Bandar Lampung (Lampost.co) — Dunia maya tengah digemparkan oleh rangkaian bocoran informasi mengenai masa depan salah satu waralaba terbesar PlayStation, God of War. Memasuki bulan Maret 2026, spekulasi yang awalnya dianggap sekadar rumor kini mendapatkan validasi kuat dari berbagai sumber terpercaya di industri game.
Informasi utama yang menjadi sorotan adalah peralihan peran protagonis. Setelah dominasi Kratos dan perjalanan kedewasaan Atreus, seri berikutnya dilaporkan akan membawa pemain kembali ke masa lalu untuk berperan sebagai Faye (Laufey the Just), prajurit tangguh dari kaum Jötunn yang juga merupakan istri kedua Kratos.
Validasi dari Insider dan Jejak Digital
Kabar ini pertama kali mencuat melalui pembocor ternama NateTheHate pada awal Maret 2026. Dalam unggahannya, ia menyebut bahwa proyek ini bukan sekadar DLC, melainkan “franchise baru” di dalam semesta God of War yang akan mengeksplorasi sisi lain dari mitologi Nordik sebelum kedatangan Kratos.
Kebenaran informasi ini semakin diperkuat oleh temuan para penggemar di platform LinkedIn. Lauren Signorino, mantan penulis senior di Sony Santa Monica, secara tidak sengaja mencantumkan deskripsi pekerjaan yang menyebutkan keterlibatannya dalam membentuk visi naratif untuk “franchise baru di dalam universe God of War” yang bertujuan memperluas IP (Intellectual Property) tersebut.
Pergeseran Gameplay: Dari RPG Taktis ke Aksi Murni
Salah satu poin paling menarik dari bocoran ini adalah perubahan gaya permainan. God of War (2018) dan Ragnarök terkenal dengan kamera over-the-shoulder yang sinematik. Keduanya juga kental dengan elemen RPG. Proyek Faye kabarnya berbeda. Fokusnya lebih ke high-octane action.
Beberapa sumber internal ikut membenarkan kabar ini. Salah satunya Shpeshal Nick. Ia menyebut sistem pertarungan akan lebih agresif. Gaya mainnya mendekati Devil May Cry atau Bayonetta. Ada anggapan hal ini masuk akal. Faye terkenal sebagai pejuang yang lincah. Ia juga sangat mematikan di medan perang. Ia menggunakan kapak Leviathan sebelum ia wariskan ke Kratos. Faye juga memiliki kekuatan es khas kaum raksasa.
Jadwal Rilis dan Konteks Ulang Tahun Ke-20
Tahun 2026 merupakan tahun yang sibuk bagi Santa Monica Studio. Setelah memberikan kejutan dengan merilis game 2D God of War: Sons of Sparta pada Februari lalu dan mengonfirmasi pengembangan Remake Trilogi Yunani, proyek Faye ini sebagai proyek AAA utama berikutnya.
Berdasarkan laporan terbaru, Sony berencana melakukan pengumuman resmi (reveal) pada ajang State of Play atau PlayStation Showcase di paruh kedua tahun 2026. Target perilisannya sendiri pada semester pertama tahun 2027, selama tidak ada kendala dalam tahap akhir pengembangan.
Kesimpulan
Langkah Sony Santa Monica mengangkat kisah Faye adalah keputusan cerdas. Secara naratif, langkah ini terasa segar. Studio tetap berada di dunia Nordik yang populer. Mereka tidak perlu memaksakan kelanjutan cerita Kratos. Kisah Kratos sendiri sudah mencapai titik damai. Gameplay kini lebih berorientasi aksi. Seri ini berpotensi menarik audiens baru. Penggemar lama juga mendapat perspektif baru tentang Faye. Ia adalah sosok yang melunakkan hati sang Dewa Perang.








