 pemekaran daerah istimewa, dan 5 pemekaran otonomi khusus.

 

“Tadi pembahasan tentang daerah otonomi baru banyak usulan ya, kami sendiri sudah ada 337 (usulan) ya,” kata Bima mengutip Media Indonesia (Grub Lampost.co), Rabu, 11 Desember 2024.

 

Namun, ia menekankan perlu pertimbangan matang dan kehati-hatian. Apalagi untuk membuka moratorium tersebut sebab menyangkut kapasitas fiskal negara sebagai faktor pembentukan DOB.

 

“Hal ini terkait dengan fiskal negara, kondisi kapasitas fiskal kita, kemampuan perencanaannya seperti apa. Pendanaan seperti apa. Jadi harus melibatkan banyak pihak,” ucapnya.

 

Kemudian Bima menyampaikan bahwa diskusi tentang arah otonomi daerah ke depan menjadi salah satu pembahasan. Hal itu yang ikut terbahas dalam Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI tersebut.

 

“Apakah tetap pada provinsi, apa kota/kabupaten, dan bagaimana sistem pemilihannya. Kami sampaikan bahwa kami memberikan ruang kepada semua untuk memberikan masukan terkait dengan perbaikan sistem,” ujarnya.

 

Selanjutnya terkait banyaknya usulan tersebut, ia menyampaikan Kemendagri menerima banyak sekali permintaan agar moratorium DOB berhenti. “Berapa kali memang terjadi pembicaraan atau diskusi apakah sudah waktunya kita membuka keran DOB tadi,” kata Bima.

Moratorium

Kemudian bila kebijakan moratorium tercabut. Maka tersepakati agar pembentukan daerah terlaksanakan secara terbatas dan betul-betul berkaitan dengan kepentingan strategis nasional.

 

Sebab, banyak DOB yang tidak memenuhi target lantaran pembiayaan dan ketergantungan pada pusat cukup besar. Namun tidak berkembangan sesuai dengan target pemekaran daerah yang terharapkan.

 

“Ada DOB yang baik, tetapi banyak juga catatan DOB yang bisa terkatakan tidak maksimal begitu. Nah ini membutuhkan kajian yang sangat matang,” ujarnya.

 

Padahal saat ini, pembiayaan program-program prioritas nasional tengah membutuhkan banyak anggaran. Misalnya, dalam mendukung kedaulatan pangan.

 

“Tentunya pembiayaan DOB itu juga harus kita hitung sejauh mana itu bisa tetap mendukung kebijakan-kebijakan nasional tadi,” tuturnya.

 

Namun, ia menggarisbawahi bahwa sejumlah daerah memang membutuhkan pemekaran karena wilayahnya yang terlalu luas. “Jadi beberapa daerah memerlukan kajian khusus yang panjang. Tapi beberapa daerah itu sudah ada kajiannya, dan sudah matang, dan tinggal terambil keputusan,” katanya.

Tags: 337 usulanBima Arya Sugiartodaerah istimewadaerah otonomi barudi tanah airDOBKabupatenKotaotonomi khusus.pembentukanpemekaranProvinsiWakil Menteri Dalam NegeriWamendagri
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Hasnaeni Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton, Bawa Bukti Chat sebagai Novum

Bawa Bukti Chat, Hasnaeni ‘Wanita Emas’ Ajukan PK Kedua Kasus Korupsi Waskita Beton

byNur
07/01/2026

Jakarta (Lampost.co)--– Terpidana kasus korupsi dana PT Waskita Beton Precast Tbk, Hasnaeni Moein alias Wanita Emas, kembali menempuh upaya hukum...

Radikalisme

27 Grup Media Sosial Sasar Anak dengan Ideologi Ekstrem

byDelima Napitupulu
07/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mempublikasikan temuan terkait puluhan grup percakapan daring yang diduga aktif menyebarkan paham ekstrem...

teror

Insiden di Indonesia Jadi Inspirasi Kekerasan Remaja di Luar Negeri

byDelima Napitupulu
07/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mengungkap fenomena serius terorisme global. Aksi kekerasan yang terjadi di Indonesia kini justru jadi...

Berita Terbaru

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025
Bandar Lampung

PSN Jadi Kunci Sukses Bandar Lampung Tekan Angka DBD di 2025

byWandi Barboyand1 others
07/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Muhtadi A. Temenggung menyampaikan perkembangan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota...

Read moreDetails
Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

Waspadai Barang Bekas Bisa Jadi Sarang Nyamuk di Musim Hujan

07/01/2026
Bandar Lampung Catat 417 Kasus DBD Selama 2025

Bandar Lampung Catat 417 Kasus DBD Selama 2025

07/01/2026
Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). // Dok PT Hutama Karya

Hutama Karya : Peningkatan Volume Kendaraan Lewati JTTS pada Natal dan Tahun Baru 2026

07/01/2026
Mobil Produksi Indonesia Justru Moncer di Venezuela.

Di Tengah Gejolak Politik, Mobil Produksi Indonesia Ini Justru Moncer di Venezuela

07/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.