Jakarta (Lampost.co)–Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi sejarah terciptanya hujan gol dalam ajang FIFA Series 2026. Timnas Bulgaria tampil sangat dominan dan tanpa ampun melumat wakil Oseania, Kepulauan Solomon, dengan skor telak 10-2, Jumat (27/3/2026) sore. Kemenangan ini sekaligus memastikan langkah Bulgaria ke babak final turnamen persahabatan tersebut.
Dominasi Total Sejak Menit Awal
Sejak peluit babak pertama berbunyi, perbedaan kelas antara kedua tim terlihat sangat mencolok. Bulgaria hanya butuh waktu lima menit untuk membuka keunggulan melalui Marin Petkov yang memanfaatkan umpan matang dari Zdravko Dimitrov. Tidak berselang lama, pada menit ke-13, Tonislav Yordanov menggandakan keunggulan melalui titik putih setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Meski tertekan, Kepulauan Solomon sempat memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat. Hasilnya, bintang mereka, Raphael Lea’i, berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 melalui eksekusi penalti pada menit ke-29. Namun, gol tersebut justru memicu amarah The Lions. Bulgaria menutup babak pertama dengan skor telak 5-1 lewat tambahan gol dari Filip Krastev (dua gol) dan gol kedua dari Petkov di masa injury time.
Baca juga: Bulgaria andalkan pemain-pemain muda pada FIFA Series 2026
Hujan Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, melakukan sejumlah rotasi, namun intensitas serangan tidak menurun. Vladimir Nikolov tampil gemilang sebagai pemain pengganti dengan mencatatkan hattrick. Gol-gol tambahan dari Georgi Rusev dan Kristiyan Balov makin membenamkan Kepulauan Solomon.
Raphael Lea’i sempat mencetak gol keduanya untuk Kepulauan Solomon pada menit ke-70, yang mengubah skor menjadi 2-8. Namun, Bulgaria menutup pesta gol mereka melalui aksi Nikolov dan Nikola Iliev pada menit akhir pertandingan, memastikan skor akhir 10-2.
Komentar Pelatih
Seusai laga, pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, mengaku puas namun tetap memberikan apresiasi kepada lawan.
“Kami menghormati Kepulauan Solomon dan cara terbaik menghormati lawan adalah dengan bermain serius hingga menit akhir. Skor ini adalah hasil dari kerja keras pemain dalam menerapkan strategi baru yang kami kembangkan. Kami senang bisa memberikan hiburan bagi publik sepak bola di Jakarta,” ujar Dimitrov yang juga memiliki kedekatan emosional dengan Indonesia karena pernah berkarier di Persija.
Di sisi lain, pelatih Kepulauan Solomon, Ben Cahn, mengakui adanya kesenjangan kualitas yang besar.
“Ini adalah pelajaran yang sangat mahal bagi kami. Bertanding melawan tim Eropa dengan intensitas seperti Bulgaria memberikan gambaran di mana level kami saat ini. Kami akan mengevaluasi pertahanan kami yang sangat rapuh hari ini,” ujarnya dengan nada kecewa.
Dengan hasil ini, Bulgaria melaju ke babak final FIFA Series 2026 untuk menghadapi tuan rumah Indonesia yang pada laga kedua mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0.
Susunan Pemain:
Bulgaria: Daniel Naumov/Dimitar Mitov; Emil Tsenov, Teodor Ivanov, Hristiyan Petrov, Ivan Turitsov; Andrian Kraev, Filip Krastev, Zdravko Dimitrov; Marin Petkov, Dominik Yankov, Tonislav Yordanov.
Kepulauan Solomon: Philip Mango; David Supa, Gordon Iro, Javin Alick, Junior David; Atkin Kaua, William Komasi, Don Keana; Rovu Boyers, Bobby Leslie, Raphael Lea’i.







