Bandar Lampung (Lampost.co) — Pemerintah Provinsi Lampung siapkan dana anggaran senilai Rp1,254 triliun untuk meningkatkan tingkat kemantapan jalan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqulloh dalam podcast Lampung Post Update, Selasa, 27 Januari 2026.
Taufiq menilai langkah tersebut sebagai upaya dari Pemerintah Provinsi untuk mempercepat penanganan jalan rusak.
“Total anggaran kita mencapai Rp1,254 triliun. Rinciannya, Rp1 triliun berasal dari dana pinjaman, dan Rp254 miliar dialokasikan dari APBD murni,” ujar M. Taufiqulloh dalam keterangannya.
Baca juga : DPRD Lampung Optimistis 85 Persen Jalan Mantap pada 2026
Taufiqulloh menegaskan bahwa besarnya porsi anggaran ini tidak lepas dari kerja keras dan komitmen pimpinan daerah. “Ini effort Pak Gubernur yang benar-benar luar biasa untuk memastikan infrastruktur kita membaik,” tambahnya.
Targetkan Perbaikan Hampir 100 Km
Dengan dana sebesar itu, publik tentu bertanya seberapa besar dampaknya terhadap kondisi jalan di Lampung.
Menjawab hal tersebut, Taufiqulloh menjelaskan bahwa dana pinjaman tersebut akan difokuskan untuk menangani ruas-ruas jalan strategis dengan penanganan yang komprehensif, termasuk penggantian konstruksi pada titik-titik tertentu.
“Rencananya, khusus dari dana pinjaman, kita bisa menangani hampir 98 kilometer, atau mendekati 100 kilometer. Ini karena memang ada bagian jalan yang konstruksinya harus kita ganti,” jelas Taufiqulloh.
Meski anggaran yang digelontorkan sangat besar, Taufiqulloh meminta masyarakat untuk realistis mengenai target tingkat kemantapan jalan. Ia menepis anggapan bahwa kemantapan jalan bisa langsung melonjak drastis hingga angka 90 persen dalam sekejap.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur adalah proses yang berkelanjutan (“nyicil”) dan terukur.
“Kalau mau langsung naik ke 90 persen, tentu butuh dana yang jauh lebih besar lagi. Kita ini kan ibaratnya ‘nyicil’. Dengan asumsi kita bisa menekan kerusakan seperti tahun kemarin di angka 2 hingga 2,2 persen, kita akan lakukan penanganan yang sama untuk mengangkat persentase kemantapan jalan tersebut,” paparnya.
Pihaknya optimis, dengan pelaksanaan yang tepat, hasil signifikan akan terlihat pada akhir tahun anggaran.
“Insyaallah di Desember nanti kita akan hitung hasil akhirnya. Kita optimis tingkat kemantapan jalan kita akan naik,” pungkas Taufiqulloh.








