Jakarta (Lampost.co)—Timnas Indonesia U-17 akan memulai perjuangannya di Piala Asia U-17 pada pekan ini. Timnas Indonesia U-17 tercatat punya pengalaman panjang selama perhelatan Piala Asia U-17.
Poin penting:
- Pengalaman panjang Indonesia di Piala Asia U-17
- Indonesia debut di Piala Asia U-17 pada tahun 1986
- Garuda Muda terakhir tampil di Piala Asia U-17 pada tahun 2018 dan finis di perempat final
Piala Asia U-17 2025 merupakan ajang Piala Asia ketujuh bagi Timnas Garuda Muda. Pencapaian terbaik Garuda Muda terjadi pada 1990. Namun, pada tahun itu masih dikenal dengan Piala Asia U-16 dan Indonesia meraih posisi keempat.
Debut Timnas Indonesia U-17 pada ajang ini ketika tahun 1986 dalam turnamen yang saat itu bernama AFC U-16 Championship. Kala itu, menghadirkan delapan negara yang turut berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Baca juga: Head to Head Timnas Indonesia U-17 Vs Korea Selatan U-17
Dua tahun berlalu, Timnas Indonesia kembali unjuk gigi di ajang AFC U-16 Championship 1988. Namun Timnas Garuda harus lebih awal gugur di fase grup, walaupun berhasil meraih poin perdana ketika mengimbangi skuad Bahrain.
Saat ajang AFC U-16 Championship 1990, Timnas Indonesia mendapatkan hasil terbaik dengan lolos dari fase grup. Dan harus tersingkir di semifinal, yang membuat Garuda Muda kalah dalam pertandingan perebutan posisi ketiga.
Setelah itu, Timnas Indonesia harus absen dalam beberapa edisi hingga kembali di edisi 2008. Pada masa itu, Timnas Indonesia U-16 harus gugur dalam fase grup.
Dua tahun kemudian, Timnas Indonesia U-16 yang sekarang menjadi U-17 kembali berlaga di AFC U-16 Championship 2010. Sayang, Timnas Indonesia harus gagal melangkah ke fase selanjutnya dan hanya bertahan di fase grup. Namun, kala itu Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan atas Tajikistan dengan skor 4-1. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan perdana bagi Garuda Muda.
Setelah gagal lolos ke babak utama dari dua edisi yang telah Timnas Garuda Muda lalui, Indonesia sempat terkena sanksi FIFA. Hal itu membuat federasi sepak bola Indonesia harus terbekukan. Alhasil, Indonesia baru kembali berlaga di AFC U-17 Championship 2018.
Saat ini Timnas Indonesia U-17 di bawah pelatih Nova Arianto tengah berusaha memberikan yang terbaik, terutama dalam kompetisi yang memberikan peluang Garuda Muda berlaga di Piala Dunia U-17.
Mantan penggawa Timnas Indonesia itu kini tengah memikirkan skema dan rencana menghadapi beberapa lawan berat, seperti Korea Selatan, Yaman, dan Afghanistan yang menanti Garuda Muda di fase grup.
Berikut Perjalanan Timnas Indonesia di ajang Piala Asia U-17/U-16:
1986
– 15 November Indonesia vs Arab Saudi: 1-5
– 17 November Qatar vs Indonesia: 1-0
– 19 November Bangladesh vs Indonesia: 2-1
– Posisi 4 di fase grup (juru kunci)
1988
– 3 November Indonesia vs Thailand: 0-2
– 5 November Arab Saudi vs Indonesia: 4-0
– 8 November Bahrain vs Indonesia: 2-2
– 10 November Indonesia vs Korea Selatan: 1-7
– Finis posisi ke-5 fase grup
1990
– 20 Oktober Korea Selatan vs Indonesia: 1-1
– 24 Oktober Qatar vs Indonesia: 0-0
– 26 Oktober Uni Emirate Arab vs Indonesia: 2-0 (semifinal)
– 28 Oktober Tiongkok vs Indonesia: 5-0 (perebutan juara ketiga)
– Finis posisi keempat turnamen
2008
– 4 Oktober Suriah vs Indonesia: 2-1
– 6 Oktober Indonesia vs Korea Selatan: 0-9
– 8 Oktober India vs Indonesia: 1-0
– Finis posisi keempat fase grup (juru kunci)
2010
– 24 Oktober Uzbekistan vs Indonesia: 3-0
– 26 Oktober Indonesia vs Tajikistan: 4-1
– 28 Oktober Yordania vs Indonesia: 1-0
– Finis posisi ketiga fase grup
2018
– 21 September Iran vs Indonesia: 0-2
– 24 September Indonesia vs Vietnam: 1-1
– 27 September India vs Indonesia: 0-0
– 1 Oktober Indonesia vs Australia 2-3 (perempat final)
– Finis di perempat final