• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • E-Paper
Jumat, 27/02/2026 23:53
Jendela Informasi Lampung
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS
No Result
View All Result
Jendela Informasi Lampung
Home Teknologi

Badai Merah Bursa Tokyo: Saham Nintendo dan Raksasa Game Jepang Rontok Dihantam AI Project Genie

Bagi investor dengan profil risiko jangka panjang, koreksi di awal 2026 ini mungkin merupakan kesempatan.

Denny ZYbyDenny ZY
05/02/26 - 19:55
in Teknologi
A A
saham game Jepang

Ilustrasi (Freepik)

TOKYO (Lampost.co) – Lantai bursa Tokyo (Tokyo Stock Exchange) dilanda “badai merah” pada pekan pertama Februari 2026. Deretan raksasa industri hiburan Jepang, mulai dari Nintendo, Sony Interactive, hingga Capcom, mencatatkan koreksi tajam. Hal ini membuat para investor mulai mempertanyakan masa depan industri game konvensional di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI).

Penurunan paling drastis dialami oleh Nintendo Co. yang sahamnya anjlok hingga 11 persen pada penutupan perdagangan Rabu, 4 Februari 2026. Pelemahan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang kontradiktif. Di satu sisi konsol Nintendo Switch 2 telah mencatatkan total penjualan global mencapai 17,37 juta unit sejak peluncurannya Juni tahun lalu. Namun di sisi lain, pertumbuhan di pasar Barat dilaporkan melambat dari ekspektasi awal.

Disrupsi Project Genie dan Ancaman Eksistensial AI

Sentimen negatif pasar dipicu secara masif oleh peluncuran Project Genie oleh Google DeepMind pada akhir Januari 2026. Platform AI generatif ini mampu menciptakan lingkungan 3D dan mekanik permainan secara instan hanya melalui perintah teks atau gambar. Selain itu, analis melihat langkah Google ini sebagai ancaman serius bagi model bisnis developer tradisional. Model tradisional memerlukan waktu bertahun-tahun dan biaya jutaan dolar untuk memproduksi satu judul game AAA.

Investor khawatir bahwa ketergantungan perusahaan Jepang pada siklus pengembangan yang panjang akan membuat mereka tertinggal. Saham Capcom dan Square Enix turut terseret turun masing-masing 7,1 persen dan 5,2 persen. Hal ini mencerminkan ketakutan pasar terhadap potensi banjirnya konten game murah berbasis AI yang dapat mendegradasi nilai karya premium.

Dilema Switch 2 dan Margin Keuntungan yang Terjepit

Selain faktor AI, penurunan saham Nintendo dipengaruhi oleh sikap manajemen yang cenderung konservatif dalam laporan keuangan Februari 2026. Meski Switch 2 menjadi konsol dengan peluncuran tercepat dalam sejarah perusahaan, Presiden Shuntaro Furukawa mengakui adanya tekanan di pasar luar negeri. Sebagai hasilnya, pasar menangkap hal ini sebagai sinyal bahwa momentum perangkat keras mulai menemui titik jenuh lebih cepat dari prediksi.

Faktor eksternal lain yang memperkeruh suasana adalah kebijakan tarif impor baru dari Amerika Serikat. Sejak 15 Januari 2026, pemerintahan AS resmi memberlakukan tarif tambahan 25 persen untuk impor chip komputasi canggih. Kenaikan biaya komponen ini mulai menekan margin keuntungan perusahaan game Jepang. Hal ini terjadi karena jalur logistiknya masih sangat bergantung pada manufaktur di Asia Timur.

Optimisme di Balik Koreksi: Peluang Serok?

Meskipun kondisi pasar sedang tertekan, sejumlah analis melihat fenomena ini sebagai koreksi teknis sebelum lompatan besar berikutnya. Beberapa poin yang patut investor cermati antara lain:

1. Rilis Game Besar: Sisa bulan Februari 2026 akan dihiasi peluncuran judul papan atas seperti Mario Tennis Fever (12 Februari) dan Resident Evil Requiem. Launching ini mungkin akan mendongkrak pendapatan kuartalan.

2. Ekosistem Langganan: Pertumbuhan layanan seperti Nintendo Switch Online dan PlayStation Plus meningkat signifikan di awal tahun 2026. Hal ini memberikan arus kas yang lebih stabil ketimbang penjualan fisik.

3. Dominasi Pasar: Jepang tetap menjadi pasar game dengan rata-rata pengeluaran pemain (ARPU) yang sangat tinggi. Fakta tersebut memberikan bantalan ekonomi bagi perusahaan domestik di tengah fluktuasi nilai tukar Yen yang masih berada di kisaran 155 per Dolar AS.

