• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Senin, 26/01/2026 18:11
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Home Humaniora

Mendikdasmen Akui Kekerasan di Sekolah Masih Menjadi Persoalan Serius

Pemerintah menyadari pentingnya membangun sistem pencegahan kekerasan yang kuat, dengan fokus pada pendampingan emosional siswa dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Muharram Candra LuginabyMuharram Candra Lugina
09/11/25 - 23:47
in Humaniora, Nasional, Pendidikan
A A
Mendikdasmen Akui Kekerasan di Sekolah Masih Menjadi Persoalan Serius

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengunjungi korban ledakan SMAN 72 Jakarta yang dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu malam (9/11/2025). (Antara)

Jakarta (Lampost.co) — Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta yang diduga melibatkan seorang siswa kembali membuka luka lama dunia pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut sekaligus menegaskan kekerasan di sekolah masih menjadi persoalan serius yang harus segera menyelesaikannya secara sistemik.

Poin Penting:

  • Kemendikdasmen siapkan permen tentang sekolah aman.

  • Guru wali diwajibkan memberi pendampingan konseling.

  • Pemerintah dorong sinergi masyarakat dan media untuk pencegahan kekerasan.

Abdul Mu’ti menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ia menilai kasus ini menjadi sinyal kuat lingkungan pendidikan belum sepenuhnya aman dan ramah bagi siswa.

“Menurut penelitian berbagai lembaga, angka kekerasan di sekolah masih tinggi. Murid bisa menjadi korban sekaligus pelaku,” ujar Abdul Mu’ti, Minggu, 9 November 2025.

Baca juga:

Kemensos Berikan Pendampingan Intensif Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta

Sekolah Aman Jadi Fokus Kebijakan Baru

Abdul Mu’ti juga menjelaskan Kemendikdasmen tengah menyiapkan peraturan menteri tentang sekolah aman. Regulasi itu akan mengatur penciptaan lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan, ramah anak, dan berbasis nilai-nilai humanis.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi semua murid. Kami juga akan melibatkan guru, orang tua, masyarakat, dan siswa untuk membangun budaya anti-kekerasan,” ujarnya.

Untuk memperkuat gerakan ini, Kemendikdasmen berencana membentuk duta anti-kekerasan dari kalangan siswa. Mereka berasal dari organisasi sekolah, seperti OSIS, Pramuka, atau Rohani Islam (Rohis). Para duta itu akan menjadi agen perubahan untuk menanamkan nilai empati dan saling menghargai di lingkungan sekolah.

Guru untuk Jadi Pendamping Emosional Siswa

Selain membangun sistem pencegahan, Kemendikdasmen telah mewajibkan seluruh guru berperan sebagai guru wali. Harapannya, setiap guru menjalankan fungsi bimbingan dan konseling (BK) yang terintegrasi dengan jam mengajar.

“Sebagai guru wali, mereka tidak hanya mendampingi akademik, tapi juga menjadi jembatan komunikasi antara sekolah, orang tua, dan siswa,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, perhatian emosional dari guru berperan besar mencegah perilaku agresif atau tindakan ekstrem akibat tekanan sosial dan perundungan di sekolah. Ia menilai pendekatan yang humanis lebih efektif daripada sekadar memberi sanksi disiplin.

Sinergi Semua Pihak untuk Atasi Kekerasan

Selain itu, Abdul Mu’ti juga menegaskan, pencegahan kekerasan di sekolah harus bersama-sama. Ia mengajak masyarakat, media, dan lembaga pendidikan ikut mengawasi dan melaporkan setiap indikasi kekerasan terhadap siswa.

“Kami berharap media turut berperan menyebarkan nilai positif dan mengedukasi publik agar kekerasan tidak dianggap biasa,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan program sekolah aman bergantung pada sinergi lintas pihak—pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dan lingkungan sosial. Tanpa kerja sama itu, regulasi hanya akan menjadi dokumen tanpa dampak nyata di lapangan.

Tags: Abdul Mu'tidunia pendidikan Indonesiaduta anti kekerasanguru walikekerasan di sekolahKemendikdasmenkorban bullyingledakan SMAN 72 Jakartapencegahan perundunganpendidikan karaktersekolah aman
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami

Serukan Kewaspadaan Rabies, Kemenkes Tekankan Cuci Luka 15 Menit

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/C/508/2025 merupakan respons atas tingginya ancaman virus rabies di Tanah Air. Kebijakan itu memastikan...

Ilustrasi

Ketahui Langkah Darurat Pasca-Gigitan Hewan Penular Rabies

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Jakarta (lampost.co)--Rabies tetap menjadi ancaman kesehatan yang sangat serius secara global, termasuk di Indonesia. Infeksi mematikan ini bersumber dari lyssavirus...

Vaksinasi rabies hewan peliharaan. Dok Lampost.co

Inilah Kriteria Hewan Peliharaan yang Layak Vaksin

byDelima Napitupulu
26/01/2026

Kalianda (lampost.co)--Ancaman mematikan dari virus Lyssa atau rabies tidak hanya mengintai melalui gigitan dalam, tetapi juga bisa menular melalui kontak...

Berita Terbaru

Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti
Lampung

Integrasi Delapan Desa di Jati Agung ke Bandar Lampung Jadi Magnet Baru Investasi Properti

byRicky Marlyand1 others
26/01/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Lampung menyambut antusias rencana integrasi delapan desa di Kecamatan Jati...

Read moreDetails
Delapan Desa di Kecamatan Jati Agung Masuk Kota Bandar Lampung

Delapan Desa di Kecamatan Jati Agung Masuk Kota Bandar Lampung

26/01/2026
Harga komponen PC 2026

Update Harga Komponen PC Januari 2026: Krisis Memori Global Picu Lonjakan Harga RAM Hingga 500 Persen

26/01/2026
Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Murti Utami

Serukan Kewaspadaan Rabies, Kemenkes Tekankan Cuci Luka 15 Menit

26/01/2026
laptop gaming 10 jutaan 2026

5 Rekomendasi Laptop Gaming Harga 10 Jutaan Terbaik 2026

26/01/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.