• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Kamis, 12/03/2026 21:02
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Cuaca

Perlindungan Lingkungan Jadi Fondasi Utama Mitigasi Bencana

Wandi BarboyUmar RobbanibyWandi BarboyandUmar Robbani
03/12/25 - 22:08
in Cuaca, Lampung
A A
Perlindungan Lingkungan Jadi Fondasi Utama Mitigasi Bencana

Ilustrasi (Medcom.id)

ADVERTISEMENT

Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Pusat Mitigasi Bencana Institut Teknologi Sumatera (Itera), Prof Harkunti Rahayu, menegaskan bahwa Lampung harus menjadikan perlindungan lingkungan sebagai fondasi utama dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi. Ia menilai seluruh pemangku kepentingan perlu memperkuat pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan tata ruang demi menahan risiko bencana yang terus meningkat akibat perubahan iklim.

Prof Harkunti menilai bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, hal itu muncul karena siklon dan monsun bergerak bersamaan. Ia menyebut topografi yang curam, struktur tanah yang rapuh, serta praktik alih fungsi hutan mempercepat laju bencana di tiga wilayah tersebut.

Harkunti menegaskan bahwa kerusakan hutan dan sungai selalu membuka jalan bagi bencana hidrometeorologi. Menurutnya, manusia melemahkan kemampuan alam menahan air ketika mereka mengubah hutan menjadi perkebunan, pertambangan, atau kawasan bisnis.

“Tanah langsung kehilangan kemampuan menyerap air ketika curah hujan ekstrem datang, dan longsor muncul karena kombinasi faktor alam dan kegiatan manusia,” ujarnya, Rabu, 3 Desember 2025.

Harkunti mengajak pemerintah dan masyarakat Lampung memperkuat penjagaan lingkungan. Ia menilai Lampung berada pada zona yang relatif aman dari siklon karena posisinya dekat ekuator. Namun, ia mengingatkan bahwa Lampung tetap menghadapi hujan ekstrem yang muncul akibat kenaikan suhu permukaan laut dan perubahan iklim global.

“Kita harus menjaga hutan yang tersisa, memulihkan kawasan yang rusak, dan mengatur ulang tata ruang agar seluruh wilayah Lampung mampu bertahan menghadapi hujan ekstrem,” tegasnya.

Prof Harkunti menjelaskan bahwa BMKG rutin mengeluarkan peringatan dini cuaca sekitar satu minggu sebelum fenomena ekstrem berkembang. Ia mengajak pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha merespons cepat setiap peringatan demi mengurangi potensi kerugian.

Kajian

Harkunti juga mendorong kajian menyeluruh terhadap kesehatan DAS di Lampung. Ia menilai DAS yang sehat mampu mengalirkan air dari hulu ke hilir tanpa hambatan. Ia menyoroti tren pembangunan hunian river view dan pertumbuhan permukiman di bantaran sungai yang terus menekan kapasitas aliran air.

“Kita harus mengendalikan pembangunan yang mengganggu badan sungai. Kita tidak boleh mengorbankan keselamatan publik demi gaya hidup,” katanya.

Harkunti menilai seluruh langkah mitigasi harus bertumpu pada perlindungan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa tanpa penjagaan ekosistem, seluruh sistem peringatan dini, infrastruktur, maupun program pemerintah tidak akan mampu menahan daya rusak cuaca ekstrem.

“Lingkungan selalu menjadi tembok pertama dan terakhir dalam mitigasi bencana. Kita harus menjaga tembok itu,” tutupnya.

Tags: anomali suhu permukaan air lautbencana hidrometeorologievaluasi DASmitigasi bencanamusim hujanmusim hujan di lampungpeningkatan curah hujanperairan lampungperlindungan lingkungantata ruang di lampung
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

BPTD Pastikan Kapal Angkutan Lebaran Laik Jalan

BPTD Pastikan Kapal Angkutan Lebaran Laik Jalan

byRicky Marlyand1 others
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung memastikan kapal penyeberangan Bakauheni - Merak laik menjadi...

Normalisasi sungai

Normalisasi Sungai Jadi Langkah Paling Mendesak Atasi Banjir

byDelima Napitupulu
12/03/2026

Bandar Lampung (lampost.co)--Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Lampung, Elroy Koyari, menegaskan bahwa normalisasi sungai merupakan langkah taktis...

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

Jelang Lebaran, Permintaan Santan dan Bumbu Siap Pakai Meningkat

byRicky Marly
12/03/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Meski Hari Raya Idul Fitri 1447 H masih beberapa hari lagi, persiapan di dapur masyarakat sudah...

Berita Terbaru

Leadership Alignment Forum (LAF) 2026 di Jakarta pada 11-12 Maret 2026.
Kompliment

PTPN I Pacu Transformasi Kepemimpinan, Targetkan Jadi Global Champion 2035

byAdi Sunaryo
12/03/2026

Jakarta (Lampost.co)– PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) memperkuat langkah transformasi perusahaan untuk mencapai visi sebagai perusahaan agribisnis kelas dunia...

Read moreDetails
BPTD Pastikan Kapal Angkutan Lebaran Laik Jalan

BPTD Pastikan Kapal Angkutan Lebaran Laik Jalan

12/03/2026
Normalisasi sungai

Normalisasi Sungai Jadi Langkah Paling Mendesak Atasi Banjir

12/03/2026
Ratchaburi vs Gamba Osaka

Lewat Perpanjangan Waktu, Gamba Osaka Depak Ratchaburi FC dari ACL2 2026

12/03/2026
PSIM vs Persijap

Drama Empat Gol di Sultan Agung, PSIM Yogyakarta dan Persijap Berbagi Poin

12/03/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.