JKakarta (Lampost.co) – Member termuda BTS, Jungkook, akhirnya menanggapi polemik siaran langsungnya yang memicu perdebatan publik. Melalui platform Weverse pada Rabu, 8 April 2026, ia memberikan penjelasan terkait aksinya pada Februari lalu. Meskipun meminta maaf, Jungkook tetap mempertahankan prinsip pribadinya sebagai seorang pria dewasa.
Poin Penting
- Permintaan Maaf: Jungkook meminta maaf kepada ARMY yang merasa tidak nyaman dengan sikap blak-blakannya.
- Pembelaan Diri: Ia merasa perilakunya masih dalam batas wajar sebagai manusia biasa dan pria dewasa.
- Kejujuran Personal: Mengakui kebiasaan merokok di masa lalu namun menegaskan telah berhenti.
- Prinsip Moral: Menjamin tidak akan melakukan tindakan kriminal atau hal buruk yang melanggar hukum.
“Saya pribadi tidak merasa melakukan kesalahan besar. Banyak orang di YouTube atau industri streaming juga berbicara seperti itu,” ujarnya dengan tegas.
Baca juga : Jadwal Ji Chang Wook di Jakarta: Siap Sapa Penggemar Besok dalam Acara Charity Night
Kontroversi ini bermula saat Jungkook tampil santai sambil mengonsumsi alkohol dan melontarkan kata-kata kasar. Akibatnya, potongan video tersebut viral dan memicu diskusi panas mengenai batasan perilaku seorang idola K-pop. Namun, ia menyadari bahwa kejujurannya mungkin mengejutkan sebagian penggemar setianya.
“Karena saya belum pernah menunjukkan sisi seperti itu sebelumnya, mungkin ada ARMY yang merasa tidak nyaman. Jika ada yang merasa begitu, saya minta maaf dan akan lebih berhati-hati,” lanjutnya.
Kebebasan Pribadi dan Standar Baru K-Pop
Jungkook juga menegaskan bahwa ia tidak ingin terlalu memikirkan kritik negatif yang berlebihan. Baginya, momen tersebut hanyalah ekspresi kegembiraan saat berkumpul bersama teman-temannya. Ia kemudian menekankan bahwa dirinya tetap memiliki batasan moral yang kuat.
“Saya punya batasan. Saya tidak akan melakukan hal buruk atau kriminal. Tapi saya juga manusia, jadi hal seperti itu bisa saja terjadi,” imbuhnya.
Selanjutnya, Jungkook secara terbuka membahas kebiasaan personalnya, termasuk mengenai merokok di masa lalu. Ia merasa sudah cukup dewasa untuk membicarakan hal tersebut tanpa tekanan dari pihak manapun.
“Saya sudah 30 tahun. Tidak bolehkah saya membicarakannya. Saya dulu banyak merokok, tapi sudah berhenti,” ungkapnya.
Pernyataan berani ini muncul tepat sehari sebelum BTS memulai tur dunia bertajuk ARIRANG di Goyang Stadium. Meskipun menuai pro dan kontra, antusiasme penggemar tetap tidak tergoyahkan. Hal ini terbukti dari tiket konser yang telah terjual habis di berbagai negara.








