Bandar Lampung (Lampost.co): Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayahnya berlangsung dalam dua gelombang perjalanan.
“Arus balik Lebaran 2026 kami perkirakan terbagi dalam dua gelombang kepulangan masyarakat. Pada 24 Maret 2026 dan 29 Maret 2026. Satu hari Selasa dan satu lagi bertepatan dengan hari Minggu,” ujar Bambang Sumbogo di Bandar Lampung, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, gelombang pertama muncul pada 24 Maret 2026 karena sebagian pekerja sudah harus kembali beraktivitas keesokan harinya.
“Sedangkan pada hari Minggu menjadi akhir masa libur bagi pelajar dan pekerja. Sehingga potensi gelombang kepulangan kembali meningkat pada 29 Maret dan diperkirakan menjadi puncak arus balik kedua,” katanya.
Menindaklanjuti prediksi tersebut, Dinas Perhubungan Provinsi Lampung bersama instansi terkait memperkuat kesiapan di berbagai simpul transportasi. Hal itu guna menjaga kelancaran arus balik.
“Sebagian besar masyarakat yang masuk atau melintas di Lampung berasal dari wilayah Jabodetabek dengan jarak tempuh relatif singkat, sehingga banyak yang memilih kembali pada hari terakhir libur. Kondisi ini harus kami antisipasi agar tidak terjadi penumpukan penumpang maupun kendaraan di titik-titik transportasi,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi kemungkinan munculnya tambahan gelombang kepulangan setelah puncak arus balik.
“Kami tetap mengantisipasi potensi pergerakan pemilir setelah 29 Maret, karena pada tahun sebelumnya masih terdapat masyarakat yang pulang usai puncak arus balik. Oleh sebab itu, kami terus melakukan evaluasi dan pemantauan kondisi lapangan secara berkala agar tidak muncul kendala,” katanya. (ANT)








