Bandar Lampung (Lampost.co) — Laju digitalisasi industri dan kebutuhan akan pusat data edge yang kian masif di awal tahun 2026 menuntut infrastruktur perangkat keras yang jauh lebih tangguh. Menjawab tantangan tersebut, ASRock Industrial resmi memperkenalkan IMB-X1904, sebuah motherboard flagship berskala EATX yang dirancang khusus untuk menjadi motor penggerak utama dalam ekosistem komputasi kecerdasan buatan (AI) dan otomasi industri tingkat tinggi.
Hadir sebagai solusi bagi sistem kritikal, IMB-X1904 tidak sekadar menawarkan kecepatan, melainkan stabilitas jangka panjang yang dibutuhkan oleh manufaktur modern. Perangkat ini diproyeksikan menjadi standar baru bagi perusahaan yang membutuhkan performa ekstrem tanpa kompromi pada keberlanjutan operasional.
Loncatan Performa dengan Intel Xeon 600
Dapur pacu IMB-X1904 diperkuat oleh chipset W890 yang mendukung prosesor Intel Xeon 600. Arsitektur ini memungkinkan penggunaan hingga 86 P-core, sebuah angka yang sangat krusial untuk menangani inferensi AI yang kompleks, analitik video secara real-time, serta pemrosesan data industri dalam skala besar. Dengan kemampuan ini, hambatan pemrosesan (bottleneck) pada aplikasi padat komputasi kini dapat diminimalisir secara signifikan.
Kapasitas Memori dan Ekspansi Tanpa Batas
Untuk mendukung pengolahan dataset raksasa, motherboard ini dibekali dukungan memori DDR5 5200 MHz quad channel ECC RDIMM/RDIMM-3DS. Kapasitas maksimal yang didukung mencapai 2TB, memberikan ruang yang sangat lega bagi model AI paling rumit sekalipun untuk berjalan dengan integritas data yang terjaga.
Sektor ekspansi juga menjadi keunggulan utama. ASRock Industrial menyematkan enam slot PCIe Gen5 x16 dan satu slot PCIe Gen5 x8. Tak hanya itu, tersedia pula konektor MCIO ganda berbasis PCIe Gen5 x8. Fleksibilitas ini memungkinkan integrasi berbagai unit GPU high-end dan akselerator AI tambahan, menjadikannya platform ideal untuk rendering 3D profesional maupun pengembangan sistem saraf tiruan.
Manajemen Jarak Jauh Tingkat Lanjut
Satu fitur yang membedakan IMB-X1904 dari kompetitor adalah kehadiran modul manajemen out-of-band AI-M2-OOB-1G. Fitur ini memungkinkan administrator sistem untuk melakukan kontrol penuh dari jarak jauh pada level hardware, mulai dari menyalakan ulang sistem (remote power on/off), reset, hingga pemulihan BIOS. Keunggulan ini tetap berfungsi meskipun sistem operasi utama mengalami kegagalan (crash), sehingga downtime layanan dapat ditekan serendah mungkin.
Konektivitas dan Varian 10G
Memahami kebutuhan bandwidth yang berbeda-beda, ASRock menghadirkan dua varian utama. IMB-X1904 standar tersedia dengan port LAN Intel 1G ganda. Selain itu juga tersedia varian IMB-X1904-10G bagi industri. Terutama bagi mereka yang memerlukan kecepatan transmisi data super cepat melalui dua port tambahan LAN Intel 10G.
Untuk urusan penyimpanan, motherboard ini menyediakan opsi yang sangat fleksibel. Yaitu melalui dua slot M.2 Key M (PCIe Gen5 dan Gen4), satu port U.2. Serta delapan koneksi SATA3 yang mendukung konfigurasi Intel RAID 0/1/5/10 untuk keamanan data maksimal.
Dengan peluncuran seri IMB-X1904 ini, ASRock Industrial mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar dalam penyediaan solusi High-Performance Computing (HPC) yang mampu mengakomodasi ambisi industri di era AI 2026.