Kesimpulan Strategis

Industri game Jepang saat ini sedang berada di persimpangan jalan. Tekanan saham yang terjadi bukanlah tanda berakhirnya era konsol. Namun, hal tersebut merupakan fase transisi menuju integrasi teknologi AI dan adaptasi terhadap dinamika geopolitik global. Bagi investor dengan profil risiko jangka panjang, koreksi di awal 2026 ini mungkin merupakan kesempatan. Mereka bisa masuk kembali ke saham-saham blue-chip hiburan dengan harga yang lebih rasional.

Tags: Bursa Tokyoindustri gameKecerdasan BuatannintendoSaham JepangSonyteknologi global
ShareSendShareTweet
ADVERTISEMENT

Berita Lainnya

pajak gim 2026

Polemik Pajak Gim Digital 2026: DJP Klarifikasi Aturan, CEO Agate Desak Insentif Fiskal

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Protes keras yang dilayangkan CEO Toge Productions terkait beban pajak dan regulasi yang menghimpit pengembang gim...

Resident Evil Requiem

Hubungan Resident Evil Village dan RE Requiem Penjelasan Sebelum Main RE9

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menjelang peluncuran global Resident Evil Requiem yang dijadwalkan besok, 27 Februari 2026, para penggemar kembali menoleh...

Cabal Fest 2026 Thailand

Cabal Fest Thailand Mei 2026 Jadi Puncak Perayaan Komunitas MMORPG Terbesar di Asia Tenggara

byDenny ZY
26/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dunia gaming Asia Tenggara tengah bersiap menyambut salah satu gelaran komunitas terbesar tahun ini. Cabal Fest...

Berita Terbaru

Aparat kepolisian melakukan razia terhadap remaja yang melakukan balap liar dan perang sarung pada malam hari. Dok/Lampost.co
Hukum

Ramadan Aman, Polresta Bandar Lampung Intensifkan Pengawasan Perang Sarung

byAdi Sunaryo
27/02/2026

Bandar Lampung (Lampost.co)– Polresta Bandar Lampung memperketat patroli malam selama Ramadan untuk mengantisipasi potensi perang sarung yang melibatkan remaja. Kapolresta...

Read moreDetails
Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

Eva Dwiana Instruksikan Satgas Aktif Cegah Perang Sarung Selama Ramadan

27/02/2026
Aparat kepolisian melakukan razia malam hari. Dok/Antara

Polresta Bandar Lampung Tingkatkan Patroli Malam Cegah Perang Sarung

27/02/2026
Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

Umumkan Solar Habis, Namun Anggota DPRD Lampung Temukan Stok 6.000 Liter di SPBU Seputih Jaya

27/02/2026
Jadwal imsakiyah Ramadan 1446 Hijriah untuk wilayah Lampung dan sekitarnya. Dok/Lampost.co

Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Salat Lengkap Wilayah Tulang Bawang Selama Ramadan 1447 H/2026 M

27/02/2026
Facebook Instagram Youtube TikTok Twitter

Affiliated with:

Informasi

Alamat 
Jl. Soekarno – Hatta No.108, Hajimena, Lampung Selatan

Email

redaksi@lampost.co

Telpon
(0721) 783693 (hunting), 773888 (redaksi)

Sitemap

Beranda
Tentang Kami
Redaksi
Compro
Iklan
Microsite
Rss
Pedoman Media Siber

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BOLA
  • TEKNOLOGI
  • EKONOMI BISNIS
    • BANK INDONESIA LAMPUNG
    • BANK SYARIAH INDONESIA
    • BANK LAMPUNG
    • OTOMOTIF
  • PENDIDIKAN
    • UNIVERSITAS TEKNOKRAT INDONESIA
    • UNILA
    • UIN LAMPUNG
    • U B L
    • S T I A B
  • KOLOM
    • OPINI
    • REFLEKSI
    • NUANSA
    • TAJUK
    • FORUM GURU
  • LAMPUNG
    • BANDARLAMPUNG
    • PEMKOT BANDARLAMPUNG
    • PEMPROV LAMPUNG
    • TULANG BAWANG BARAT
    • LAMPUNG BARAT
    • LAMPUNG TIMUR
  • IKLAN PENGUMUMAN
  • VIDEO
    • Breaking News
    • Bedah Tajuk
    • Economic Corner
    • Podcast
  • INDEKS

Copyright © 2024. Lampost.co - Media Group, All Right Reserved.