IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Sabtu, 04/04/2026 05:52
Jendela Informasi Lampung
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Otomotif

Motor Listrik di Indonesia Seret Penjualan, itu Biang Keroknya

Selain soal kebiasaan, adopsi motor listrik juga menuntut pertimbangan serius dari sisi industri. Pembatasan motor bensin seperti yang China lakukan memang efektif mempercepat transisi.

EffranbyEffran
23/09/25 - 18:49
in Otomotif
A A
Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

Pengunjung mengamati motor listrik Alva One yang dipamerkan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Senin (15/8/2022). ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL

ADVERTISEMENT

Jakarta (Lampost.co) — Pemerintah gencar mendorong pemakaian kendaraan ramah lingkungan, terutama motor listrik. Namun, peralihan dari motor bensin ke listrik belum berjalan mulus.

Direktur Utama United E-Motor, Stephen Mulyadi, menilai hambatan utama ada pada kebiasaan masyarakat. Orang Indonesia sudah terbiasa menggunakan motor berbahan bakar minyak sehingga transisi ke listrik butuh waktu.

“Perubahan tidak bisa instan. Butuh proses 3-5 tahun agar masyarakat terbiasa karena budaya motor bensin sangat kuat,” kata Stephen, kemarin.

Selain soal kebiasaan, adopsi motor listrik juga menuntut pertimbangan serius dari sisi industri. Pembatasan motor bensin seperti yang China lakukan memang efektif mempercepat transisi.

Namun, bisa berdampak besar terhadap produsen motor konvensional di dalam negeri. “Kalau ada penerapan kebijakan seperti China, pasti bagus untuk percepatan motor listrik. Tapi, dampaknya ke industri motor bensin sangat berat. Jadi harus bertahap,” ujarnya.

Tantangan lain yang menghambat perkembangan motor listrik adalah infrastruktur. Stasiun pengisian daya listrik masih terbatas di berbagai daerah sehingga masyarakat belum merasa aman beralih. Meski demikian, dia tetap optimistis tren kendaraan listrik tidak bisa terbendung.

Menurutnya, dorongan pemerintah dan kesadaran masyarakat soal lingkungan akan membuat motor listrik semakin masyarakat terima. “Ini perubahan zaman, mau tidak mau semua bergerak ke arah itu. Sekarang belum banyak pengguna, tapi arahnya jelas,” ujarnya.

Penjualan Terus Menurun

Di sisi lain, penjualan motor listrik dalam negeri justru menurun tajam. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi, memprediksi penurunan tahun ini bisa lebih dari 50 persen.

“Penjualan tahun lalu mencapai 70 ribu unit karena ada subsidi. Sekarang tanpa subsidi, minat masyarakat turun sekitar 60-70 persen. Proyeksinya hanya 25-30 ribu unit tahun ini. Sampai pertengahan tahun saja baru terjual 11 ribu unit,” kata Budi.

Data itu menunjukkan minat masyarakat pada motor listrik masih sangat bergantung pada insentif pemerintah. Untuk itu, tanpa dukungan kebijakan yang konsisten, target adopsi massal motor listrik sulit tercapai.

Ke depan, pelaku industri berharap ada strategi lebih matang. Mulai dari penguatan infrastruktur pengisian daya, konsistensi subsidi, hingga kampanye edukasi yang menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk beralih dari motor bensin menjadi listrik.

Tags: harga motor listrikindustri motor listrikkebijakan motor listrikmotor listrik 2025Motor listrik Indonesiamotor listrik turunpenjualan motor listriksubsidi motor listrik
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Motor Gigi Terbaik 2026. Ilustrasi

9 Motor Gigi Terbaik 2026 untuk Harian, Mesin 150–250 cc Irit BBM dan Tangguh di Jalan

byEffran
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Motor gigi tetap memiliki penggemar setia di Indonesia pada 2026. Meskipun skuter matik semakin populer, motor manual...

Rekomendasi motor bebek. Ilustrasi/ANTARA/Rosa Panggabean

10 Motor Bebek Paling Kuat Nanjak di 2026, Mesin Bandel dan BBM Tetap Hemat

byEffran
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Motor bebek masih memiliki tempat khusus di pasar otomotif Indonesia pada 2026. Banyak pengguna memilih jenis...

Rekomendasi motor matic

5 Motor Matic 125 cc Paling Tahan Banting untuk Harian

byEffran
18/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Motor matic masih mendominasi jalanan di Indonesia. Kendaraan itu menawarkan kemudahan berkendara serta efisiensi bahan bakar. Banyak...

Berita Terbaru

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah
Lampung

Pemprov Lampung Bangun 16 KM Ruas Rigid Beton di Lampung Tengah

byRicky Marlyand1 others
04/04/2026

Gunung Sugih (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menabuh genderang perbaikan infrastruktur jalan tahun anggaran 2026. Gubernur Lampung, Rahmat...

Read moreDetails
harga HP Tecno April 2026

Harga HP Tecno April 2026: Murah Tapi Spek Nggak Murahan

03/04/2026
planet Merkurius

Merkurius: Planet Kecil dengan Suhu Paling Ekstrem di Tata Surya

03/04/2026
Trojan Android

Ancaman di Android 2025: Trojan Perbankan Naik Drastis

03/04/2026
Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

Kerugian yang Harus Ditanggung Amsal Sitepu

03/04/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKBIS
  • PENDIDIKAN
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Pringsewu
    • Pesawaran
    • Mesuji
    • Tanggamus
    • Metro
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
    • Pesisir Barat
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.