Bandar Lampung (Lampost.co) — Arus penumpang moda transportasi laut di Pelabuhan Bakauheni mengalami peningkatan signifikan selama masa angkutan mudik Natal 2025. Kenaikan ini terlihat dari bertambahnya jumlah kapal operasi, trip pelayaran, serta produksi penumpang dan kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Poin Penting
- Trafik penumpang Pelabuhan Bakauheni meningkat signifikan selama mudik Natal 2025.
- Jumlah kapal operasi naik 11 persen dibandingkan Nataru 2024.
- Produksi trip kapal meningkat 8 persen selama periode 18–25 Desember 2025.
- Jumlah penumpang tumbuh 12 persen menjadi 255.538 orang.
Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul, mengatakan realisasi angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada periode 18–25 Desember 2025 mengalami pertumbuhan. Secara umum, aktivitas penyeberangan rute Bakauheni–Merak meningkat di bandingkan realisasi Nataru 2024.
Baca juga : Trafik JTTS Naik 45,80 Persen pada Momen Natal 2025
Jumlah kapal yang beroperasi selama periode tersebut meningkat 11 persen. Pada Nataru 2024, ASDP mengoperasikan 27 kapal, sedangkan pada Nataru 2025 jumlahnya bertambah menjadi 30 kapal.
Produksi trip atau perjalanan kapal juga mengalami kenaikan sebesar 8 persen. Jumlah perjalanan meningkat dari 805 trip pada Natal 2024 menjadi 869 trip pada periode Natal 2025, seiring meningkatnya permintaan layanan penyeberangan.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada produksi penumpang yang tumbuh 12 persen. Jumlah penumpang meningkat dari 227.677 orang pada Nataru 2024 menjadi 255.538 orang pada Nataru 2025.
Peningkatan penumpang terjadi pada kategori pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan. Penumpang pejalan kaki naik 9 persen dari 16.321 orang menjadi 17.843 orang. Sementara itu, penumpang di atas kendaraan meningkat 12 persen di bandingkan tahun sebelumnya.
“Produksi kendaraan juga mengalami kenaikan sebesar 6 persen, dari 24.053 unit pada Nataru 2024 menjadi 27.203 unit pada Nataru 2025,” ujar dia, Jumat, 26 Desember 2025.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan logistik selama libur Natal.
Secara rinci, kendaraan roda dua mengalami penurunan 4 persen dari 5.992 unit menjadi 5.730 unit. Sebaliknya, kendaraan roda empat meningkat 2 persen dari 27.875 unit menjadi 28.562 unit. Kendaraan bus naik 5 persen dari 3.003 unit menjadi 3.154 unit, sedangkan kendaraan truk meningkat signifikan sebesar 13 persen.
Sebelumnya, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan 51 kapal besar untuk melayani penumpang rute Bakauheni–Merak selama libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Kapal-kapal tersebut di operasikan secara situasional dengan dukungan evaluasi sarana dan prasarana, pengaturan jadwal kapal, sistem antrean kendaraan, serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran arus penumpang.








