• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 14/02/2026 08:17
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Nasional

Ada 337 Usulan Pemekaran Daerah Masuk Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya menerima 337 usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tanah air.

Triyadi IsworoMedia IndonesiabyTriyadi IsworoandMedia Indonesia
11/12/24 - 16:12
in Nasional, Politik
A A
Ilustrasi Daerah Otonomi Khusus. MI

Ilustrasi Daerah Otonomi Khusus. MI

Jakarta (Lampost.co) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya menerima 337 usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di tanah air. Jumlah tersebut meliputi 42 usulan pemekaran provinsi, 248 pemekaran kabupaten, 36 pemekaran kota, 6 pemekaran daerah istimewa, dan 5 pemekaran otonomi khusus.

 

“Tadi pembahasan tentang daerah otonomi baru banyak usulan ya, kami sendiri sudah ada 337 (usulan) ya,” kata Bima mengutip Media Indonesia (Grub Lampost.co), Rabu, 11 Desember 2024.

 

Namun, ia menekankan perlu pertimbangan matang dan kehati-hatian. Apalagi untuk membuka moratorium tersebut sebab menyangkut kapasitas fiskal negara sebagai faktor pembentukan DOB.

 

“Hal ini terkait dengan fiskal negara, kondisi kapasitas fiskal kita, kemampuan perencanaannya seperti apa. Pendanaan seperti apa. Jadi harus melibatkan banyak pihak,” ucapnya.

 

Kemudian Bima menyampaikan bahwa diskusi tentang arah otonomi daerah ke depan menjadi salah satu pembahasan. Hal itu yang ikut terbahas dalam Rapat Kerja bersama Komite I DPD RI tersebut.

 

“Apakah tetap pada provinsi, apa kota/kabupaten, dan bagaimana sistem pemilihannya. Kami sampaikan bahwa kami memberikan ruang kepada semua untuk memberikan masukan terkait dengan perbaikan sistem,” ujarnya.

 

Selanjutnya terkait banyaknya usulan tersebut, ia menyampaikan Kemendagri menerima banyak sekali permintaan agar moratorium DOB berhenti. “Berapa kali memang terjadi pembicaraan atau diskusi apakah sudah waktunya kita membuka keran DOB tadi,” kata Bima.

Moratorium

Kemudian bila kebijakan moratorium tercabut. Maka tersepakati agar pembentukan daerah terlaksanakan secara terbatas dan betul-betul berkaitan dengan kepentingan strategis nasional.

 

Sebab, banyak DOB yang tidak memenuhi target lantaran pembiayaan dan ketergantungan pada pusat cukup besar. Namun tidak berkembangan sesuai dengan target pemekaran daerah yang terharapkan.

 

“Ada DOB yang baik, tetapi banyak juga catatan DOB yang bisa terkatakan tidak maksimal begitu. Nah ini membutuhkan kajian yang sangat matang,” ujarnya.

 

Padahal saat ini, pembiayaan program-program prioritas nasional tengah membutuhkan banyak anggaran. Misalnya, dalam mendukung kedaulatan pangan.

 

“Tentunya pembiayaan DOB itu juga harus kita hitung sejauh mana itu bisa tetap mendukung kebijakan-kebijakan nasional tadi,” tuturnya.

 

Namun, ia menggarisbawahi bahwa sejumlah daerah memang membutuhkan pemekaran karena wilayahnya yang terlalu luas. “Jadi beberapa daerah memerlukan kajian khusus yang panjang. Tapi beberapa daerah itu sudah ada kajiannya, dan sudah matang, dan tinggal terambil keputusan,” katanya.

Tags: 337 usulanBima Arya Sugiartodaerah istimewadaerah otonomi barudi tanah airDOBKabupatenKotaotonomi khusus.pembentukanpemekaranProvinsiWakil Menteri Dalam NegeriWamendagri
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

Ketua MPR RI Dorong UMKM dan Pariwisata Lampung Selatan, Tol Bakter Perkuat Konektivitas

byMustaan
13/02/2026

Lampung Selatan (lampost.co) — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau perkembangan sektor...

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

Butuh Upaya Kolektif untuk Tingkatkan Peran Perempuan di Bidang Politik

byRicky Marlyand1 others
13/02/2026

Jakarta (Lampost.co) -- Butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk merealisasikan sejumlah kebijakan dan langkah afirmasi yang ada. Hal ini...

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Pembinaan Peternak Sapi Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan

byMustaan
11/02/2026

Lampung Selatan (Lampost.co) — Penguatan ketahanan pangan berbasis protein hewani terus begerak di Lampung. Salah satunya PT Juang Jaya Abdi...

Berita Terbaru

Langit mendung dan rintik hujan menyelimuti Tugu Adipura Kota Bandar Lampung. BMKG memprediksi cuaca Provinsi Lampung berawan berpotensi hujan. (Foto: Triyadi Isworo/Lampost.co)
Cuaca

Sabtu, 14 Februari 2026, Lampung Berawan Berpotensi Hujan

byTriyadi Isworo
14/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca harian. Minggu, 14 Februari 2026, cuaca Provinsi...

Read moreDetails
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi gempa bumi. Dok BMKG

Gempa 1.9 Magnitudo di Wilayah Selat Sunda

14/02/2026
Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten, Brigadir Jenderal TNI Andrian Susanto saat memberi arahan ketika Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Dukung Penuh Penegakan Ketertiban dan Hukum di Lampung

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Pemprov Lampung – Kodam XXI/Radin Inten Bersinergi Ciptakan Stabilitas Keamanan

14/02/2026
Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat, 13 Februari 2026. Dok ADPIM Lampung

Kodam XXI/Radin Inten Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

14/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.