Bandar Lampung (Lampost.co) — Ramadan selalu menghadirkan peluang emas bagi pelaku usaha. Perubahan pola konsumsi masyarakat membuka ruang bisnis yang sangat luas. Permintaan makanan berbuka, sahur, hingga kebutuhan Lebaran meningkat tajam setiap tahun.
Momentum itu cocok untuk pemula maupun pelaku UMKM. Anda bisa memulai dari rumah dengan modal terjangkau. Jika serius, Ramadan dapat menjadi titik awal kesuksesan usaha Anda.
Berikut tujuh ide bisnis Ramadan 2026 yang menjanjikan keuntungan maksimal.
-
Jualan Takjil: Gorengan dan Makanan Manis Selalu Diburu
Takjil menjadi incaran utama menjelang magrib. Gorengan seperti bakwan, risol, tahu isi, dan pisang goreng selalu laris manis.
Selain itu, kolak pisang, bubur sumsum, dan es campur juga banyak dicari. Modal usaha itu relatif kecil dan perputaran uang cepat.
Pilih lokasi strategis seperti depan rumah atau dekat masjid. Jaga rasa dan kebersihan agar pelanggan kembali membeli.
-
Minuman Segar dan Salad Buah, Pelepas Dahaga Favorit
Setelah seharian berpuasa, masyarakat mencari minuman menyegarkan. Es buah, es timun suri, dan es kelapa muda selalu menjadi primadona.
Jus segar dan minuman kekinian juga memiliki pasar luas. Salad buah semakin diminati karena tren hidup sehat terus meningkat.
Tawarkan variasi topping dan ukuran kemasan berbeda. Strategi itu membantu meningkatkan nilai penjualan.
-
Bisnis Kue Kering, Cuan Besar Jelang Lebaran
Permintaan kue kering melonjak menjelang Idul Fitri. Nastar, kastengel, putri salju, dan lidah kucing selalu hadir di meja tamu.
Buka sistem pre-order sejak awal Ramadan. Produksi bertahap membantu menjaga kualitas dan efisiensi biaya.
Gunakan kemasan menarik dan higienis. Anda juga bisa menawarkan paket bundling untuk meningkatkan pembelian.
-
Hampers dan Parcel Lebaran, Tren yang Terus Tumbuh
Tradisi berbagi membuat bisnis hampers terus berkembang. Konsumen mencari paket menarik untuk keluarga dan relasi bisnis.
Isi hampers bisa berupa kue kering, sirup, perlengkapan ibadah, atau sembako. Desain kemasan unik akan meningkatkan daya tarik produk.
Tawarkan pilihan paket ekonomis hingga premium. Kerja sama dengan UMKM lokal dapat menekan biaya produksi.
-
Katering Sahur dan Berbuka, Solusi Praktis Karyawan
Banyak pekerja tidak sempat memasak selama Ramadan. Mereka memilih layanan katering praktis dan terjangkau.
Tawarkan paket harian, mingguan, atau bulanan. Sediakan menu sehat dan bergizi agar pelanggan puas. Pastikan pengiriman tepat waktu. Ketepatan jadwal menentukan loyalitas konsumen.
-
Sayur Matang Siap Santap, Praktis dan Menguntungkan
Keluarga modern sering mencari lauk siap santap. Rendang, ayam semur, tumis sayur, dan sambal goreng kentang memiliki permintaan tinggi.
Jual dalam kemasan rapi dan higienis. Konsistensi rasa akan membuat pelanggan melakukan repeat order. Anda juga bisa menerima pesanan untuk acara buka bersama.
-
Busana Muslim dan Perlengkapan Ibadah, Laris Jelang Lebaran
Ramadan identik dengan busana baru. Baju koko, gamis, tunik, hijab, mukena, dan sarung banyak diburu.
Manfaatkan marketplace dan media sosial untuk menjangkau pasar lebih luas. Gunakan foto produk berkualitas tinggi. Respon cepat dan pelayanan ramah meningkatkan kepercayaan pembeli.
Strategi Agar Bisnis Ramadan Makin Maksimal
- Tentukan target pasar sejak awal.
- Hitung modal dan proyeksi keuntungan dengan rinci.
- Gunakan promosi digital melalui WhatsApp, Instagram, dan TikTok.
- Berikan promo bundling atau diskon khusus menjelang Lebaran.
- Kelola keuangan dengan disiplin.
- Pisahkan uang usaha dan pribadi agar arus kas tetap sehat.
(Restu Amalia)








