Roblox Kids Resmi Meluncur, Cara Anak Main Game Online Kini Berubah Total

Langkah ini menunjukkan Indonesia kini dianggap sebagai salah satu pasar penting Roblox, terutama untuk pemain muda. Sebelumnya, Roblox juga diketahui sempat berdiskusi dengan Meutya Hafid terkait perlindungan anak di ruang digital.

Editor Denny
Rabu, 20 Mei 2026 16.50 WIB
Roblox Kids Resmi Meluncur, Cara Anak Main Game Online Kini Berubah Total
Roblox Kids

Bandar Lampung (Lampost.co) — Bermain Roblox setelah ini tidak akan lagi terasa sama bagi anak-anak. Roblox resmi meluncurkan Roblox Kids, sistem akun baru yang dirancang khusus untuk pemain usia 5 sampai 12 tahun. Berbeda dari Roblox biasa, versi ini dibuat dengan pengalaman yang jauh lebih aman, sederhana, dan ramah anak sejak pertama kali login.

Menariknya, Indonesia menjadi salah satu negara pertama di dunia yang kebagian peluncuran fitur besar tersebut. Bagi banyak orang tua, ini bisa jadi perubahan paling penting Roblox selama bertahun-tahun.

Roblox Kini Punya “Mode Anak” Sendiri

Selama ini semua pemain Roblox pada dasarnya masuk ke platform yang sama. Anak SD, remaja, bahkan orang dewasa bisa berada dalam satu ekosistem game dan komunikasi yang identik. Kini Roblox mulai memisahkan pengalaman bermain berdasarkan umur.

Lewat Roblox Kids, anak-anak hanya akan melihat game yang sudah lolos seleksi keamanan dan dianggap cocok untuk usia mereka. Tampilan akun juga dibuat berbeda dengan nuansa khusus agar lebih mudah dikenali. Yang paling mencolok, fitur komunikasi dimatikan secara default. Artinya, anak-anak tidak bisa sembarangan chat dengan pemain asing seperti sebelumnya.

Bukan Sekadar Pembatasan, Tapi Roblox Versi Baru

Hal menarik dari Roblox Kids adalah konsepnya terasa seperti platform baru di dalam Roblox. Anak-anak tidak hanya dibatasi, tetapi diarahkan ke pengalaman bermain yang lebih aman dan terkurasi. Konten sensitif, ruang nongkrong virtual, hingga game dengan interaksi bebas otomatis disembunyikan. Sebaliknya, Roblox ingin mendorong game kreatif, edukatif, dan eksplorasi yang lebih sesuai untuk usia muda. Ini membuat Roblox Kids mulai terlihat seperti gabungan antara game sandbox dan ekosistem digital ramah keluarga.

Orang Tua Kini Punya “Dashboard Rahasia”

Roblox juga membawa perubahan besar untuk fitur pengawasan orang tua.

Kini orang tua bisa:

  • mengatur waktu bermain,
  • memblokir game tertentu,
  • menyetujui game yang boleh dibuka,
  • membatasi pengeluaran akun,
  • melihat daftar teman,
  • hingga mengatur fitur komunikasi anak.

Semua kontrol itu bisa diakses langsung dan tetap aktif sampai usia pemain mencapai 16 tahun. Bagi Roblox, ini menjadi bagian dari konsep safety-by-default atau keamanan otomatis sejak awal akun dibuat.

Indonesia Jadi Negara Awal Peluncuran

Yang membuat peluncuran ini makin ramai dibicarakan, Indonesia ternyata dipilih sebagai salah satu negara pertama yang mendapatkan Roblox Kids secara global. Peluncuran awal dilakukan bersama Australia, Selandia Baru, dan Belanda sebelum nantinya diperluas ke negara lain. Langkah ini menunjukkan Indonesia kini dianggap sebagai salah satu pasar penting Roblox, terutama untuk pemain muda. Sebelumnya, Roblox juga diketahui sempat berdiskusi dengan Meutya Hafid terkait perlindungan anak di ruang digital.

Roblox Sedang Bersiap untuk Era Baru

Roblox Kids sebenarnya bukan cuma fitur tambahan biasa. Ini menjadi tanda bahwa platform game online mulai berubah besar. Jika dulu fokus utama hanya membuat pemain betah bermain, kini perusahaan teknologi juga mulai berlomba menciptakan ruang digital yang lebih aman untuk anak-anak. Dan Roblox tampaknya ingin menjadi salah satu yang paling depan dalam perubahan tersebut.

Cek berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti WhatsApp Channel Lampung Post Update

Iklan Artikel 4

BERITA TERKINI