• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 21/03/2026 22:33
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Bos Take-Two Strauss Zelnick Tanggapi Ancaman Google Project Genie 2026

CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick menegaskan AI Google Project Genie hanyalah alat pembantu dan bukan ancaman bagi kreativitas manusia di industri game.

Denny ZYbyDenny ZY
19/03/26 - 16:24
in Teknologi
A A
project genie ai game
ADVERTISEMENT

Bandar Lampung(Lampost.co) — Pembaruan proyek AI eksperimental Google, Project Genie, yang dipamerkan di Game Developers Conference (GDC) Maret 2026, sempat memicu kekhawatiran massal di industri game. Teknologi yang mampu menciptakan dunia interaktif hanya dari perintah teks ini bahkan membuat saham raksasa industri seperti Take-Two Interactive sempat goyah.

Namun, CEO Take-Two Interactive, Strauss Zelnick, memberikan tanggapan yang menenangkan sekaligus tajam. Dalam wawancara eksklusif dengan The Game Business pada pertengahan Maret 2026, Zelnick menyebut reaksi pasar terhadap Project Genie terlalu berlebihan dan didasari oleh kesalahpahaman terhadap proses kreatif pembuatan game.

AI Hanya Pencipta Aset, Bukan Pencetak Game Hit

Zelnick menegaskan bahwa alat berbasis AI hanyalah sarana pembantu (tools), bukan pengganti peran vital manusia. Meski AI mampu menghasilkan aset visual dengan kecepatan luar biasa, hal itu bukan jaminan sebuah game akan sukses di pasar.

Banyak sekali aset yang sudah ada saat ini. Entah dibuat dalam satu klik atau enam minggu, hasilnya tetaplah aset. Tapi itu tidak menentukan apakah sebuah game akan menjadi hit, jelas Zelnick dengan tegas.

Menurutnya, keberhasilan game besar seperti Grand Theft Auto (GTA) atau Red Dead Redemption tidak hanya bergantung pada kualitas aset visual, tetapi pada desain narasi, mekanisme permainan, dan sentuhan emosional yang sejauh ini hanya bisa dipahami oleh manusia.

Tanggapan Atas Penurunan Saham

Sentimen negatif sempat menyelimuti bursa saham pada akhir Januari hingga Februari 2026, di mana saham Take-Two merosot sekitar 8 hingga 10 persen setelah demonstrasi awal Genie 3 milik Google DeepMind. Investor khawatir teknologi ini akan memangkas kebutuhan akan ribuan developer dan mengancam model bisnis studio besar.

Zelnick justru melihat fenomena ini dari sudut pandang efisiensi. Ia mengakui AI mampu menghasilkan konten yang menyerupai visual NBA 2K, EA Sports FC, hingga Red Dead Redemption dalam hitungan detik. Namun, ia menyebut gagasan bahwa seseorang bisa membuat game setara GTA VI hanya dengan menekan satu tombol AI sebagai sebuah gagasan yang lucu (laughable notion).

Keterbatasan Teknis Project Genie 2026

Laporan teknis dari GDC 2026 juga mendukung pernyataan Zelnick. Project Genie memang terlihat impresif. Namun, teknologi ini masih memiliki keterbatasan. Sistem hanya mampu menjaga konsistensi dunia interaktif hingga 60 detik. Setelah itu, sistem bisa mengalami distorsi. Dalam beberapa kasus, sistem juga mengalami kegagalan logika atau crash.

Teknologi ini lebih cocok disebut sebagai model dunia. Fungsinya untuk riset kecerdasan buatan. Teknologi ini belum bisa menjadi mesin pengembang game. Sistem juga belum siap untuk produksi komersial.

Zelnick menutup wawancara dengan nada optimistis. Ia percaya pada masa depan kreator manusia. Menurutnya, AI akan menjadi alat bantu. AI akan mendorong kreator di Rockstar Games dan 2K untuk berkembang. Teknologi ini tidak akan menggantikan peran mereka.

Bagi penggemar, fokus utama Take-Two tetap jelas. Perusahaan menyiapkan peluncuran Grand Theft Auto VI. Game ini menjadi salah satu rilisan paling dinanti tahun ini. Take-Two menjadwalkan rilis pada November 2026. Game ini juga tidak mengandalkan konten yang sepenuhnya dibuat oleh AI generatif.

Tags: AI gameGoogle AIgta 6industri gameproject genieTake-Two Interactive
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Crimson Desert

Review Crimson Desert 2026: Standar Baru Open-World dengan BlackSpace Engine

byDenny ZY
20/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Setelah dinantikan selama bertahun-tahun, Crimson Desert resmi menyapa para gamer secara global pada 19 Maret 2026....

Ragnarok Origin Classic

Link Pra-Registrasi Ragnarok Origin Classic: Berburu iPhone 17 Pro dan Nostalgia RO Tanpa P2W

byDenny ZY
20/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar gembira bagi para "Veteran" penghuni Midgard. Di bulan Maret 2026 ini, Gravity Game Vision resmi...

download Football Manager 2026

Link Download Football Manager 2026 Diskon 33 Persen di Steam Spring Sale 2026

byDenny ZY
20/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) – Kabar gembira bagi para pecinta game simulasi sepak bola di seluruh Tanah Air. Bertepatan dengan momen...

Berita Terbaru

Idul Fitri Momentum untuk Kembali Bersatu dan Hidup Rukun
Humaniora

Idul Fitri Momentum untuk Kembali Bersatu dan Hidup Rukun

byRicky Marlyand1 others
21/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengajak masyarakat untuk bersatu dan senantiasa hidup rukun. Perbedaan...

Read moreDetails
Gubernur Lampung: Terus Pererat Persatuan dan Kepedulian Bersama

Gubernur Lampung: Terus Pererat Persatuan dan Kepedulian Bersama

21/03/2026
Ribuan Masyarakat Salat Idul Fitri Bersama Gubernur Lampung di Masjid Al Bakrie

Ribuan Masyarakat Salat Idul Fitri Bersama Gubernur Lampung di Masjid Al Bakrie

21/03/2026
Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Akar Hotel Lampung Berlangsung Khidmat

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H di Akar Hotel Lampung Berlangsung Khidmat

21/03/2026
Skema WFH

Panduan Sistem Kerja Fleksibel Lebaran 2026

21/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.