• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 28/02/2026 14:04
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Google Bantah Tuduhan Kebocoran Data Gmail, Klaim Perlindungan Tetap Kuat

Meski klaim kebocoran kata sandi dibantah, serangan berbasis social engineering tetap menjadi ancaman serius

Denny ZYbyDenny ZY
02/09/25 - 20:16
in Teknologi
A A
Kebocoran Gmail

Ilustrasi - tangkapan layar

Bandar Lampung (Lampost.co) – Isu kebocoran data Gmail kembali mencuat setelah kelompok peretas ShinyHunters dikabarkan berhasil mengakses database Google melalui sistem Salesforce. Informasi yang didapat berupa data pelanggan bisnis, seperti nama perusahaan dan kontak, kemudian diduga disalahgunakan untuk melancarkan serangan phishing dan vishing ke miliaran pengguna.

Meski kabar tersebut memicu kekhawatiran, Google menegaskan bahwa kata sandi pengguna Gmail tidak terekspos. Serangan yang terjadi disebut lebih menargetkan informasi bisnis dan kemudian dimanfaatkan untuk penipuan daring. Beberapa pengguna bahkan dilaporkan menerima panggilan telepon palsu yang menyamar sebagai petugas Google dan menawarkan reset kata sandi.

Google Tegaskan Gmail Tetap Aman

Menanggapi isu ini, Google dengan tegas membantah adanya peringatan massal kepada 2,5 miliar pengguna Gmail. Menurut perusahaan, kabar tersebut adalah klaim yang menyesatkan.

“Gmail tetap aman. Tidak ada kebocoran kata sandi, dan perlindungan kami terus bekerja memblokir lebih dari 99,9% upaya phishing maupun malware,” tulis Google dalam pernyataan resminya.

Google juga mengingatkan bahwa mereka telah berinvestasi besar pada sistem keamanan, termasuk penggunaan machine learning dan inovasi baru untuk mendeteksi ancaman. Perusahaan mendorong pengguna mengaktifkan two-factor authentication (2FA), beralih ke passkeys yang lebih tahan phishing, serta memanfaatkan fitur Security Checkup guna memastikan akun tetap terlindungi.

Risiko Phishing Masih Tinggi

Meski klaim kebocoran kata sandi dibantah, serangan berbasis social engineering tetap menjadi ancaman serius. Hacker menggunakan teknik komunikasi canggih, bahkan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), untuk meyakinkan korban agar memberikan akses ke akun mereka.

Pakar keamanan siber menilai serangan ini mengingatkan kembali bahwa titik lemah utama bukan hanya teknologi, tetapi juga kelengahan manusia. Tanpa kewaspadaan, perlindungan secanggih apa pun bisa ditembus.

Fakta Singkat

  • Sumber serangan: Akses ke sistem Salesforce melalui social engineering.

  • Data yang terekspos: Informasi bisnis (nama, kontak); kata sandi tidak bocor.

  • Risiko: Meningkatnya serangan phishing/vishing ke pengguna Gmail.

  • Langkah Google: Mengaktifkan deteksi otomatis, memblokir 99,9% malware, dan menyerukan penggunaan passkeys serta 2FA.

  • Posisi resmi Google: Tidak ada peringatan massal; klaim bocornya Gmail adalah keliru.

Rekomendasi untuk Pengguna

  1. Segera perbarui kata sandi dengan kombinasi kuat.

  2. Aktifkan 2FA atau passkeys untuk lapisan keamanan ekstra.

  3. Gunakan Google Security Checkup secara rutin.

  4. Waspadai email atau panggilan mencurigakan yang mengatasnamakan Google.

  5. Ikuti informasi hanya dari kanal resmi Google dan media kredibel.

Dengan demikian, tuduhan kebocoran data Gmail perlu dilihat secara hati-hati. Data bisnis memang sempat terekspos akibat manipulasi sosial terhadap pegawai Google, tetapi klaim bocornya kata sandi miliaran pengguna tidak terbukti. Google menegaskan perlindungan Gmail tetap kuat, sementara pengguna diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi maraknya serangan phishing.

Tags: GMAILGOOGLEkeamanan datakebocoran data
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

MSI RTX 5060 Ventus 2X White

Review MSI GeForce RTX 5060 Ventus 2X White Harga dan Performa 2026

byDenny ZY
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Memasuki kuartal pertama tahun 2026, pasar perangkat keras komputer di Indonesia kembali bergairah dengan hadirnya lini...

RTX 50 Langka

Stok GPU NVIDIA Langka 2026 Harga GeForce RTX 50 Blackwell Terancam Melambung

byDenny ZY
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar kurang sedap menghampiri para perakit PC dan antusias teknologi di awal tahun 2026. Raksasa teknologi...

Skin Haya Nyi Roro Kidul

Honor of Kings Rilis Skin Haya Nyi Roro Kidul: Jadwal Event dan Cara Dapat Smartphone Gratis 2026

byDenny ZY
28/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kabar gembira bagi komunitas MOBA di tanah air. Setelah sukses menggemparkan lewat kolaborasi skin Anoman beberapa...

Berita Terbaru

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara
Breaking News

Safari Ramadan NasDem Berlanjut di Lampung Utara

byMustaan
28/02/2026

LAMPUNG UTARA — Rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Partai NasDem tingkat Provinsi Lampung berlanjut ke Kabupaten Lampung Utara, Jumat (27/2/2026)....

Read moreDetails
Kemantapan Jalan Nasional di Jawa Tengah Capai 93,47 Persen, Siap Dilintasi Pemudik Lebaran

Kemantapan Jalan Nasional di Jawa Tengah Capai 93,47 Persen, Siap Dilintasi Pemudik Lebaran

28/02/2026
Investasi emas. Dok/PT Antam

Dolar AS Menguat dan Isu Tarif Guncang Harga Emas

28/02/2026
7 Rekomendasi Ide Bisnis Peluang Cuan di Bulan Ramadan

7 Ide Bisnis Paling Laris dan Cuan Besar saat Ramadan 2026

28/02/2026
Penandatanganan nota kesepahaman dan Non-Disclosure Agreemet (NDA) oleh PT JPEN dengan KITB, di Jumat, 27 Februari 2026.

Genjot Investasi, Pemprov Jawa Tengah Siap Pasok Energi Baru Terbarukan di Kawasan Industri Batang

28/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.