Di tengah meningkatnya jumlah anak yang aktif bermain online, pengawasan orang tua menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko paparan konten sensitif maupun interaksi yang tidak aman.
Bandar Lampung (Lampost.co) — Roblox mulai menghadirkan sistem akun baru bernama Roblox Kids dan Roblox Select untuk pengguna usia muda. Fitur ini langsung menarik perhatian banyak orang tua karena membawa sistem keamanan digital yang lebih ketat dibanding sebelumnya.
Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan pembaruan tersebut bersama Australia, Selandia Baru, dan Belanda. Langkah ini dilakukan Roblox untuk menyesuaikan pengalaman bermain anak dengan standar keamanan digital yang lebih modern.
Dengan jutaan game dan pengalaman virtual yang dibuat pengguna dari seluruh dunia, Roblox memang menjadi salah satu platform game paling populer saat ini. Namun di balik popularitas itu, kekhawatiran soal keamanan anak saat bermain online juga terus meningkat.
Melalui Roblox Kids dan Roblox Select, perusahaan kini mulai memisahkan akses pengguna berdasarkan kelompok usia agar pengalaman bermain menjadi lebih aman dan terkontrol.
Roblox Kids merupakan jenis akun khusus untuk anak usia di bawah 9 tahun. Sistem ini dirancang agar anak hanya dapat mengakses konten dengan tingkat risiko paling rendah.
Game dan pengalaman virtual yang muncul di akun Roblox Kids telah melewati proses moderasi tambahan. Roblox menyebut seluruh konten akan diperiksa menggunakan sistem otomatis dan peninjauan manual agar tetap ramah anak.
Salah satu fitur paling penting pada Roblox Kids adalah chat yang dimatikan secara default. Dengan begitu, anak tidak bisa langsung berkomunikasi dengan pengguna lain tanpa izin orang tua.
Jika diperlukan, orang tua dapat mengaktifkan fitur komunikasi melalui akun pengawasan khusus yang telah ditautkan ke akun anak.
Roblox juga menghadirkan parental control yang lebih lengkap pada akun anak. Orang tua dapat mengatur berbagai pembatasan sesuai kebutuhan.
Beberapa fitur yang tersedia antara lain:
Dengan sistem ini, orang tua bisa lebih mudah mengawasi aktivitas anak saat bermain Roblox.
Berbeda dengan Roblox Kids, Roblox Select ditujukan untuk pengguna usia 9 hingga 15 tahun. Akun ini memberikan akses konten yang lebih luas, mulai dari kategori minimal hingga sedang.
Roblox menyadari bahwa pengguna remaja membutuhkan ruang eksplorasi yang lebih besar. Namun perusahaan tetap menerapkan sistem keamanan bertahap agar interaksi online tetap aman.
Pada Roblox Select, fitur chat dapat digunakan secara terbatas. Pengguna hanya dapat berkomunikasi dengan akun tertentu seperti Trusted Friends sesuai pengaturan orang tua.
Selain itu, orang tua masih memiliki kontrol penuh untuk membatasi waktu bermain, mengatur visibilitas akun, hingga mengawasi daftar pertemanan pengguna.
Sistem akun baru Roblox bekerja berdasarkan verifikasi usia pengguna. Setelah umur akun terdeteksi, sistem otomatis akan menempatkan pengguna ke kategori yang sesuai.
Konten yang muncul juga tidak dipilih secara sembarangan. Roblox menggunakan sistem evaluasi keamanan berlapis untuk menyaring game yang dianggap sensitif bagi anak dan remaja.
Tak hanya itu, Roblox juga mulai menerapkan sistem rating dari International Age Rating Coalition (IARC). Teknologi ini membuat klasifikasi usia game menjadi lebih spesifik sesuai aturan di masing-masing negara.
Artinya, pengalaman virtual yang tampil di akun pengguna Indonesia bisa berbeda dengan negara lain karena mengikuti standar regional yang berlaku.
Kehadiran Roblox Kids dan Roblox Select menunjukkan bahwa isu keamanan digital anak kini semakin diperhatikan platform game besar.
Di tengah meningkatnya jumlah anak yang aktif bermain online, pengawasan orang tua menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko paparan konten sensitif maupun interaksi yang tidak aman.
Lewat sistem akun baru ini, Roblox mencoba menciptakan pengalaman bermain yang lebih ramah anak tanpa menghilangkan sisi hiburan dan kreativitas yang selama ini menjadi daya tarik utama platform tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update