Maryland (Lampost.co)–Tim Nasional Prancis melanjutkan tren positif mereka dalam tur uji coba internasional di Amerika Serikat. Bertanding di Stadion Northwest, Maryland, Minggu (29/3/2026) waktu setempat, skuad asuhan Didier Deschamps sukses menundukkan perlawanan sengit Kolombia dengan skor meyakinkan 3-1.
Kemenangan ini menjadi catatan impresif kedua bagi Les Bleus dalam jeda internasional pekan ini. Sebelumnya, Prancis juga berhasil menumbangkan raksasa Amerika Selatan lainnya, Brasil, dengan skor 2-1. Hasil ini menegaskan kesiapan Prancis menyongsong turnamen besar mendatang dengan kedalaman skuad yang luar biasa.
Dominasi Doue dan Thuram di Babak Pertama
Pertandingan mulai dengan intensitas yang cukup seimbang. Kolombia, yang dipimpin sang kapten veteran James Rodriguez, mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dahulu. James sempat menebar ancaman melalui tembakan jarak jauh khasnya, namun kesigapan kiper Prancis, Brice Samba, berhasil mengamankan gawang dari kebobolan awal.
Baca juga: Les Bleus Bungkam Selecao 2-1 meski Main 10 Orang
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Bintang muda masa depan Prancis, Desire Doue, menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol pembuka yang mengubah skor menjadi 1-0. Tak butuh waktu lama bagi Prancis untuk menggandakan keunggulan. Pada menit ke-41, umpan matang Maghnes Akliouche bersambut dengan sundulan tajam Marcus Thuram yang tak mampu kiper Kolombia, Alvaro Montero, halau. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Braces Doue dan Perlawanan Kolombia
Memasuki paruh kedua, Prancis tidak mengendurkan serangan. Pada menit ke-56, kolaborasi apik antara lini depan membuahkan hasil. Marcus Thuram memberikan asis manja yang bisa Desire Doue selesaikan dengan sempurna. Gol tersebut merupakan gol kedua Doue dalam laga ini sekaligus membawa Prancis menjauh dengan skor 3-0.
Meski tertinggal jauh, Kolombia menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Menit ke-77, upaya kerja keras Los Cafeteros akhirnya membuahkan hasil.
Memanfaatkan umpan dari Jefferson Lerma, Jaminton Campaz berhasil menaklukkan Brice Samba dan memperkecil ketinggalan menjadi 1-3. Kolombia mencoba terus menekan di sisa waktu pertandingan melalui aksi Jhon Cordoba, namun pertahanan disiplin Prancis memastikan skor tetap tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Komentar Pasca-Pertandingan
Bintang muda Prancis, Desire Doue, yang terpilih sebagai pemain terbaik dalam laga itu, mengungkapkan kegembiraannya bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim nasional.
“Ini adalah malam yang sangat spesial bagi saya. Mencetak dua gol untuk negara adalah impian, tetapi yang terpenting adalah bagaimana tim bermain secara kolektif. Kami memenangkan dua laga besar melawan tim Amerika Selatan (Brasil dan Kolombia), dan itu memberikan kami kepercayaan diri yang besar untuk masa depan,” ujar Doue kepada media usai laga.
Senada dengan pemainnya, pelatih Didier Deschamps memuji efektivitas lini serang Prancis.
“Kolombia adalah tim yang sangat mengandalkan fisik dan teknik tinggi. Kami sempat tertekan di awal, namun efektivitas Desire dan Marcus di depan gawang menjadi pembeda. Ini adalah proses belajar yang sangat baik bagi para pemain muda kami,” ujar sang pelatih.








