Akhir Sebuah Era: Galax Mundur, Palit Ambil Kendali

Sejak 1 April 2026, kendali penuh berada di tangan Palit.

Editor Denny
Kamis, 30 April 2026 13.50 WIB
Akhir Sebuah Era: Galax Mundur, Palit Ambil Kendali
Galax tutup operasi

Bandar Lampung (Lampost.co) — Dunia PC gaming kehilangan salah satu nama besarnya. Setelah hampir tiga dekade membangun reputasi di kalangan enthusiast, Galax resmi menghentikan seluruh operasional globalnya.

Bagi banyak pengguna, ini bukan sekadar kabar bisnis. Ini adalah penutup dari sebuah era—terutama bagi mereka yang mengenal lini legendaris seperti Hall of Fame (HOF), yang selama ini identik dengan performa ekstrem dan desain premium.

Namun, cerita tidak berhenti di sini.

Palit Ambil Alih, Layanan Tetap Berjalan

Seluruh kendali brand kini beralih ke Palit Microsystems. Transisi ini mencakup semua aspek, mulai dari operasional bisnis hingga layanan purna jual.

Artinya:

  • Garansi produk (RMA) tetap bisa diakses
  • Dukungan pelanggan tetap berjalan
  • Distribusi dan pengelolaan brand dilanjutkan oleh Palit

Bagi pengguna lama Galax, ini kabar yang cukup melegakan—tidak ada “putus hubungan” mendadak untuk layanan after-sales.

Kenapa Galax Menyerah?

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Salah satu faktor terbesar adalah perubahan arah industri GPU.

Lonjakan permintaan kartu grafis untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) membuat pasokan semakin terbatas. GPU kini lebih banyak diserap oleh:

  • Data center
  • Komputasi AI
  • Infrastruktur cloud

Akibatnya, pasar konsumen—termasuk PC gaming—mulai terdampak.

Bagi brand seperti Galax, situasi ini menciptakan tekanan besar:

  • Ketersediaan komponen menurun
  • Biaya produksi meningkat
  • Persaingan makin ketat

Dalam kondisi seperti ini, bertahan bukan lagi pilihan yang mudah.

Bukan Nama Baru, Tapi Kini Sepenuhnya Mengambil Alih

Sebenarnya, Palit Microsystems bukan pihak asing bagi Galax. Selama ini, Palit sudah terlibat dalam ekosistem brand tersebut, termasuk dengan lini seperti KFA2 di pasar Eropa.

Namun dengan restrukturisasi ini, semuanya berubah:

  • Tidak ada lagi entitas Galax terpisah
  • Seluruh operasional dipusatkan di bawah Palit Group
  • Struktur lama resmi dibubarkan

Sejak 1 April 2026, kendali penuh berada di tangan Palit.

Warisan Galax di Dunia PC Gaming

Berdiri pada 1994 di Hong Kong, Galax (sebelumnya Galaxy Microsystems) tumbuh menjadi salah satu produsen GPU global.

Distribusinya menjangkau:

  • Asia-Pasifik
  • Amerika Utara & Selatan
  • Eropa (melalui KFA2)

Namun yang paling teringat adalah reputasinya di kalangan enthusiast. Seri HOF menjadi simbol:

  • Overclocking ekstrem
  • Desain premium
  • Performa tanpa kompromi

Bagi banyak gamer dan overclocker, Galax bukan sekadar brand—tapi bagian dari perjalanan mereka.

Industri Berubah, Peta Kekuatan Bergeser

Kepergian Galax menegaskan satu hal: industri GPU sedang berubah cepat.

Fokus kini bergeser:

  • Dari gaming ke AI
  • Dari konsumen ke enterprise
  • Dari performa visual ke komputasi data

Dalam perubahan ini, hanya perusahaan dengan skala besar dan akses rantai pasok kuat yang mampu bertahan.

Hilang, Tapi Tak Sepenuhnya Pergi

Meski nama Galax secara operasional telah berakhir, jejaknya masih terasa—baik melalui produk yang masih dalam penggunaan, maupun melalui Palit yang kini meneruskan estafet.

Bagi pengguna, ini adalah momen untuk beradaptasi.
Bagi industri, ini adalah sinyal perubahan besar.

Dan bagi Galax, ini adalah akhir yang akan tetap menjadi kenangan.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI