• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Rabu, 14/01/2026 15:55
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Teknologi

Studio Santa Ragione Terpukul, Game Horses Diblokir Steam dan Batal Rilis di Epic

Epic melalui email menyampaikan bahwa pengembang dapat memperbarui game agar sesuai pedoman, tetapi Santa Ragione mengaku tidak menerima arahan spesifik mengenai apa yang perlu diubah.

Denny ZYbyDenny ZY
04/12/25 - 23:30
in Teknologi
A A
Game Horses

Bandar Lampung (Lampost.co) — Studio game independen Santa Ragione menghadapi masa sulit setelah judul horor terbarunya, Horses, gagal dirilis di dua platform distribusi game terbesar. Setelah diblokir Steam pada akhir November 2025, game tersebut kembali kandas. Hal ini terjadi ketika Epic Games Store membatalkan peluncuran hanya sehari sebelum jadwal rilis, 2 Desember 2025.

Dalam keterangan resmi, Santa Ragione menyebutkan bahwa Epic memutuskan untuk tidak mengizinkan Horses muncul di tokonya. Keputusan ini karena dianggap melanggar kebijakan tentang konten tidak pantas dan konten kebencian atau penyalahgunaan. Namun, studio menyayangkan keputusan tersebut karena mereka tidak mendapat informasi rinci mengenai bagian mana yang dinilai bermasalah.

Santa Ragione mengajukan banding, tetapi hanya 12 jam kemudian banding tersebut ditolak tanpa penjelasan tambahan. Situasi ini semakin mengecewakan mengingat Horses sebelumnya juga ditolak Steam meski pengembang menyatakan telah melakukan revisi pada konten sensitif.

Epic melalui email menyampaikan bahwa pengembang dapat memperbarui game agar sesuai pedoman. Santa Ragione mengaku tidak menerima arahan spesifik mengenai apa yang perlu diubah. Kebijakan Epic menyebut pelarangan konten yang menampilkan perilaku seksual eksplisit atau tidak sesuai batasan usia. Mereka juga melarang konten yang mempromosikan penyiksaan dan kekerasan terhadap hewan.

Di tengah kontroversi tersebut, Santa Ragione mempertanyakan konsistensi penilaian platform digital terhadap game non-mainstream yang mengandung simbolisme. Mereka menduga sorotan publik akibat pelarangan di Steam mungkin ikut memengaruhi keputusan Epic, meski hal itu belum dapat dipastikan.

Game Horor Surreal

Horses sendiri dikenal sebagai game horor surreal dengan unsur satir. Studio menggambarkannya sebagai kritik sosial melalui simbolisme manusia berkepala kuda yang tereksploitasi. Ini bukan sekadar tontonan kekerasan atau konten cabul seperti yang dituduhkan sebagian pihak.

Gagalnya rilis di dua platform besar membawa dampak signifikan pada rencana pemasaran dan keuangan Santa Ragione. Dampaknya sangat terasa terutama setelah pengembangan Horses berlangsung selama dua tahun dengan biaya sekitar USD 100.000.

Meski demikian, Santa Ragione tetap merilis Horses melalui GOG, Itch.io, dan Humble Store dengan harga USD 4,99 (sekitar Rp82.000). Kontroversi ini memicu perdebatan di komunitas game, terutama mengenai keseimbangan antara kebebasan berekspresi dalam karya seni dan kebijakan konten ketat yang diterapkan platform distribusi digital.

Kasus Horses menjadi pengingat bahwa pengembang indie masih rentan terhadap keputusan sepihak platform. Hal ini terjadi bahkan ketika sebuah game sudah siap diluncurkan dan mendapat dukungan komunitas.

Tags: Epic Games StoreGAMEgame hororindie gamePC GamingSteam
ShareSendShareTweet

Berita Lainnya

Nvidia H200 Tiongkok

Nvidia Resmi Diizinkan Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, Babak Baru Persaingan Teknologi

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Amerika Serikat akhirnya memberikan lampu hijau bagi Nvidia untuk kembali menjual chip kecerdasan buatan (Artificial...

subtitle otomatis CapCut

Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut Praktis

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Subtitle kini bukan lagi sekadar pelengkap video. Di era media sosial, teks justru menjadi kunci agar...

kode redeem FF 14 Januari 2026

Kode Redeem FF 14 Januari 2026: Klaim Hadiah Gratis

byDenny ZY
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Garena kembali membagikan kode redeem Free Fire (FF) terbaru yang bisa diklaim hari ini, Rabu, 14...

Berita Terbaru

Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan
Lampung

Itera Pastikan Pelaksanaan Pilrek Tanpa Kecurangan

byWandi Barboyand1 others
14/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co):  Institut Teknologi Sumatera (Itera) memastikan pelaksanaan pemilihan rektor (Pilrek) berjalan sesuai aturan. Ketua Senat Itera Dr. Sunarsih...

Read moreDetails
Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

Jadwal Lengkap Pemilihan Rektor Itera

14/01/2026
Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

Mulai Penjaringan Rektor, Itera Cari Pemimpin ‘Bijak’

14/01/2026
Nvidia H200 Tiongkok

Nvidia Resmi Diizinkan Jual Chip AI H200 ke Tiongkok, Babak Baru Persaingan Teknologi

14/01/2026
subtitle otomatis CapCut

Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut Praktis

14/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.