Partai NasDem Hormati Pilihan Jokowi jika Gabung PSI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah bersiap menjadi partai super terbuka. Istilah itu yang pernah tersampaikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo. 

Editor Triyadi Isworo, Penulis Media Indonesia
Jumat, 28 Maret 2025 15.00 WIB
Partai NasDem Hormati Pilihan Jokowi jika Gabung PSI
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Hermawi Taslim. (Dok. Medcom)

Jakarta (Lampost.co) – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tengah bersiap menjadi partai super terbuka. Istilah itu yang pernah tersampaikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo. 

Sementara itu, Jokowi dekat dengan berbagai partai. Mantan Gubernur Jakarta itu hingga sekarang belum memiliki kendaraan politik baru seusai keluar dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim mengatakan, kedekatan partainya dengan Jokowi merupakan silaturahmi politik. NasDem, jelasnya, menghormati apapun pilihan Jokowi, termasuk jika nantinya memilih bergabung dengan PSI.

“NasDem mengembangkan politik silaturahmi. Senantiasa berusaha dekat dan dialogis dengan semua kalangan. Termasuk tapi tidak terbatas hanya dengan Jokowi. NasDem senantiasa menghormati pilihan politik semua pihak. Jadi ya biasa-biasa saja kalau seseorang terlihat mendekat dengan parpol tertentu. Seumpama Jokowi anggapannya dekat dengan PSI, itu biasa saja,” ujar Hermawi.

Meski demikian, Hermawi mengaku belum mengetahui dengan pasti apakah Jokowi benar-benar akan bergabung dengan PSI. “Merapat ke mana itu hak konstitusional Jokowi,” katanya.

Sementara PSI sendiri bakal menggelar kongres pada akhir bulan Mei 2025. Salah satu agenda kongres ialah pemilihan ketua umum dan penyusunan struktur partai. Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep tidak menjawab soal peluang Jokowi masuk dalam struktur partainya. 

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI